Polres Tuban Cek Stasiun Pengisian Oksigen Langka di Pandemi Covid 19

Tuban, SGI. Seiring informasi kelangkaan tabung oksigen yang ada di sejumlah daerah, Satuan Reskrim Polres Tuban melaksanakan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Tuban, Kamis (08/07).

Pengecekan tersebut sebagai upaya Polri untuk menghindari adanya penimbunan maupun kelangkaan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19 di Kabupaten Tuban.

Dipimpin oleh Kanit idik 3 tindak pidana tertentu (Tipiter) Ipda Dhani Rakhasiwi S.H., yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen perusahaan PT Samator Gas Industri di jalan HOS. Cokroaminoto no 768 Tuban.

Ari Saputra selaku manager PT Samator Gas Industri Tuban mengatakan bahwa persediaan oksigen di tempatnya masih bisa mencukupi untuk kebutuhan Rumah sakit yang ada di kabupaten Tuban.

“Saat ini masih terpenuhi pak walaupun agak tertatih-tatih karena kalau tidak ada liquid kita isinya di Gresik tempat yang terdekat, namun begitu ketersediaan masih aman pak” Terang Ari Saputra

“Seminggu terakhir ini kita distribusikan semua ke Rumah sakit, kalau dulu sebelum pandemi hanya 5% sampai 10% sekarang full untuk Rumah sakit” Tandasnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Tuban AKBP Darman, S.I.K., menjelaskan untuk memastikan ketersediaan oksigen di masa pandemi covid-19 ini pihaknya melakukan pengecekan di tempat pengisian oksigen yang ada di Tuban.

“Kita pastikan persediaan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Tuban masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap AKBP Darman.

Darman menambahkan, Polres Tuban akan mengecek secara intensif terkait ketersediaan tabung oksigen medis.
“Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan maupun kelangkaan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19” pungkasnya (mar SGI)

Pemkab Jember mendapat Bantuan Dari BMPD Untuk Warga Terdampak Covid 19

Jember.SGI.08/07/2021. Pemerintah kabupaten Jember mendapatkan bantuan dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jember,untuk warga yang terdampak Covid 19, bantuan ini diterima langsung oleh Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto di pendopo Wahyawawibawagraha,kamis 08/07/2021.

BMPD memberi bantuan senilai Rp.150 juta beserta Sembako dan juga obat obatan yang nantinya akan dibagikan kepada warga yang terdampak akibat PPKM Darurat diantaranya pedagang kaki lima (PKL),warga yang terkena isolasi mandiri dan tenaga kesehatan.

Bupati menjelaskan, ini merupakan bentuk dari kepedulian kita bersama dalam situasi pandemi Covid 19, penerimaan bantuan adalah warga yang memang positif isoman dan tidak dapat bekerja juga warga yang tidak mampu,” jelas Bupati Hendy.

Disamping itu Bupati juga menambahkan,bahwa lampu penerangan jalan (PJU) akan dimatikan diatas pukul 22.00 wib selama PPKM Darurat,untuk pendistribusian bantuan nanti pihak Pemkab Jember akan mengerahkan Pasukan Distribusi yang langsung ke rumah warga.

Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia (KPWBI) Jember yang juga selaku ketua BMPD Hestu Wibowo mengatakan, kami insan Perbankan merasa peduli dan berupaya untuk berkontribusi membantu Pemerintah dalam penanganan,pencegahan Covid 19.

Untuk penyaluran bantuan ini kami percayakan sepenuhnya kepada Pemkab Jember agar di salurankan ke warga yang memang benar benar membutuhkan, kami berharap semoga bantuan ini bisa memberikan percepatan penguatan Ekonomi warga selama masa PPKM Darurat.kata Hestu.(ron.SGI).

Tekan Kasus Positif Covid,Polres dan Satgas penanganan Covid 19 Jember Gelar Operasi Yustisi

Jember.SGI.08/07/2021. Jajaran Polres Jember dan Satgas penanganan Covid-19 kabupaten Jember terus melakukan upaya menekan angka kasus Covid di kabupaten Jember, salah satunya operasi yustisi. Menurut AKP Eko Basuki TA, operasi yustisi bertujuan untuk menekan angka positif Covid-19 yang terus meningkat secara signifikan.

“Kali ini kita menggelar operasi yustisi di depan terminal Arjasa kecamatan Arjasa. Dan masih banyak warga yang melanggar Protokol kesehatan, sebagaimana Pergub Jatim no 53 tahun 2020 tentang Protkes dan pencegahan Covid-19,” ungkap AKP Eko Basuki, Kamis (08/07/2021).

Eko juga berharap agar masyarakat sabar dan sadar menghadapi pandemi Covid-19 serta tetap mematuhi Protkes, yakni mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan massa dan mengurangi mobilitas. “Butuh kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19,” tegasnya.

“Tadi ada sejumlah pelanggar Protkes yang kita jaring hari ini. Sebagian pelanggar kita beri sanksi sosial, yakni melakukan bersih – bersih, dan ada yang kita beri sanksi denda,” ucapnya.

Lanjut Eko, para pelanggar yang terjaring langsung melakukan sidang di tempat. “Jadi, para pelanggar Protkes dan hakim menggelar sidang secara virtual,” pungkasnya. (ron.SGI).

Panglima TNI dan Kapolri Keliling Jabar,DIY, Jatim juga Jateng Tinjau Vaksinasi Massal dan Pos Penyekatan

JAKARTA.SGI.08/07/2021. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan road show ke sejumlah daerah untuk memantau langsung sejumlah kegiatan terkait PPKM Darurat.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan Panglima TNI dan Kapolri mengunjungi sejumlah daerah di Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Kegiatan dilakukan hari ini sampai besok. Tujuannya meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal, posko PPKM termasuk penyekatan jalan,” kata Argo dalam keterangannya, Kamis (8/7/2021).

Menurut dia, di Bandung, Jawa Barat Panglima dan Kapolri akan meninjau vaksinasi di GOR Arcamanik dilanjutkan ke Posko PPKM Taman Sari.

Kemudian di Yogyakarta, keduanya akan meninjau vaksinasi di GSA Lanud Adi Sutjipto diteruskan ke Pos Penyekatan di Prambanan.

“Di Jawa Timur selain meninjau vaksinasi dan pos penyekatan, Panglima dan Kapolri juga akan melakukan kegiatan internal,” ujar Argo.(ongko.SGI).

Kapolres Jember,” Tidak ada kompromi bagi penyebar HOAX yang meresahkan masyarakat”

Jember.SGI.Dalam tempo tidak lebih dari 24 jam polisi berhasil mengamankan terduga pelaku (pembuat) penyebar video hoax yang menggambarkan seolah terjadi kerusuhan di pasar Tanjung. Terduga diidentifikasi berinisial ADT, 28 tahun, warga Gebang Jember.

Kapolres Jember, AKBP Arif Rachman Arifin S.I.K, M.H, dengan nada geram mengatakan, “tidak ada kompromi bagi penyebar hoax yang meresahkan masyarakat”. “Apalagi, video itu disebar dan tersebar di tengah situasi pandemi dan penerapan PPKM Darurat”.

Situasi kebatinan dan kondisi ekonomi masyarakat belum benar-benar pulih. Sekarang masyarakat kembali dihadapkan pada covid gelombang kedua yang mengharuskan diberlakukannya PPKM mikro. “seharusnya semua pihak menjaga dan memelihara situasi agar tetap kondusif”. “Bukan malah membuat resah”, tandas Arif. Selain meresahkan video yang menggambarkan seolah terjadi kerusuhan di pasar Tanjung itu menurut Kapolres Arif juga berpotensi mengadu domba warga dengan aparat.

Kapolres Arif Rachman Arifin kemudian menghimbau agar masyarakat tidak gampang terprovokasi. Setiap menerima informasi dari media sosial hendaknya dicek lebih dahulu kebenarannya. “ jangan gampang menyebar informasi yang belum jelas kebenarannya”, pungkas Arif.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna, menerangkan, ADT mengunggah video kerusuhan dengan narasi “telah terjadi kerusuhan di pasar tanjung”. Video tersebut diunggah grup Facebook Info Warga Jember (IWJ) oleh akun facebook DN. Tim siber polres Jember kemudian melakukan penelisikan dan didapati video tersebut sebenarnya adalah peristiwa di sebuah pasar di Aceh. “Penyidikan masih berlangsung,kami masih mendalami motif SN menyebarkan video hoax tersebut”, ujar Komang.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ADT dikenai pasal 35 Jo pasal 51 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik Jo UU no. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (Dua Belas) tahun dan atau denda paling banyak Rp 12.000.000.000,00 (Dua Belas Milyar Rupiah.(her.SGI).

Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Tahun 2021 Kabupaten Ngawi

Ngawi.SGI.06/07/2021. Pada tahun 2018 Tingkat partisipasi Angkatan kerja (TPAK) Kabupaten Ngawi  sebesar 75,41 persen,artinya terdapat 499,104 penduduk yang tergolong kedalam angkatan kerja ( bekerja dan pengangguran).

Jika dibandingkan dengan tahun 2017 terdapat kenaikan angkatan kerja sebesar 62,849 penduduk,sedangkan penduduk yang bekerja pada tahun 2018 sebanyak 479,989 penduduk atau 96,17 persen dari total angkatan kerja,nilai tersebut naik dibandingkan tahun 2017 yang mencatat jumlah penduduk bekerja sebanyak 411,125 penduduk atau 94,24 persen.

Sebagai akibat dari keadaan ini adalah tingkat pengangguran terbuka selama kurun waktu satu tahun berkurang sebesar 1,93 persen dari 5,76 persen pada tahun 2017 menjadi 3,83 persen pada tahun 2018.

Penurunan tingkat pengangguran terbuka terjadi akibat meningkatnya kualitas sumber daya manusia,bertambahnya tingkat pendidikan juga turut menjadi faktor pendorong kualitas sumber daya manusia,dengan demikian penyerapan tenaga kerja meningkat dan penduduk yang telah menyelesaikan belajarnya bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya.

Sesuai dengan deskripsi diatas,maka diperlukan kegiatan penyusunan Dokumen Ekonomi Mikro Kabupaten Ngawi, A. Maksud dan Tujuan. B. Sasaran Kegiatan, C. Output Kegiatan. D. Manfaat Kegiatan. E. Ruang lingkup Kegiatan. F. Waktu pelaksanaan kegiatan. G. Lokasi Kegiatan. H. Organisasi Pelaksanaan Kegiatan. I. Anggaran. J. Penutup.(bud.SGI).

Polda Jatim Terjunkan Satgas Gakkum Dalam Operasi Aman Nusa II di Hari ke Empat Pelaksanaan PPKM Darurat

SURABAYA.SGI. Polda Jatim menerjunkan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) dalam Operasi Aman Nusa II di hari keempat pelaksanaan PPKM darurat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Satgas Gakkum personelnya terdiri dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba.

“Tugasnya adalah memantau atau melakukan pemeriksaan terhadap dugaan adanya surat-surat keluar masuk wilayah yang diduga ilegal,” kata Gatot Repli Handoko, di Bundaran Cito, Selasa (6/7/2021).

Gatot menambahkan, untuk pemeriksaan kendaraan dari luar kota dilakukan secara acak dan random di pos cek poin. Untuk pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat bebas Covid-19 di luar nopol L dan W diputar balik.

“Untuk surat bebas Covid-19 ilegal belum ditemukan. Seluruh Satgas Gakkum Polda dan Polres jajaran yang tergabung dalam aman nusa lanjutan ini tetap melaksanakan tugasnya,” tegasnya.

Alumnus Akpol 1991 ini menjelaskan, Polda Jatim dan jajaran juga terus melakukan pengawasan terkait maraknya informasi kelangkaan oksigen di tengah lonjakan kasus Covid-19.

“Polres jajaran saat ini terus melakukan pengecekan distribusi oksigen. Apabila ditemukan adanya penyimpangan, penyelewengan akan ditindak,” ungkapnya.

Pamen dengan tiga melati di pundaknya ini menyatakan, telah menerima hasil pengecekan polres-polres. Selain itu, juga sudah menerima laporan dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jatim.

“Sampai sekarang mencukupi. Kita belum tahu nanti ke depan. Akan kami awasi terus,” pungkasnya.(nur.SGI).

HOAX ! Kapolresta Mojokerto Klarifikasi Pesan Berantai Terkait Antigen dan Darah Serta Denda

Mojokerto.SGI. Pesan berantai melalui WhatsApp informasi soal 4 Kecamatan yang berada di Utara sungai Mulai Senin Tanggal 5/7/2021, apabila akan menuju Kota Mojokerto bakal di Tes antigen mulai pintu masuk jembatan Grunyung jembatan Pulo, jembatan Padangan, jembatan Gajah Mada, dan jembatan Mlirip, ini ternyata Hoax alias bohong.

Bahkan dalam pesan tersebut tak hanya menyampaikan soal tes antigen saja, namun juga menjelaskan soal denda apabila tidak memakai masker di denda tidak 50 ribu, tetapi 200 ribu.

Pesan berantai melalui WhatsApp ini langsung ditepis oleh Kasubag Humas Polresta Mojokerto IPDA MK Umam SE, bahwa itu bohong.

” Pihak Polresta tidak pernah memberikan informasi sesuai dengan yang ada di WhatsApp berantai tersebut, apa yang ditulis dalam akun WhatsApp itu, adalah informasi bohong,” jelas Umam.

Umam menghimbau, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan berita bohong, apabila berita itu malah meresahkan masyarakat, silahkan untuk dilaporkan,” kata Umam.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK., SH., MH langsung mengklarifikasi jika pesan ini adalah HOAX

“Pesan itu tidak benar, dan saya menerima laporan Kasubbag Humas untuk segera di klarifikasi, dan saya buat tulisan merah HOAX !!!” Tegas Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan.(ron.SGI).

Kabupaten Sampang akan melaksanakan pemilihan Kepala Desa pada Tahun 2025

Sampang.SGI. Pilkades secara Serentak sebanyak 180 Desa akan digelar tahun 2025, dengan pertimbangan kasus Covid-19 yang semakin meledak. Senin,05 Juli 2021.

Dari Yuliadi Setiawan selaku Sekretaris daerah, mengatakan Pilkades serentak 180 Desa akan dilaksanakan pada tahun 2025, sebagai pertimbangan Melindungi Keselamatan Masyarakat dari serangan Covid-19 merupakan tugas kewajiban Pemerintah daerah serta ke hati hatian Bupati dan Wakil Bupati Sampang, memutuskan pelaksanaan Pilkades akan digelar tahun 2025, walaupun Perda dan Perbup terang Pilkades sudah selesai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Yuliadi Setiawan juga mengatakan, secara peraturan baik Perda dan Perbup sudah selesai , namun dengan kehatian – hatian Bupati dan Wakil Bupati Sampang memutuskan pelaksanakan Pilkades 2025.

Prediksi Covid-19, tidak ada yang tahu kapan berakhirnya, kata sekda, Sesuai surat edaran pemerintah pusat di 2026 Covid akan berakhir, maka Pemerintah Kabupaten Sampang mempercepat melakukan Pesta demokrasi rakyat di Desa di Tahun 2025.

Untuk mengantisipasi adanya peningkatan Virus Covid-19 di tahun 2025, Pemerintah akan siapkan anggaran Pilkades dengan cara E – Voting yang anggarannya luar biasa. Pemerintah akan menyiapkan alat eletronik untuk pelaksanaan Pilkades serentak tersebut., Jelasnya. (Her.SGI).

Panglima TNI dan Kapolri Ajak Civitas Akademik Pemuda Hingga Ormas Terlibat Aktif Percepatan Vaksinasi

JAKARTA.SGI.05/07/2021, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung proses vaksinasi di Universitas Pancasila, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (5/7/2021).

Kapolri mengajak, para civitas akademik, organisasi kemahasiswaan dan pemuda serta Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk terlibat lansung dalam akselerasi percepatan vaksinasi guna mempercepat akselerasi proses vaksinasi untuk mencapai target herd immunity.

“Maka civitas akademika, dari Universitas yang ada. Rekan-rekan dari organisasi kepemudaan dan mahasiswa untuk bisa terlibat langsung di dalam kegiatan akselerasi percepatan vaksinasi,” kata Kapolri di Universitas Pancasila.

Dengan begitu, Kapolri berharap target pemerintah 2 juta dosis vaksin perhari di bulan Agustus dapat tercapai serta bisa memperluas titik-titik vaksinasi massal.

“Untuk itu saya mengajak rekan-rekan yang memiliki personel untuk ikut bergabung dan segera berkoordinasi. Kami TNI-Polri akan memfasilitasi mulai dari vaksin sampai pengorganisasian,” tandas Kapolri.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini bekerja siang dan malam tanpa mengenal hari libur untuk mengendalikan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini melalui proses vaksinasi kepada masyarakat.

“Saya datang bersama bapak Kapolri untuk memberikan dukungan moril dan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang bekerja siang malam tanpa mengenal hari libur,” demikian Panglima TNI. (Ongko.SGI).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai