Antusias Warga Desa Cakru Cukup Tinggi Untuk Melakukan Vaksinasi Covid 19

JEMBER.SGI. Pemerintah Desa Cakru Kecamatan Kencong, Kab.Jember, Jatim, melakukan Kegiatan Vaksinasi di Pendopo Balai Desa, antusias warga yang cukup tinggi untuk vaksin tahap ke satu dan dua sehingga kuota 450 tidak mencukupi, Sabtu 16/10/2021.

Heni Indaryani selaku Kades Cakru sangat bangga sekali dengan antusias warga yang cukup tinggi untuk melakukan vaksinasi, hari ini kami menyediakan 450 Dosis vaksin karena masyarakat yang hadir melebihi dari kuota maka sebagian banyak yang kembali menunggu diadakan vaksinasi lagi.

Untuk dosis Vaksin pada hari ini yaitu Sinovac dan Astra Zeneca dan Nakes yang diterjunkan dari Puskesmas Desa Cakru sebanyak 13 Nakes di dampingi Aparat Desa,” ujar Heni Kades Cakru.

Sementara itu Wike Trihandayani selaku tim satu koordinator Nakes dari Puskesmas Cakru mengatakan hari ini kita sebagai tenaga Nakes melaksanakan Vaksinasi dengan menerjunkan tenaga Nakes berjumlah 13 orang dari Puskesmas Cakru dan untuk dosis Vaksin yang disediakan dari Dinkes adalah 450 Dosis, karena warga yang hadir cukup banyak maka dosis yang disediakan tidak mencukupi,” kata Wike.

Bu Fatimah salah satu warga Desa Cakru mengatakan, alhamdulillah saya sudah mendapatkan Vaksin, ini demi menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh selain itu juga mematuhi apa yang dianjurkan oleh Pemerintah, agar pandemi Covid-19 ini cepat berahkir,” ujar Fatimah.(ron.SGI).

Satreskrim Polres Jember Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Desa Purwoasri

JEMBER.SGI. Sat Reskrim Polres Jember ungkap kasus pencurian di dalam rumah korban berinisial MS (38) alamat Dusun Krajan Rt. 003 Rw. 004 Desa Purwoasri Kec. Gumukmas Kabupaten Jember. Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis 15 April 2021.

Kasat Reskrim Polres Jember IP AKP Komang Yogi Aryawiguna mengatakan telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka pencurian berdasarkan Laporan polisi nomor : LP-B/32/IV/Res 1.11/2021/RESKRIM/JEMBER/SPKT POLRES GUMUKMAS, Tanggal 15 April 2021 yang di laporkan oleh korban berinisial MS (38) tentang Pencurian dengan pemberatan barang berupa uang dan handphone dengan TKP di dalam rumah Korban Dusun Krajan Rt. 003 Rw. 004 Ds. Purwoasri Kec. Gumukmas Kabupaten Jember.

Setelah menerima laporan polisi tersebut, Sat Reskrim Polres Jember langsung melakukan penyelidikan. Dan hasil penyelidikan diduga yang telah melakukan pencurian tersebut yakni tersangka MRS Bin SUHAT (56), kemudian tersangka dilakukan penangkapan pada hari Kamis tanggal 9 September 2021 selanjutnya dibawa ke Polres Jember untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan saksi, tersangka dan adanya barang bukti Tersangka MRS Bin SUHAT telah cukup Bukti diduga keras telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan barang milik orang lain yang dilakukan pada waktu malam hari dalam sebuah rumah, Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) Ke 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara 7 Th” ungkapnya. Jumat (15/10/2021).

Selain itu, lanjut Kasat Reskrim, bahwa memperhatikan sarat obyektif dan subyektif serta kondisi lingkungan tempat tinggal tersangka itu sendiri maka terhadap tersangka MRS Bin SUHAT dapat dikenakan penahanan selama 20 H kedepan di rumah Tahanan sementara Polres jember.

Kanit Reskrim Polres Jember juga menambahkan Tersangka MRS Bin SUHAT sebelumnya pernah dihukum selama 10 bulan pada tahun 2019 di Lapas Jember dalam perkara pencurian laptop dan handphone.

Modus Operanding bahwa Pelaku MRS Bin SUHAT mengambil 1 (satu) unit handphone merk OPPO A5 2020, warna hitam, Imei 1 : 861139044364374 Imei 2 : 861139044364366 dan uang tunai milik korban sebesar Rp. 7.000.000,- yang disimpan didalam rumah tanpa ijin dari pemilik pada saat korban melaksanakan solat tarawih selanjutnya uang tersebut digunakan tersangka untuk bayar hutang sedangkan handphone dijual kepada SADI Bin TOHARI (Tersangka dalam berkas perkara lain) seharga Rp. 400.000,-.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 (satu) unit handphone merk OPPO A5 2020, warna hitam, Imei 1 : 861139044364374 Imei 2 : 861139044364366. (ron.SGI).

Panglima TNI dan Kapolri Berikan Apresiasi Forkopimda dalam Penanganan Covid 19 di Jatim

Surabaya.SGI. Forkompimda Jawa Timur dampingi Panglima TNI dan Kapolri melakukan pengecekan Serbuan vaksinasi, khusus untuk pelajar di Surabaya. Selain itu, dua jenderal ini juga berkesempatan menyapa 39 polres dan Kodim wilayah Jatim yang juga menggelar serbuan vaksinasi merdeka serentak, pada Jum’at (15/10/2021).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkopimda kota Surabaya, mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan Serbuan Vaksinasi di Surabaya, dan daerah lain yang melaksanakan vaksinasi di Jawa Timur.

Setibanya di lapangan THOR Surabaya, Forkopimda Jatim dan Forkopimda kota surabaya langsung menyambut. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan situasi perkembangan covid-19 di Surabaya, sembari berjalan melakukan pengecekan vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga menyapa dan berkesempatan berdialog dengan pelajar yang sedang melakukan vaksinasi.

Tak hanya itu, Panglima TNI dan Kapolri juga berkesempatan menyapa daerah lain di wilayah Jawa Timur, yang juga melakukan serbuan vaksinasi, secara virtual.

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Serbuan Vaksinasi yang berlangsung di Lapangan THOR ini diikuti kurang lebih 40.000 untuk hari ini dan besok serta Diikuti jajaran di 39 Polres dan Kodim jajaran jatum yang juga melaksanakan hal yang sama dengan target total keseluruhan 111.848 dosis untuk memvaksinasi masyarakat rentan, lansia, anak-anak di atas usia 12 tahun dan difabel dengan dibantu tenaga kesehatan gabungan Dinkes, TNI, Polri dan Relawan sejumlah 2191 nakes.

“Vaksina terbukti mampu melindungi masyarakat dari perburukan akibat terpapar covid-19 oleh sebab itu akselerasi terus kita lakukan baik di wilayah-wilayah yang capaiannya sudah tinggi, termasuk wilayah-wilayah aglomerasi, sehingga lalu lintas masyarakat, aktivitas masyarakat, di wilayah tersebut bisa berjalan dengan lancar, dengan perlindungan vaksinasi baik dosis 1 maupun dosis 2,” jelasnya.

“Oleh sebab itu pada siang hari ini kita melaksanakan vaksinasi dan terus kita laksanakan untuk mencapai target 70% dari setiap daerah. Semoga pelaksanaan vaksinasi ini juga berjalan lancar dan kegiatan perekonomian juga akan ikut berjalan dengan lancar dan baik,” tambah Panglima TNI.

Lebih lanjut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menambahkan, keberhasilan penanganan covid-19 di Jawa Timur tidak luput dari kerja keras bersama dan kekompakan pemerintah daerah dalam hal ini Forkopimda, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten /Kota, yang solid dan kompak dalam melakukan langkah-langkah menghadapi dan mengendalikan laju bertumbuhan covid, dari progres vaksinasi yang dilaksanakan, Kapolri mendapatkan laporan bahwa dari rata-rata 2 juta sehari yang di harapkan bapak Presiden.

“Kemudian di wilayah Jawa Timur sendiri yang berada di angka kurang lebih 300.000 kalau tidak salah. Itu sudah beberapa kali targetnya bisa tercapai, bahkan di dalam beberapa kali kunjungan angka-angkanya terus mengalami peningkatan,” ucap Kapolri dihadapan awak media.

Selain itu, Kapolri mengatakan. Diharapkan sore nanti atau besok pagi, kita mendapatkan laporan bahwa target capaian harian untuk vaksinasi bisa over prestasi.

“Tentunya ini menjadi prestasi bagi seluruh rekan-rekan. Ini tentunya harus terus ditingkatkan untuk mencapai vaksinasi 70% dalam rangka membentuk kekebalan komunitas yang diharapkan,” harapannya.

“Seiring dengan hal tersebut, kita juga melihat bahwa PPKM di wilayah Jawa Timur terus mengalami penurunan, bahkan di Blitar saat ini sedang menjadi role model untuk PPKM level 1, dan sebagian besar juga PPKM level 2. Ini tentunya harus terus-menerus diikuti karena memang aktivitas meningkat seiring dengan diturunkannya PPKM yang ada di wilayah Jawa Timur,” paparnya.

Ini tentunya menjadi perhatian kita semua agar pada saat aktivitas masyarakat mulai meningkat laju pertumbuhan covid tetap bisa kita kendalikan, strateginya adalah bagaimana menegakkan prokes secara ketat, di sisi lain kegiatan vaksinasi juga harus ditingkatkan sehingga pencapaian 70% itu betul-betul bisa terlaksana.

“Kemudian saya selalu mengingatkan bahwa di wilayah-wilayah yang terjadi kegiatan, terjadi kerumunan masyarakat, tolong dipasang aplikasi peduli lindungi, sehingga kemudian seluruh aktivitas masyarakat yang masuk di tempat tersebut bisa termonitor. Mana yang belum vaksin, mana yang sudah vaksin dan mana yang ada riwayat kontak erat, atau positif, sehingga kemudian bisa dilakukan langkah karantina sementara sebelum dilaksanakan treatment lanjutan, apakah dimasukkan ke isolasi terpusat ataukah dirawat di rumah sakit,” pesan Kapolri.

“Ini tentunya kita imbau untuk terus dilakukan, sehingga kegiatan vaksinasi berjalan dengan baik, prokesnya berjalan dengan baik, kegiatan 3T-nya juga terus-menerus ditingkatkan. Sehingga laju pengendalian covid, pertumbuhan covid yang semakin terus turun bisa dikendalikan,” imbaunya.

Apresiasi juga disampaikan Kapolri untuk keberhasilan Forkopimda Jatim, atas kekompakkannya, tentunya hal ini dapat menjadi contoh untuk daerah lain.

“Sekali lagi, terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Forkopimda, baik provinsi, Bu gubernur, Pak pangdam, Pak Kapolda yang selalu solid dan kompak, ini tentunya menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain untuk bisa melakukan hal yang sama. Sekali lagi, selamat terus pertahankan dan mudah-mudahan targetting yang diharapkan bisa segera tercapai,” pungkas Kapolri. (Ongko.SGI).

Divisi Advokasi SGI Melakukan Pembelaan Terhadap Kliennya di Nganjuk

Nganjuk.SGI. Divisi Advokasi SGI ( Suara Gegana Indonesia) telah melakukan pembelaan terhadap kliennya yang berada di daerah Kabupaten Nganjuk,kamis 14/10/2021.

Dalam pembelaan perkara gugatan PMH yang terdaftar dalam nomor perkara: 46/ pdt.G/2021/ PN.Njk. Dalam gugatannya PH memohon kepada pengadilan supaya membatalkan Sertifikat No.277 atas nama M dan merubah nama menjadi KP.

Hal tersebut sesuai dengan surat pernyataan yang dibuat M sendiri , dalam surat tersebut bahwa M telah menyadari kesalahannya dan mengakui kesalahannya serta meminta maaf kepada almarhum orang tua juga saudaranya.

M juga akan menyerahkan kembali Sertifikat dengan No 277 berikut tanahnya kepada saudaranya, akan tetapi pihak tergugat M malah mengingkari janjinya, dan sekarang dalam proses persidangan di pengadilan Negeri Kabupaten Nganjuk.(ongko.SGI).

Gandeng PCNU Banyuwangi, Kapolri Kejar Target 70 Persen Vaksinasi Presiden Jokowi

Jawa Timur. Banyuwangi.SGI – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi yang diselenggaran oleh TNI-Polri bersama dengan PCNU, Banyuwangi, di RSNU Mangir, Kamis (14/10/2021).

Sigit mengungkapkan, sinergitas dengan PCNU Banyuwangi dan stakeholder lainnya ini untuk mengejar target vaksinasi sebesar 70 persen yang dicanangkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Dan kemudian terkait vaksinasi harus kami tingkatkan dan percepat. Sehingga kemudian seluruh masyarakat Indonesia yang diharapkan Bapak Presiden minimal 70 persen bisa tercapai,” kata Sigit dalam jumpa pers usai meninjau serbuan vaksinasi.

Mantan Kapolda Banten ini menekankan, guna mencapai target tersebut harus dilakukan suntikan vaksin sehari dua juta dosis. Untuk mencapai angka itu, Sigit menyebut, perlu adanya sinergitas dengan seluruh pihak untuk bersatu padu menciptakan kekebalan komunal.

“Jadi target kami bagaimana dalam satu hari bisa dilaksanakan dua juta untuk seluruh rakyat Indonesia. Dan ini perlu kerja keras kita semua, gabungan dari seluruh tenaga vaksinator untuk bersama-sama bersinergi, bersatu padu, sehingga target pencapaian ini bisa tercapai dan ini tentunya harapan kita semua,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Akselerasi vaksinasi, lanjut Sigit, perlu dilakukan lantaran saat ini, Pemerintah telah memberikan kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat. Tentunya, kata Sigit, pelonggaran yang ada harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta akselerasi vaksinasi.

Dengan begitu, menurut Sigit, potensi laju pertumbuhan Covid-19 tidak terjadi di tengah kelonggaran yang ada. Indonesia sempat mengalami lonjakan kasus harian virus corona yang cukup tinggi, namun saat ini telah mengalami penurunan drastis. Sehingga, diperlukan upaya yang maksimal untuk menghindari adanya lonjakan kembali terjadi.

Sigit menyebut, penanganan dan pengendalian Covid-19 Indonesia berada di peringkat pertama untuk kawasan Asia Tenggara. Sebab itu, tren positif tersebut harus dipertahankan dengan kerjasama dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat bersama dengan Pemerintah.

“Alhamdulilah Indonesia yang sempat berada di bawah saat ini ada di angka tertinggi. Tentunya ini harus dipertahankan. Beberala penurunan level tentunya ada pelonggaran. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas. Ketika aktivitas masyarakat mulai kembali normal, tentunya kita harus menjaga angka Covid-19 jangan naik kembali. Bagaimana caranya, mau tak mau kita harus melaksanakan prokes yang ketat,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyinggung soal penanganan terhadap kontingen yang selesai bertanding di PON ke-XX Papua. Pasalnya, Pemda harus menyiapkan karantina yang tepat, guna menghindari terjadinya klaster baru dari hal tersebut.

“Oleh karena itu saya titip juga Pemda, official dan atlet yang kembali paska-PON laksanakan prokes bagaimana dilaksanakan karantina, di tes di PCR lagi. Sehingga dipastikan masyarakat dan official serta atlet dipastikan negatif. Sehingga kemudian bisa berinteraksi lagi dengan masyarakat,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan juga untuk melakukan kesiapan ataupun upaya untuk menghadapi beberapa event-event internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa langsung Puskesmas di Banyuwangi, secara virtual. Dalam interaksinya itu, Sigit berharap sinergitas TNI, Polri dan seluruh pihak untuk terus dipertahankan kedepannya.

“Pesan kami walaupun kegiatan vaksinasi rata-rata diatas 58 persen namun prokes tetap dilaksanakan. Sehingga pencapaian tetap 100 persen dan angka Covid-19 bisa dikendalikan. Karena apa sebentar lagi kita menghadapi hari-hari besar, libur panjang. Sehingga tentunya ini resisten akan ada peningkatan kalau kita tidak jaga. Tapi sekali lagi terima kasih atas seluruh kerja keras dari rekan-rekan TNI, Polri Dinkes kecamatan dan relawan yang terus berjuang. Sehingga sampai saat ini laju Covid-19, khususnya di Banyuwangi bisa tertangani dengan baik,” kata Sigit.

Untuk diketahui, kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan inisiasi TNI-Polri dan PCNU Banyuwangi yang dilaksanakan secara serentak di 45 titik yaitu RSNU Mangir Banyuwangi dan 25 Kecamatan di Kabupaten, Banyuwangi.

Lokasi utama pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi ini adalah RSNU Mangir Banyuwangi, sedangkan 25 Kecamatan melaksanakan di masing-masing Puskesmas.

Total target vaksinasi sebanyak 16.000 dosis suntikan. Dengan rincian, 1.500 dosis untuk RSNU Mangir dan 14.500 dosis untuk 25 Kecamatan. (Dim.SGI).

Desa Cakru Salurkan Bantuan BLT DD ke 100 Keluarga Penerima Manfaat

Jember.SGI. Pemerintah Desa Cakru menyalurkan bantuan BLT DD bulan Oktober 2021 di Pendopo balaidesa Cakru Kamis siang 14/10/2021, penyaluran ini dilakukan oleh Kepala Desa Cakru Heni Indaryani yang didampingi Babinsa, Babinkamtibmas serta perangkat Desa Cakru.

Kades Cakru Heni Indaryani mengatakan, Sebanyak 100 keluarga penerima manfaat telah tersalurkan pada hari ini, per keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan 300 ribu rupiah perbulan termasuk bulan oktober ini.

Saya menganjurkan kepada warga yang menerima bantuan BLT DD untuk dapat menggunakannya dengan sebaik baiknya, di manfaatkan untuk kebutuhan hidup sehari hari di masa pandemi Covid 19 yang belum Berahkir,” ujar Heni.

Untuk pelaksanaan pembagian bantuan BLT DD ini kita tetap terapkan protokol Kesehatan dan menjaga kerumunan, karena ada tiga dusun maka kita lakukan secara bergantian,” tambahnya.

menurut salah satu penerima bantuan Bu Wiji Rt 05 Rw 06 dusun Krajan Cakru mengatakan, saya sangat berterimakasih sekali dengan adanya bantuan BLT DD ini, akan saya gunakan sebaik baiknya untuk kepentingan hidup sehari hari,” ujarnya.(ron.SGI).

Kejar Target 60 Persen Vaksinasi Lansia di Sidoarjo dalam Seminggu

Sidoarjo.SGI. Warga lanjut usia (lansia) yang tergolong rentan menurun imunitasnya di tengah masa pandemi, terus menjadi perhatian khusus untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Karena itu pemerintah bersama TNI-Polri terus memasifkan vaksinasi bagi lansia.

Di Kabupaten Sidoarjo akselerasi vaksinasi kini terus menyasar lansia. Mengingat data capaian vaksinasi lansia dosis pertama di Kabupaten Sidoarjo 47 persen. Masih kurang 13 persen untuk mencapai target 60 persen vaksinasi bagi lansia.

Untuk mempercepat terbentuknya herd immunity bagi warga lansia tersebut, Kamis (14/10/2021) bertempat di Rumah Joglo, Desa Jedongcangkring, Prambon, Sidoarjo, sebanyak 500 lansia disuntik vaksin Covid-19, bersamaan dengan 500 orang disabilitas, pelajar dan masyarakat umum.

Hadir memantau jalannya vaksinasi bagi lansia, disabilitas, pelajar dan masyarakat umum di Prambon, Bupati Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dan Forkopimka Prambon. Pada kesempatan ini pula, juga dilakukan pembagian bansos, serta vaksinasi door to door ke rumah warga lansia yang tidak mampu dibawa ke lokasi vaksinasi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, mengapresiasi semangat para lansia untuk berkenan disuntik vaksin. Ini merupakan ikhtiar bersama, dari Pemkab Sidoarjo, TNI-Polri, dan para stake holder dalam penanganan Covid-19. Termasuk upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

“Saat ini capaian vaksinasi dosis pertama wilayah kita sudah mencapai 70,33 persen. Sementara vaksinasi bagi lansia masih kurang sekitar 13 persen untuk mencapai target 60 persen vaksinasi dosis pertama bagi lansia,” jelas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.

Ia optimis dalam seminggu ini, target vaksinasi bagi lansia dapat tercapai. Melalui langkah akselerasi vaksinasi menyasar ke pelosok desa. “Seperti hari ini kita lakukan vaksinasi bagi lansia dan disabilitas di Desa Jedongcangkring, Prambon,” imbuhnya.

Sementara itu keterlibatan TNI, Polri bersama bidan desa juga akan lebih dimasifkan guna menggerakan vaksinasi bagi lansia di desa-desa. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya akan menyiapkan kendaraan vaksinasi keliling yang akan dimotori Bhabinkamtibmas, Babinsa dan bidan desa untuk melakukan vaksinasi ke desa-desa.

“Kita masifkan sinergitas bhabinkamtibmas, babinsa dan bidan desa untuk mendukung percepatan vaksinasi di desa, khususnya bagi para lansia. Termasuk nanti akan disedikan kendaraan vaksinasi keliling, sehingga masyarakat di desa akan mudah terlayani mendapatkan vaksinasi,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Adanya vaksinasi door to door bagi lansia ini, dirasakan manfaatnya para lansia. Seperti diutarakan Mujiah, 70 tahun, warga Desa Jedongcangkring, Prambon, Sidoarjo. Ia yang tinggal sendirian di rumahnya merasa kaget kedatangan Bupati Sidoarjo dan Kapolresta Sidoarjo, lalu mengajaknya untuk disuntik vaksin Covid-19 oleh tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, meskipun sempat kaget didatangi Pak Bupati dan Pak Kapolres, saya akhirnya mendapatkan suntikan vaksin dan dapat bantuan sosial. Semoga sehat diri saya dan semuanya,” ungkapnya.(nur.SGI).

Wabub Jember Hadiri Launching Kampung Nelayan Sadar Zakat

Jember.SGI. PAI (Penyuluh Agama Islam )menggelar kegiatan Launching Kampung Nelayan Sadar Zakat dan pembagian Bansos untuk Anak Yatim juga kaum Duafa yang bertempat di pantai cemara Ngetem Desa Mojomulyo Kec.Puger,Kab.Jember Jawa Timur, Kamis 14/10/2021.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Jember KH.MB. Firjaun Barlama bersama Muspika kec.Puger, kepala Kemenag kab.jember, Kepala KUA Kec.Puger,para Kepala Desa, anggota dari Lazisnu, Baznas,Lazismu,Zakat Kita, Tokoh Masyarakat, warga nelayan dan anak yatim.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Jember KH.MB Firjaun Barlama mengatakan, Laucing Kampung Nelayan Sadar Zakat ini sudah dilakukan 22 kali dan ini sangat bagus sekali, bisa membantu pemerintah dalam mengatasi masalah kemiskinan terutama di Kabupaten Jember ini.

Saya sangat mendukung sekali dengan adanya Launching Launching seperti ini, begitu banyak lembaga yang sudah menanganinya akan tetapi kita butuh kesadaran masyarakat untuk memberikan atau menyisihkan hartanya untuk di zakatkan, dan perlu kita ketahui bahwa yang memberi kita Rejeki adalah Allah SWT karna itu apa yang anda Zakatkan maka Allah SWT lah yang akan menggantinya.

kami dari Pemerintah Kabupaten Jember sangat bersyukur sekali, sebab dimasa pandemi sekarang ini semakin banyak kegiatan positif penunjang kebangkitan perekonomian salah satunya Launching Kampung Nelayan Sadar Zakat, saya berharap peluncuran kegiatan ini dapat menjadi pelopor bagi daerah lain sehingga program Zakat khususnya dapat berjalan secara serentak dan rutin di Kabupaten Jember,” ujar Wabup.

Wabup menambahkan, saya berpesan kepada diri saya dan semuanya bahwa diantara harta yang barokah adalah harta yang bermanfaat bagi orang lain, dengan berzakat harta menjadi berkah, atas nama Pemkab Jember saya ucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini,” tambah Wabup Gus Firjaun.

Sementara itu Kepala KUA Kec.Puger Kusnan Winardi dalam sambutannya mengatakan, kami sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah Kabupaten Jember yang sangat mendukung Program dari Kemenag, seperti kegiatan hari ini yaitu Launching Kampung Nelayan Sadar Zakat.

Tentunya kami berupaya melakukan pembinaan kepada para Nelayan agar kedepannya lebih maju tidak lupa selalu berdoa kepada Allah swt karna hanya Allah yang dapat memberi Rejeki kepada kita, selain itu kami juga membagikan Bansos kepada 100 anak yatim dan kaum Duafa,” kata Kusnan Winardi.(ron.SGI).

Pemkab Jember Peringati Hari Jadi ke 76 Provinsi Jawa Timur Secara Virtual

JEMBER.SGI. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Jawa Timur tahun 2021 secara Virtual di Lapangan SMAN 1 Jember Jl. Letjen Panjaitan No. 55 Sumbersari Kabupaten Jember, Rabu (13/10/2021) pagi.

Kegiatan yang mengambil tema “Semangat Nawa Bhakti Satya Untuk Jawa Timur Maju” ini digelar secara Virtual dari Halaman Kantor Gubernur Provisi Jawa Timur.

Kegiatan upacara secara virtual tersebut dihadiri oleh Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, Wakil Bupati Jember M. Balya Firjaun Barlaman, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim, Kepala Pengadilan Negeri Jember Setyanto Hermawan, Kasi Datun Kejari Jember Agus Taufikurrahman, Sekda Kabupaten Jember Ir. Mirvano, Kepala SMA Negeri 1 Jember Dr. Moh. Edi Suyanto, Perwakilan Tokoh Agama Kabupaten Jember, Perwakilan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember dan Perwakilan Provinsi Jawa Timur dan Perwakilan Guru dan Siswa SMA Negeri 1 Jember.

Dalam Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Jawa Timur ini juga para peserta mendengarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur dan Penyematan Lencana Provinsi Jawa Timur oleh Inspektur Upacara kepada Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Walikota/Bupati yang berprestasi.

Amanat Inspektur Upacara antara lain :
a) HUT Provinsi Jawa Timur ke-76 kita mendapatkan Hadiah yang sangat berharga di Jawa Timur dari Presiden Republik Indonesia.
b) Program-Program yang baik untuk Jawa Timur kedepannya atas kerja keras kita bersama maka kami perlu adanya kekompakan stekholder terkait.
c) Ditengah Pandemi Covid-19 yang melanda Jawa Timur membuat Ekonomi masyarakat terpuruk, maka saya berharap peran serta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bangkit dalam segala sesuatu.
d) Untuk menjadi Bangsa yang Besar kita tidak bisa terdiam saja namun dengan kerja keras bersama membangun Jawa Timur kedepannya.
e) Keberhasilan dan Kolaborasi masyarakat maka saya yakin Pandemi Covid-19 bisa dilalui sehingga Ekonomi masyarakat dapat kembali pulih.
f) Ditengah Pandemi Covid-19 guna menekan Penyebaran Covid-19 Pemerintah Daerah dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Kota di Jajaran Jawa Timur, Kita sampai saat ini Jumlah terpapar hanya 47 orang.
g) Kami atas nama Provinsi Jawa Timur mengucapkan terima kasih kepada seluruh Aparat yang bertugas dengan baik menekan Penyebaran Covid-19.
h) Ekonomi masyarakat belum benar-benar pulih, Maka saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bergotong royong dan bekerja keras untuk membangun Provinsi Jawa timur.
i) Pemprov Jatim telah bersungguh-sungguh untuk menekan Penyebaran Covid-19 guna mewujudkan cita-cita Bangsa yaitu menjaga Kesehatan Masyarakat.
j) Saya atas nama Provinsi Jawa timur mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa timur untuk menjaga Ekonomi kerakyatan dan dalam program TMMD, TNI selalu menyematkan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni menjadi Rumah Layak Huni.
k) Sistem Smart Card dilakukan di Terminal Tipe B yang dilakukan di Kabupaten Blitar, pada Pembayaran Pajak digital saya berharap kepada seluruh masyarakat Jawa timur selalu taat membayar pajak.
l) Saya mengajak seluruh elemen bangsa ( Pemuda ) di Desa yang berprestasi untuk bersama-sama membangun Jawa timur kedepannya.
m) Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk membangun ekonomi kerakyatan dengan cara selalu menggunakan produk lokal sehingga ekonomi masyarakat dapat kembali pulih.

Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto mengatakan peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur tak lepas dari sejarah terbentuknya Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ditandai dengan ditetapkannya Raden Mas Tumenggung (R.M.T.) Soerjo sebagai Gubernur pertama Jawa Timur yang mulai melaksanakan tugasnya tanggal 12 Oktober 1945.

“Momentum tanggal 12 Oktober ini yang kemudian disepakati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Timur dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2007 Tentang Hari Jadi Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, Nawa Bhakti menjadi tekad untuk mewujudkan sembilan bhakti bagi Jawa Timur meliputi Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Diniyah, Jatim Argo, Jatim Berdaya, Jatim Amanah dan Jatim Harmoni.

“Nawa Bhakti Satya merupakan nafas yang senantiasa tercermin dalam setiap langkah dan pengabdian insan pemerintah serta masyarakat Jawa Timur. Kesembilan bhakti ini menggambarkan prinsip-prinsip yang dihadirkan untuk mencapai tujuan kemajuan Jawa Timur yang mensejahterakan setiap insan di Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Patut disyukuri jelas Bupati Jember, dihari jadinya ke-76 Provinsi Jawa Timur telah merasakan kemajuan, walaupun tentunya perjuangan harus terus berlanjut, tugas berat yang menanti untuk mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, membangun karakter masyarakat, mengatasi masalah kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan dan memitigasi kerawanan bencana serta merajut harmoni sosial.

“Karena tantangan yang semakin kompleks dan masih adanya tugas berat yang menanti, tugas kita semakin berat, terlebih di tengah berbagai dampak sosial ekonomi akibat pandemi COVID-19 yang entah kapan akan berakhir ini,” terangnya.

Bupati Jember menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri serta semua pihak yang telah mendukung upaya pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19 di Kabupaten Jember.

“Bagaimanapun juga, upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 yang dilakukan oleh pemerintah, TNI dan Polri membutuhkan peran serta aktif seluruh masyarakat. Oleh karena itu masyarakat diharapkan dengan penuh kesadaran mematuhi protokol kesehatan demi kepentingan dan keselamatan bersama,” pungkasnya.
(ron.SGI).

Unit I Subdit III Ditreskrimsus Polda Jatim, Ungkap Jual Beli Satwa Dilindungi

SURABAYA,SGI. Unit I Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, ungkap kasus dugaan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE). Yang terjadi pada (05/10/2021) di dua lokasi yang berbeda, di Tulungagung dan Jember.

Sementara untuk yang di lokasi Tulungagung, terjadi di Dusun Sodo, RT 01/ RW 01, Desa Sodo, Kecamatan Pakel. Sedangkan pengungkapan yang di wilayah Jember. Terjadi di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, dan di Dusun Krajan RT 08/ RW 07, Kelurahan Glagahwero, Kecamatan Kalisat.

Dari pengungkapan ini, Anggota Unit I Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim. Berhasil mengamankan dua orang tersangka, VRW berusia 29 tahun dan SFSS berusia 25 tahun.

Kronologinya, pada hari Selasa tanggal 5 Oktober 2021, sekira pukul 19.30 WIB. Petugas unit I subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. Mengamankan yang diduga pelaku inisial VRW.

“Penangkapan terduga pelaku ini dilakukan di rumahnya daerah Dusun Sodo RT 01/ RW 01, Desa Sodo, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Kemudian petugas melakukan pengembangan terhadap terduga pelaku yang sudah diamankan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (13/10/2021).

Berdasarkan keterangan dari tersangka VRW, pada tanggal 6 Oktober 2021, sekira ukul 02.15 WIB. Petugas unit I subdit IV Tipidter, mengamankan terduga pelaku SFSS, di rumahnya di Dusun Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, dan di Dusun Krajan II RT 08/ RW 07, Kelurahan Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

“Kedua tersangka diamankan, karena melanggar dasar hukum mengenai memperniagakan satwa dilindungi dalam keadaan hidup dan mati,” lanjut dia.

Sementara itu Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Oki Ahadian, menjelaskan, bahwa anggota mendapatkan informasi dan akurat, sehingga dilakukan penyelidikan dan mengerucut kepada satu orang tersangka VRW. Yang diamankan di Tulungagung, setelah mendapatkan bukti yang didapat, mengarah ke satu tersangka lain yang ada di wilayah Jember.

“Tim bergerak cepat dan akhirnya dilakukan penangkapan tersangka lain inisial SFSS. Yang diamankan di wilayah Jember. Setelah diamankan, kemudian diperdalam lagi. Dan diketahui kedua tersangka ini sering menjual hewan langkah dalam kondisi hidup maupun mati,” sambung dia.

Sedangkan untuk kedua tersangka, mereka ini sama – sama mencari dan membeli hewan langkah yang kemudian mereka jual lagi melalui media sosial.

“Sampai saat ini kami masih mendalami kasus tersebut yang diduga masih banyak jaringan mereka,” pungkasnya.

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti, dari tersangka VRW, satu unit HP, dua buku tabungan, dua ekor satwa Lutung Jawa dalam keadaan hidup, dua ekor Lutung Jawa dalam keadaan mati dan satu ekor Binturong dalam keadaan hidup, satu ekor burung Rangkong keadaan hidup dan Kemasan Bekas Pembungkus Pengiriman Satwa.

Sedangkan dari tangan tersangka SFS, polisi mengamankan barang bukti antara lain, dua unit HP, dua tabungan, enam ekor burung Rangkok anakan, satu ekor Binturong, satu ekor Landak, satu ekor Musang Rase, tiga kurungan besi dan empat keranjang buah plastik.

Kedua tersangka akan dikenakan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a,b, dan d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman pidana 5 tahun dan denda 100 juta.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi. (Ongko.SGI).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai