Kapolri Sebut 475.420 Paket dan 2.471.217 kg Beras ke Warga Selama PPKM Darurat

JAKARTA.SGI.20/07/2021. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah dilakukan di seluruh wilayah.

Sigit mengungkapkan, sejak pertama kali diterapkan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli hingga 19 Juli 2021, setidaknya Polri telah menyalurkan 475.420 paket dan 2.471.217 Kilogram beras sudah disalurkan kepada masyarakat. Khususnya, warga yang paling terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Sejak periode 3 sampai dengan tanggal 19 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 475.420 paket sembako dan 2.471.217 Kg beras,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (20/7/2021).

Kemudian, sepanjang tahun 2020, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras, 790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.

Sementara, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.

“Akselerasi penyaluran bantuan sosial kami lakukan di seluruh Indonesia atau 34 provinsi. Baik wilayah yang menerapkan PPKM Darurat ataupun PPKM Mikro,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, Pemerintah melalui TNI dan Polri juga telah menggelontorkan bantuan sosial PPKM Darurat dengan menyasar para masyarakat yang memang membutuhkan. Selain itu, vaksinasi nasional untuk menuju Herd Immunity terus dilakukan.

Sebab itu, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya dari tinggal atas hingga level bawah untuk terus melakukan percepatan distribusi bantuan sosial PPKM Darurat kepada masyarakat.

Ia juga meminta untuk jajaran TNI-Polri melakukan mapping dalam penyaluran bansos tersebut. Sigit berharap tak ada lagi wilayah yang melaporkan adanya saluran bantuan sosial tersebut terhambat.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila stok bansosnya habis. Sebab itu, Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang.

“Masyarakat tetap tenang dan jangan khawatir, apabila bantuan yang diberikan habis, segera melapor. Nanti jajaran TNI dan Polri ataupun Kementerian Sosial akan memberikan lagi bantuan sosial tersebut,” ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit menjelaskan, penerapan protokol kesehatan, merupakan kunci untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di tatanan masyarakat. Karena itu, Sigit menegaskan pentingnya untuk terus melaksanakan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari.

“Semua ini dilakukan untuk sama-sama menjaga kesehatan untuk keluarga, diri sendiri dan orang lain,” ujar Sigit.

Dalam hal ini, Sigit juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam program vaksinasi nasional maupun mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat.

“Saya mengajak elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, aktivis, OKP, Ormas, tokoh agama, ulama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama dan bergandengan tangan untuk membantu masyarakat Indonesia dan mewujudkan target dari Pemerintah Indonesia,” ucap Sigit.

Sementara itu, demi meringankan beban dan keterbatasan masyarakat di tengah PPKM Darurat ini, Polri juga mengirimkan hewan kurban se-Indonesia, khususnya di permukiman masyarakat yang paling terdampak akibat Pandemi Covid-19 ini.

“Semoga semua yang kita lakukan di Idul Adha ini menjadi ladang amal dan ibadah untuk kita semua. Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Idul Adha bersama keluarga, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, menerapkan 5M, dan tetap di rumah saja, agar Pandemi Covid-19 segera berakhir di Indonesia,” tutup Sigit.(ongko.SGI).

Kabareskrim Minta Jajarannya Tak Arogan dan Tindak Tegas Hoaks Penanganan Covid 19

JAKARTA.SGI.20/07/2021. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas adanya informasi palsu atau hoaks yang mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Agus Andrianto kepada jajaran dalam rapat virtual di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/7/2021).

“Jika pelanggaran person to person terapkan RJ (Restorative Justice) dan SE Kapolri, tetapi jika yang berkaitan mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid, ini tindak tegas. Jangan sampai masyarakat ini bingung dengan banyaknya berita bohong yang berkembang di masyarakat,” kata Agus.

Agus juga menyatakan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan pengawalan dan pengamanan penyerapan belanja modal di provinsi, kabupaten, dan kota.

Menurutnya, dalam penanganan Pandemi Covid-19, masih banyak provinsi yang ragu untuk menyerap anggaran dan belanja modal. Sebab itu, Ia meminta jajaran Reskrim untuk betul-betul bijaksana dalam menangani perkara terkait dengan hal tersebut.

“Apabila ada kesalahan sedikit agar disikapi dengan bijaksana, yang terpenting ekonomi negara berputar anggaran dapat diserap seluruhnya dengan baik. Pengawasan dan pengamanan penyerapan anggaran ini bisa bekerjasama dengan Forkopimda dan Kementerian/Lembaga,” ujar Agus.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kata Agus telah menginstruksikan untuk melakukan pendampingan kepada kepala daerah untuk tidak ragu menyerap anggaran. Sehingga, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), bantuan sosial, dan UMKM dan dana Desa bisa dimaksimalkan. Tak hanya itu, dalam hal tersebut, juga harus dikedepankan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

“Bapak Kapolri membuka ruang selebar-lebarnya kepada pejabat daerah di wilayah mengajukan komplain. Apabila ada rekan-rekan yang melakukan kriminalisasi akan dilakukan pemeriksaan oleh Propam,” ucap Agus.

Agus meminta kepada seluruh Kapolda untuk melakukan koordinasi dengan Kajati, BPKP dan perwakilan BPK serta stakeholder lainnya, dalam rangka pendampingan dan Asistensi seluruh belanja dan bansos di daerah.

Disisi lain, Kapolri, menurut Agus, telah menekankan kepada seluruh anggota kepolisian untuk tidak bersifat arogan kepada masyarakat.

“Jangan sampai tindakan yang kami lakukan ini sifatnya kontra produktif dengan kebijakan Pemerintah. Mohon jajaran mengingatkan agar semua lini tidak bersifat arogan kepada masyarakat. Seperi contoh di Solo yang menggunakan bahasa daerah dan lebih persuasif,” tutur Agus.

Agus mengingatkan, terkait dengan protokol kesehatan, kepada pedagang selagi menerapkan sosial distancing maka hal tersebut masih diperbolehkan. Kecuali, sudah melanggar jam operasional yang ditentukan.

Kemudian, Agus meminta agar jajarannya telah melakukan pengecekan setiap harinya terkait dengan distribusi dan ketersediaan obat-obatan maupun oksigen.

Terkait hal itu, Agus menekankan soal pengecekan kesediaan obat-obatan dan oksigen dengan minimal tiga hari atau lebih baik satu minggu kedepan cadangan atau stoknya tersedia untuk masyarakat. Sebab itu, diperlukan adanya meningkatkan koordinasi antar-daerah untuk kesediaan hal tersebut.

“Kapolri mengingatkan bahwa Polri siap membantu pelaksanaan distribusi bantuan sosial kepada setiap daerah yang paling terdampak,” kata Agus.(ongko.SGI).

Kapolres Jember Serahkan Hewan Kurban Secara Simbolis

Tribratanews Polres Jember : Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Arif Rachman Arifin, S.I.K M.H  menyerahkan secara simbolis 1 ekor sapi sebagai hewan kurban kepada 11 perwakilan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Di Kabupaten Jember. Senin Sore (19/07/2021).

Lewat momentum Idhul Adha, Kapolres Jember membagikan 7 ekor Sapi dan 8 ekor kambing. Saat penyerahan turut didampingi pejabat utama (PJU) Polres Jember. Hewan kurban ini disalurkan kepada yang berhak menerimanya.

Penyerahan hewan kurban sebagai rutinitas tahunan. Polres Jember berkomitmen terus meningkatkan kepedulian sesama untuk saling berbagi dan menjadi bagian partisipasi kepedulian sosial yang sangat diharapkan selama (PPKM) Darurat diberlakukan.

Ps. Kasiehumas Polres Jember Iptu. Brisan Imman Nulla mengatakan dalam peringatan hari besar Idul Adha tahun ini, situasinya masih ditengah pandemi. ” Tidak bosan Kami mengingatkan tetap menjaga disiplin protokol kesehatan 5 M selama proses penyembelihan hewan kurban dan penyaluran kepada yang berhak menerima wajib diupayakan dilakukan secara dor to door”, tuturnya.

Dia kembali menganjurkan kepada masyarakat selama Pandemi harus bisa menahan diri sebagai langkah antisipasi mengingat penularan Virus Covid-19 yang tak kunjung mereda.

” Langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid 19 harus lebih diutamakan, itu akan sangat berguna dalam memutus rantai penularan Covid-19 yang mewabah hingga saat ini”, tutupnya.(ron.SGI).

Hipnoterapi jadi solusi Warga Mojokerto yang takut di Vaksin

Mojokerto.SGI. Warga Kabupaten Mojokerto yang takut divaksin COVID-19 atau fobia jarum suntik kini tak perlu risau. Karena polisi menyediakan layanan hipnoterapi yang terbukti ampuh mengatasi ketakutan tersebut.

Hipnoterapi mulai diterapkan pada vaksinasi COVID-19 terhadap kalangan mahasiswa di Mapolsek Trowulan, Kabupaten Mojokerto siang tadi. Fobia jarum suntik salah satunya dialami Ikhwanul Kirom (23).

Mahasiswa STIE Al Anwar ini menyampaikan langsung ketakutannya kepada Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander di lokasi. Ia mengaku fobia jarum suntik sejak kecil. Sehingga selama ini Ikhwanul hanya minum obat ketika sakit.

Dony lantas menugaskan Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Mojokerto Iptu Edy Widoyono untuk melayani Ikhwanul. Edy memang dikenal sebagai ahli hipnoterapi.

Saat melakukan hipnoterapi, Edy memasukkan beberapa sugesti ke alam bawah sadar Ikhwanul. Yakni tidak akan takut lagi dengan jarum suntik, vaksinasi Corona penting untuk kesehatan, serta menjadi pelopor protokol kesehatan (prokes) di masyarakat.

Setelah dihipnoterapi, Ikhwanul tak lagi fobia jarum suntik. Ia nampak tenang mengikuti prosedur vaksinasi COVID-19. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, sampai disuntik vaksin dosis pertama.

“Tadi takut disuntik karena sejak kecil saya takut jarum suntik. Setelah dihipnoterapi, saat disuntik tidak terasa, perasaan takut sudah tidak ada, sebelum disuntik juga tak ada deg-degan sama sekali,” kata Ikhwanul di lokasi, Senin (19/7/2021).

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menjelaskan, layanan hipnoterapi diberikan kepada seluruh warga Bumi Majapahit yang fobia jarum suntik. Tidak hanya itu, hipnoterapi juga diberikan terhadap masyarakat yang selama ini takut divaksin COVID-19 karena berbagai isu negatif yang beredar di medsos.

“Hipnoterapi untuk memberi rasa tenang kepada masyarakat yang takut disuntik maupun takut divaksin. Kita lihat tadi ada salah satu peserta vaksinasi yang takut disuntik. Setelah dihipnoterapi, tidak takut lagi dan akan menjadi pelopor prokes di tengah masyarakat,” terangnya.

Dony berharap, Gerai Vaksin Presisi dan layanan hipnoterapi bisa mempercepat vaksinasi COVID-19 di Bumi Majapahit. Sehingga Agustus nanti 70 persen penduduk Kabupaten Mojokerto selesai divaksin.

“Mudah-mudahan ini bisa berjalan terus agar nantinya seluruh warga Mojokerto mendapatkan vaksin untuk menciptakan herd immunity. Sehingga kita terbebas dari COVID-19,” tandasnya. (her.SGI).

Akses Jalan Warga Menuju Pantai Desa Kepanjen Ahkirnya di Buka Kembali

JEMBER.SGI.19/07/2021. Dengan mediasi yang cukup panjang dan rumit ahkirnya akses jalan warga yang menuju pantai Desa Kepanjen kecamatan Gumukmas, Kab.Jember, Jawa Timur dibuka kembali, senin 19/07/2021.

sebelumnya mediasi dilakukan di area jalan yang ditutup namun karena situasi warga memanas akhirnya mediasi dilanjutkan ke pendopo Balai Desa Kepanjen.

Mohammad Zainudin SH selaku pendamping warga didampingi Stiyo dan juga warga menjelaskan, jalan yang di tutup oleh pihak tambak merupakan akses jalan lama bagi warga yang menuju ke pantai sedangkan pihak tambak mengalihkan akses jalan yang baru menuju pantai.

pihak warga menolak dengan dialihkan jalan lama ke jalan yang baru, oleh sebab itu warga menuntut agar dibuka kembali akses jalan lama yang merupakan tinggalan jaman dulu,” jelas M Zainudin SH.

M Zainudin menambahkan, syukur alhamdulillah dengan mediasi yang cukup alot dan rumit ahkirnya pihak pengelola tambak melalui Bapak kepala Desa kepanjen memberikan ijin untuk membuka kembali akses jalan lama yang di inginkan warga.

hal ini disambut dengan baik oleh warga Desa Kepanjen yang memang selama ini menginginkan jalan lama menuju ke pantai di buka, jadi mediasi ini benar benar mendapatkan hasil yang positif bagi warga,” tambah Zainudin SH.

disamping itu Kepala Desa Kepanjen H Mahmud yang di dampingi Muspika kecamatan Gumukmas mengatakan, dari hasil mediasi ini kita menuruti apa yang menjadi keinginan warga, saya selaku kepala Desa merupakan pelayan masyarakat jadi apa yang menjadi kehendak warga semoga jadi yang terbaik.

pihak pengelola tambak sudah saya hubungi dan syukur alhamdulillah bisa menerima keinginan warga Kepanjen untuk membuka kembali akses jalan lama,” ujar Kades Mahmud.

saya tidak menginginkan adanya keributan, apalagi situasi saat ini dalam PPKM Darurat yang harus benar benar kita patuhi, saya harap masyarakat Desa Kepanjen mengerti akan Protokol Kesehatan dan mudah mudahan pula dengan dibuka kembali akses jalan lama ini bisa lebih bermanfaat bagi warga Kepanjen khususnya,” tambah Kades Mahmud.(ron.SGI).

Bupati Jember bagikan Sembako di Dua Kelurahan

Jember.SGI.18/07/2021. Bupati Jember H.Hendy Siswanto membagikan bantuan Sembako kepada para PKL ( pedagang kaki lima) dan juru parkir,kali ini pembagian bantuan ada di dua tempat yaitu kelurahan Bintaro kecamatan Patrang dan kelurahan Jember Lor,Sabtu 17/07/2021.

Bupati H.Hendy mengatakan, Situasi saat ini perkembangan Covid 19 yang sangat menghawatirkan sekali,banyak warga Jember yang meninggal akibat Covid 19 ini,maka dari itu mari kita patuhi anjuran pemerintah dan jaga prokes,kata Bupati Hendy.

Bupati juga menambahkan, bagi warga kedua kampung yang mendapatkan bantuan ini, pemerintah sekarang sedang menerapkan PPKM Darurat,untuk itu diharap warga untuk mematuhinya.

Pemerintah memberi istilah PPKM Darurat sebab kondisi sekarang ini sudah darurat,maka dari itu kita jangan menganggap remeh kendisi ini,mari kita terapkan prokes dan jaga keselamatan orang di sekitar anda,” tambah Bupati Hendy.

Harapan Bupati agar supaya bantuan ini disalurkan dan dapat membantu meringankan beben warga selama pelaksanaan penerapan PPKM Darurat ini.(ron.SGI).

Forkompimda Jatim Mengecek Langsung Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi di Malang

Malang.SGI.18/07/2021. Forkopimda Jawa Timur turun langsung mengecek pelaksanaan vaksinasi di Universitas Negeri Malang (UNM), dalam rangka serbuan vaksinasi di Jawa Timur, dalam pelaksanaan kali ini ditargetkan 5000 orang dapat dilakukan vaksinasi pada hari ini, Minggu (18/7/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Forkopinda Malang dan para Kapolres Malang Raya bersama-sama kembali mengecek serbuan vaksinasi yang berlangsung di Jawa Timur.

Kali ini serbuan vaksinasi di UNM telah menyiapkan 35 tim vaksinator dengan target 5000 vaksinasi, yang dikhususkan untuk warga Malang Raya, dan teknis vaksinasi dibagi menjadi tiga tempat, yakni di Graha Cakrawala, Sasana krida, dan Lapangan tenis indoor, semua masih dalam areal Universitas Negeri Malang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya mengatakan. Hari ini kita menyaksikan ada lonjakan kasus positif secara eksponensial. Itu Karena ada peningkatan yang cukup signifikan dari masyarakat yang melakukan testing secara mandiri.

“Setidaknya ada enam kali lipat, dari masyarakat yang melakukan testing melalui swab PCR, makin banyak yang testing, makin memungkinkan kita melakukan tracing, tetapi kita melihat bahwa Bed Occupancy Ratio (BOR) Rumah Sakit ternyata flat, nah BOR-nya flat tetap kelihatan hasil dari swab PCR menunjukkan peningkatan karena testing kita pada seminggu terakhir ini meningkat sampai enam kali lipat,” paparnya Khofifah usai meninjau jalannya vaksinasi di UNM.

“Kemudian kita mencoba membangun sinergitas secara solid, kohesivitas kita sangat tinggi, untuk bersama-sama melakukan gerakan vaksinasi, serbuan vaksinasi, gerai vaksinasi, Baksos lalu bentuknya juga vaksinasi, ini alhamdulillah berseiring dengan semangat masyarakat, animo yang sangat tinggi untuk melaksanakan vaksinasi,” Lanjutnya.

Oleh karena itu, berikutnya adalah Gubernur meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi interaksi, mengurangi mobilitas.

“Karena 5M ini kunci untuk bisa melandaikan bahkan menghentikan penyebaran covid-19.Tugas pemerintah memaksimalkan tracing, memaksimalkan testing, memaksimalkan treatment,” tandasnya.

Sementara, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto menambahkan, ini merupakan bentuk kerja sama dan sinergitas antara Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Kota Malang, dengan universitas, civitas akademika khususnya Universitas Negeri Malang.

Pangdam mengatakan, bahwa yang mengikuti vaksinasi ini tidak hanya warga yang mempunyai KTP Malang, melainkan warga yang di luar kabupaten dan Kota Malang juga bisa dilakukan.

“Kami melaksanakan secara terus menerus sebagai bagian dari program vaksinasi nasional. Seperti kita ketahui bersama bahwa Jawa Timur alhamdulillah sampai hari ini sudah lebih dari 20 persen penduduk Jatim yang divaksin. Bahkan Jatim tidak termasuk mendapat prioritas oleh Presiden Republik Indonesia,” jelasnya

“Beberapa kali Presiden menyampaikan bahwa sekarang pemerintah sedang gencar-gencarnya meningkatkan vaksinasi di tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Tetapi Jawa Timur tidak karena secara mandiri pun sudah bisa melebihi target dibandingkan dengan provinsi-provinsi yang tadi saya sebutkan,” imbuh Pangdam.(ongko.SGI).

Gebyar Serentak Bhakti Sosial Untuk Warga TerdampakPPKM Darurat

Jember.SGI. Tribratanews Polres Jember : Gebyar bhakti sosial serentak untuk warga terdampak PPKM Darurat berlangsung hari ini. (17/07/2021) Sabtu sore. Ribuan paket sembako, ada beras 5000 Kg dan paket mie instan, siap distribusikan.

Didepan Kantor Pemkab, Bupati Jember H. Hendy Siswanto melepas rombongan pengantar bantuan PPKM Darurat. Pendistribusian paket sembako tersebut akan dilaksanakan oleh personel Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jember.

Paket bantuan disalurkan ke ribuan warga terdampak yang tersebar di 31 Kecamatan. Penerima bantuan sosial adalah warga miskin, PKL, tukang becak, janda, lansia, pedagang kaki lima, pedagang keliling.

Usai pelepasan rombongan, Forkopimda Jember menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada tukang becak dan pedagang kaki lima yang berada di Wilayah Kota Jember.

Ps. Kasiehumas Polres Jember Iptu. Brisan Imman Nulla, mengatakan panyaluran paket sembako PPKM Darurat ini dilaksanakan secara serentak se- Indonesia, hari ini.

” Semoga bantuan PPKM ini dapat meringankan beban masyarakat dan juga dengan adanya penerapan kebijakan PPKM Darurat ini bisa mempercepat penanganan covid-19 di Kabupaten Jember ,” tutup Brisan.(ron.SGI).

Meningkatnya konsumsi Kopi,Bupati Jember Dorong Para Petani Kopi lebih Berkualitas dan Bersinergi

Jember.SGI.15/07/2021. Pembukaan webinar oleh Bupati Jember H.Hendy Siswanto yang diselenggarakan oleh Pusat penelitian Kopi dan kakao Indonesia ( PUSLITKOKA ) bertujuan untuk pemulihan ekonomi Masyarakat melalui Hilirisasi kopi dan kakao,secara daring bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha,kamis 15/07/2021.

Dr.Agung Wahyu Susilo SP.MP selaku kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia menjelaskan, kopi dan kakao merupakan tanaman komoditas yang merakyat,sehingga diharapkan melalui webinar ini bisa memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat jember khususnya.

Untuk saat ini peminat atau kosumsi kopi cukup meningkat sekali dalam waktu 1 dekade terakhir rata rata naik 8-10 persen pertahun,secara nasional perkapita atau perorangan itu bisa mengkonsumsi 1,3 kilogram kopi,jelas Dr.Agung.

Dari data ini menjadi peluang ekonomi kerakyatan untuk dimanfaatkan dan meningkatkan kesejahteraan warga Jember yang merupakan salah satu kabupaten penghasil kopi terbaik di Indonesia.

Sementara itu Bupati Jember H.Hendy mengatakan, kabupaten Jember dengan topografinya dan beragam mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi memiliki potensi untuk ditanami bermacam jenis tanaman pangan dan Hortikultura maupun perkebunan termasuk kopi juga kakao.

Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar dunia setelah Brazil dan Vietnam, negara kita Indonesia mampu memproduksi sedikitnya 768 ribu ton atau 6,6 persen dari produksi kopi dunia pada tahun 2012 dari data itu kopi Robusta mencapai lebih dari 601 ribu ton dan kopi arabika 147 ribu ton,” ucap Bupati

Menurut data tahun 2020 kabupaten jember memiliki luas area tanaman kopi 4.658 ha dengan prosuksi 2.369 ton produktivitas mencapai 11.859 kg/ hektar.

Permasalahan dalam perkembangan ekonomi kopi di Jember adalah produksi kopi dihadapkan dengan rendahnya pengetahuan petani dalam budidaya kopi yang baik,proses panen dan pasca panen belum mengacu pada good manufacturing practice sehingga belum bisa memberikan jaminan kualitas yang berkelanjutan,” tambah Bupati Hendy.

Tingginya permintaan kopi untuk kafe kafe diharapkan berbanding lurus dengan permintaan biji kopi kepada petani lokal,oleh sebab itu Bupati Hendy mendorong para petani lokal bersinergi.

Bupati juga akan mendorong agar petani lokal tidak lagi menjual langsung biji kopi akan tetapi sudah memiliki nilai tambah berupa produk kopi yang sudah dikemas dengan harga yang lebih tinggi lagi,ini merupakan PR bagi kami tentunya.kata Bupati Hendy.(ron.SGI).

Habib Hadi Ingin Lansia Sebatang Kara di Kota Probolinggo Terjamin Kebutuhan Hidupnya

PROBOLINGGO, – SGI – 13/07/2021 Setelah awal tahun menyerahkan bantuan sosial untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin kembali mengunjungi Ibu Hati, warga Kedopok berumur 70 tahun yang hidup sendiri.

Kali ini Habib Hadi datang bersama bersama Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rey Suwigtyo dan Camat Kedopok Imam Cahyadi, ia menyerahkan bantuan dipan atau tempat tidur kepada Ibu Hati.

Setelah turun dari sepeda motor wali kota tanpa ragu turut membantu merangkai tempat tidur dan memasangkan kasur. Nenek yang mengalami permasalahan pendengaran ini langsung mencoba tempat tidur barunya. Sebelumnya, tempat tidur yang digunakan adalah alas yang terbuat dari bambu.

Selain bantuan bedah rumah dan tempat tidur, Ibu Hati juga masuk sebagai warga yang mendapatkan bantuan rantang sehat untuk kebutuhan makan sehari-hari. Ya, bantuan sosial dan perhatian ini merupakan komitmen wali kota untuk membantu warga yang berkekurangan khususnya kepada lansia yang hidup sebatang kara.

“Karena kita tidak ingin di wilayah Kota Probolinggo khususnya, ada warga yang hidup sebatang kara tidak ada perhatian dari pemerintah. Alhamdulillah Dinas Sosial sudah melakukan upaya, mencari cara dan langkah yaitu salah satunya dengan bantuan rantang sehat bagi lansia sebatang kara dan kurang mampu, ” jelas Wali Kota Habib Hadi.

Untuk kontrol kesehatan, wali kota juga meminta kepada penanggung jawab agar menghubungi 112. “Telepon 112 nanti dijemput untuk diperiksa. Dicek semua kesehatannya,” pinta Habib Hadi.

Kepala Dinas Sosial PPPA Rey Suwigtyo menjelaskan bahwa bantuan kepada lansia ini merupakan wujud dari tanggung jawab pemerintah untuk hadir dan melindungi warganya. “Kami ada perda tentang lansia, jadi dimanapun warga Kota Probolinggo yang lansia, apa lagi  sudah tidak punya sanak keluarga, pemerintah wajib hadir, wajib mengetahui, dan wajib menyediakan kebutuhan lansia itu sendiri, mulai tempat tinggalnya, kebutuhan hidup makannya,” terang Tiyok, sapaan akrabnya.

Jika ada warga lansia yang sekiranya membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo mempersilahkan untuk lapor ke Dinsos. “Monggo melalui RT/RW, kami di kelurahan itu punya motor namanya Pekerja Sosial Masyarakat, Fasilitator Sosial, ketiga punya TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yang keempat punya PKH (Program Keluarga Harapan), ini semua kepanjangan tangan kami di Dinas Sosial” pungkasnya. (Har/SGI)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai