JEMBER – Pasca ditinjaklanjuti dengan viralnya pemberitaan pesta penikahan yang dihadiri Bupati Jember Hendy Siswanto, Selasa (19/10/2021).
Akhirnya Bupati Menanggapi hal tersebut. Melalui via Whatshapp, Bupati Hendy mengklarifikasi terkait hal itu ke awak media pada, Rabu (20/10) pagi.
Dan untuk pelanggaran Prokesnya masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut.
Menurutnya, video yang di unggah salah satu tamu undangan menjadi viral bahkan bisa menimbulkan polemik di masyarakat dan Ia menjawab semuanya.
“Saya menghadiri undangan keponakan saya dan saya menyumbangkan lagu untuk keluarga adik saya, serta dibelakang saya ada anak-anak dan cucu saya yang ikut menari,” ujarnya.
Tak hanya itu, Ia Juga menjelaskan bahwa pada saat acara berlangsung, penerapan protokol kesehatan sudah dilaksanakan.
“Tentunya sebelum acara tersebut seluruh keluarga sudah Swab dan kami melihat undangan hanya 25% dari kapasitas area Gedung. Namun saya memohon maaf kepada masyarakat adapun kegiatan ini menimbulkan perhatian disaat kondisi covid,” jelasnya.
Diakhir pesannya Bupati Jember menyampaikan permintaan maaf terhadap seluruh masyarakat Jember dan kepada seluruh awak media.
Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto
“Kami minta panitia untuk menjelaskan kepada Petugas Gugus Tugas Covid atau Ka Satpol PP untuk dimintai keterangan, sekali lagi saya mohon maaf atas kejadian ini,” tutupnya Bupati Hendy.(ron.SGI).
Para petani Semangka yang tergabung dalam mitra Makmur menggelar acara panen raya yang bertempat di Dusun Kongsen Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu siang 20/10/2021.
Kegiatan panen raya Program Makmur ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT Pupuk Kaltim Momon Rusmana bersama jajaran, Ketua KTNA Prov Jawa Timur Sumrambah, Ketua KTNA Kabupaten Jember Sunyoto dan ketua Panitia penyelenggara Dani beserta Anggota serta para petani Semangka.
Menurut ketua Panitia Dani mengatakan Alhamdulillah secara teknis para petani Semangka di sini sudah dikatakan mahir karna ini berhubungan dengan alam untuk mencapai hasil yang bagus tergantung dengan Rejeki dari Allah, sebagai permodalan sementara ini kita pakai modal mandiri dan juga di back up oleh Asosiasi untuk pinjaman pupuknya,” ujar Dani.
Mengenai kendala saat ini kita masih membutuhkan lahan karena tanah kas Desa maka kita tahun depan belum tentu bisa di tanami, kebutuhan lahan bagi para petani kurang lebih 1 hektar perorangnya,” tambah Dani.
Sementara itu dalam sambutannya Komisaris Utama dari PT Pupuk Kaltim bpk.Momon Rusmana menyampaikan dengan mengikuti program Makmur kita bisa mendapatkan kemudahan dalam pertanian, program makmur dapat meningkatkan Produktivitas tanaman dan meningkatkan penghasilan bagi para petani.
Saya sarankan agar para petani tidak menjual hasil panennya secara langsung, salah satu contoh kita panen padi jangan dijual padinya melainkan berasnya sehingga kita mendapatkan harga yang lebih tinggi,” kata Momon.
Ketua KTNA Prov Jawa Timur menyampaikan, Koperasi tani adalah salah satu konsep pertanian moderen yang saat ini mulai dikembangkan di indonesia, Koperasi petani merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi bagi para petani dimensi strategis pembangunan pertanian.
yang kami lakukan hari ini adalah cikal bakal untuk membangun koperasi petani, mohon doa restu dan dukungan agar cita cita koperasi petani bisa kami jawab,” kata Sumrambah.(ron.SGI).
PROBOLINGGO, SGI. Setelah sukses digelar mulai bulan September 2021 untuk masing-masing warga di lima kecamatan se- Kota Probolinggo. Selasa (19/10), menjadi puncak pelaksanaan Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di bidang cukai “Edukasi tentang rokok ilegal kepada Masyarakat”, kali ini sasarannya adalah warga Kecamatan Mayangan.
Sekira 150 warga terdiri dari Lurah se- Kecamatan Mayangan, Ketua LPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok masyarakat, Kader TP PKK kecamatan dan Keluarahan Mayangan, perwakilan Ketua RT dan Ketua RW, pemilik warung atau toko rokok dan perwakilan wartawan itu sukses digelar.
Terlihat dari animo warga yang berinteraksi melalui pertanyaan yang dilontarkan saat materi dari narasumber berlangsung, Ya, Cukai Hasil Tembakau (CHT) ini telah naik cukup signifikan dalam dua tahun terakhir, yakni sebesar 23 persen di tahun 2020 dan 12,5 persen pada tahun 2021.
Plt. Diskominfo Pujo Agung Satrio mengutarakan bahwa kondisi ini memicu rokok ilegal semakin besar. Untuk itulah Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo sebagai dinas yang membidangi penegakan hukum, memberikan pemahaman atau edukasi pada masyarakat agar masyarakat menggunakan produk yang legalitas.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin didampingi Asisten Administrasi Umum Budiono Wirawan dan Kasi Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayananan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Probolinggo Nangkok P. Pasaribu mengungkapkan betapa pentingnya agar masyarakat memahami tentang larangan peredaran rokok ilegal. “Penerimaan Hasil Cukai Tembakau yang pada akhirnya berimbas pada penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tiap daerah,” ungkapnya.
Lebih dari itu Habib Hadi mengajak masyarakat yang hadir dalam forum tatap muka itu untuk turut membantu pengawasan peredaran rokok ilegal. “Apabila ditemukan (pelanggaran) bisa diinformasikan, agar bisa ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Gunakan produk yang memiliki legalitas pita cukai,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, ia juga tak lupa menyelipkan sebuah pesan gerakan masyarakat untuk vaksinasi COVID 19, yang mana capaian vaksinasi tahap satu di Kota Probolinggo hampir menyentuh angka 67 persen. Sedangkan vaksinasi tahap dua mencapai sekitar 50 persen, yang paling rendah adalah sasaran vaksinasi lansia.
“Saya optimis hingga akhir tahun nanti, capaian di Kota Probolinggo bisa 90 persen jika semua ikut bersama-sama, bergotong royong meningkatkan kesadaran dan edukasi pentingnya vaksinasi disamping tetap menerapkan protokol di kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (Har/SGI)
Jakarta.SGI. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya.
Sigit menekankan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.
“Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih,” kata Sigit dalam arahannya kepada jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10).
Menurut mantan Kapolda Banten ini, perbuatan oknum anggota kepolisian telah merusak marwah dari institusi Polri. Hal itu juga telah menciderai kerja keras dan komitmen dari personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja secara maksimal untuk masyarakat.
Sigit mencontohkan kerja keras dan perjuangan anggota Polri yang positif adalah dengan berjibaku melakukan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Diantaranya, memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, melakukan akselerasi vaksinasi dan memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan baik.
Oleh karena itu, Sigit berharap dengan adanya tindakan tegas kepada oknum polisi yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera. Mengingat, kelakuan dari oknum tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yang selama ini telah mendapatkan tren positif.
“Saya tidak mau kedepan masih terjadi hal seperti ini, dan kita harus melakukan tindakan tegas. Karena kasihan anggota kita yang sudah kerja keras, yang cape yang selama ini berusaha berbuat baik, terus kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini. Tolong ini disikapi dengan serius, kemudian lakukan langkah-langkah konkret yang baik,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.
Disisi lain, Sigit memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini telah berjuang dan bekerja keras yang menjaga nama baik institusi, serta bekerja untuk kepentingan Bangsa Indonesia. Ia berharap, perilaku oknum tersebut tak mengendorkan semangat personel yang telah bekerja baik selama ini.
“Saya berikan apresiasi atas kerja keras, tetap semangat dan yakini apa yang dilakukan dilapangan benar sesuai SOP. Namun bila ada kesengajaan dan pelanggaran dari oknum yang bisa menjatuhkan marwah institusi, maka saya minta tak ada keraguan untuk memberikan tindakan tegas,” ucap Sigit.
Oleh karena itu, Sigit menegaskan, kedepannya seluruh jajaran Polri harus mampu membaca situasi kapan harus mengedepankan pendekatan humanis, dan kapan harus melakukan tindakan tegas.
“Jadi lakukan langkah-langkah kapan rekan-rekan harus humanis, kapan rekan-rekan laksanakan langkah-langkah tegas dilapangan sebagaimana SOP yang berlaku. Itu semua ada ukuran,” tutur Sigit.
Sementara itu, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan kritiknya. Menurutnya, semua aspirasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi demi kebaikan dan kemajuan Polri.
Sigit memastikan, Polri lembaga yang terbuka, sehingga tidak anti-kritik, apalagi masukan yang sifatnya membangun untuk menjadikan lebih baik lagi kedepannya.”Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik,” tutup Sigit. (Ongko.SGI).
Kantor Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah Kab.Jember
Jember.SGI. Pemerintah Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah, Kab.Jember, Jawa Timur, menggelar serbuan Vaksinasi Covid 19 bertempat di Pendopo Balai Desa Kertonegoro, Selasa 19/10/2021.
Hadir dalam kegiatan ini Camat Jenggawah Roni, Kepala Desa Siti Munfarida Bersama perangkat, dan 20 tenaga Nakes dari Puskesmas serta Rumah Sakit Paru Jember, dosis yang disediakan sekitar 600 Dosis Vaksin bantuan dari Rumah Sakit Paru.
Karena Antusias masyarakat Desa Kertonegoro yang cukup tinggi dan membludak sehingga kuota 600 Dosis Vaksin Ludes diserbu warga.
Menurut Kades Kertonegoro Siti Munfarida mengatakan, hari ini kita mengadakan kegiatan Vaksinasi untuk warga, syukur alhamdulillah antusias masyarakat Desa Kertonegoro cukup tinggi sehingga dosis yang kita sediakan bisa terpenuhi, untuk dosis Vaksin kita mendapat dari bantuan Rumah Sakit Paru Jember.
Tenaga Nakes yang di Terjunkan dari Puskesmas 10 tenaga Nakes dan 10 dari Rumah Sakit Paru Jember jadi 20 Nakes,Kami berharap semoga dengan percepatan Vaksinasi dan kesadaran masyarakat yang cukup tinggi akan kesehatan bisa menurunkan level Covid 19 di Kabupaten Jember ini,” ujar Munfarida.
Para petugas Nakes dan Warga di Pendopo Balai Desa
Dengan Vaksinasi kita dapat menambah kekebalan tubuh dan membentuk Haet Immunity, kl tubuh kita kebal maka kita akan terhindar dari virus. semoga pandemi Covid 19 ini cepat berahkir dan normal seperti semula,” tambahnya.(her.SGI).
Jember.SGI. Tiga Calon Kepala Desa Paseban Kecamatan Kencong, Kab.Jember, Jawa Timur, menghadiri pengundian nomer urut dalam Pilkades serentak yang akan di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Jember, Senin siang 18/10/2021.
Acara pengundian ini dilakukan di Pendopo Balai Desa Paseban Kecamatan Kencong, Dihadiri Muspika kecamatan Kencong, PJ Kepala Desa Paseban, BPD bersama Anggotanya, Panitia Tim 9 Desa Paseban, Perangkat Desa, ketiga Calon yaitu Lasidi, Satupan dan Titis serta saksi dari tiga calon tersebut.
Danang Andri Asmara ST.M.SI Sekcam Kencong mengatakan kami selaku muspika kecamatan Kencong mengharap kepada panitia untuk bersikap Netral dalam pilkades serentak ini, saling menjaga situasi agar tetap kondusif, kalau ada permasalahan mari diselesaikan secara ke keluargaan, begitu juga untuk para calon agar bisa membantu menciptakan suasana yang aman serta harmonis,” ujar Danang.
Dari hasil pengundian nomer urut calon Kepala Desa Paseban adalah :
Satupan
Titis Eka Widiati Pas Karimi
Lasidi Agung Laksana
Kami selaku panitia mengharapkan kepada para calon untuk menerima hasil penetapan nomer ini dan membantu menciptakan suasana yang aman dan kondusif, apalagi sekarang dalam situasi pandemi Covid 19 kita harus,” kata Gufron ketua Panitia Pilkades Paseban.
Setelah dilakukan acara pengundian, Panitia berharap Semoga para calon bisa menerima hasil kesepakatan ini dan bisa sampai ke tahap berikutnya yaitu pelaksanaan Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2021,” tambahnya.(ron.SGI).
PROBOLINGGO,SGI. Pemerintah Kabupaten Probolinggo akhirnya memberikan surat pernyataan kepada Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) yang di wakili oleh Asisten 1 dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pihak Pemerintah menyepakati Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahap II di Kabupaten Probolinggo digelar pada 17 Februari 2022. Sementara pihak Apdesi selama ini menilai Pilihan Kepala Desa (Pilkades) Tak Jelas, Ribuan Masa Kepung Kantor Bupati Probolinggo menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Hal tersebut disepakati oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo setelah ribuan massa turun ke jalan dari 24 Kecamatan Kepung Kantor Bupati Probolinggo dijalan Raya Panglima Sudirman Kota Kraksaan. Kesepakatan itu tertulis dalam surat Pernyataan yang di Tanda tangani langsung oleh Asisten 1 dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo di ruang Jabung Kantor Bupati Probolinggo dan disaksikan perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).
“Kita sepakati bersama, kalau Pilihan Kepala Desa Kabupaten Probolinggo ini di laksanakan pada 17 Februari 2022,” jelas Asisten 1 Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto kepada awak media suara Gegana Indonesia Menurutnya, dalam kesepakatan tersebut, tahapan Pilihan Kepala Desa juga akan dilaksanakan pada 28 Oktober 2021.ujarnya. Sementara, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Probolinggo, Hasanuddin SH mengatakan, pelaksanaan Pilihan Kepala Desa yang sudah ditetapkan bulan Februari 2022 ini sebenernya sudah lama. “Akan tetapi tahapan Pilihan Kepala Desa (Pilkades) ini yang tidak jelas. Kalau sudah jelas seperti ini, kita tidak akan datang dengan ribuan massa seperti ini,”imbuhnya.
Sebenarnya Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI), sudah berkiirim surat mempertanyakan hal itu ke Pemerintah Kabupaten Probolinggo. “Seandainya kalau ada jawaban dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo, kita tidak turun ke jalan seperti ini,” pungkasnya.( Har/SGI )
Gresik, suarageganaindonesia- Konstuante Partai Nasdem wilayah Kabupaten Gresik, DS Banyuwangi Kecamatan Manyar memperoleh Sosialisasi Perundangan-undangan Tahap IV Tahun 2021. Minggu (17/10/2021), tempat: DS Banyuwangi Rt10/Rw04. Kecamatan Manyar.
Didalam penyampaian dari ketua Komisi III Catur Dadang Rahardjo ke warga masyarakat sangat antusias untuk mendengarkannya.
Adapun Sosialisasinya ada 3 bagian antara lain: 1)Perda no:17 Tahun 2020 .Kridit Lunak bagi Usaha Mikro. 2) Perda no:3 Tahun 2021. Pengurangan sampah plastik sekali pakai. 3)Perda no:4 Tahun 2021. Tentang Pemberdayaan Desa Mandiri.
Untuk menyemangati DPC Partai Nasdem wilayah Sidayu, Manyar, Bunga. Menyuarakan “Salam Restorasi” Bersatu Berjuang Menang, ungkap Catur Dadang Rahardjo.
Selanjutnya H. Mahmud, S.E., menjelaskan,” Tujuan Sosialisasi ke masyarakat supaya faham dan dimengerti aturan Perda Kabupaten Gresik, baik untuk warga maupun DPC-DPC Partai Nasdem.
“Dengan Sosialisasi Perundang-undangan Tahap IV Tahun 2021”. Masyarakat lebih mengerti, Cerdas dan Bermanfaat, ungkap H.Mahmud,S.E. (HER.SGI).
Jember.SGI. Panitia Pilkades Desa Mayangan mengelar penetapan calon Kepala Desa Mayangan di Pendopo Balai Desa, Senin 18 /10/2021, di hadiri Muspika Kecamatan Gumukmas, Panitia Pilkades beserta anggota, PJ Kepala Desa Mayangan beserta perangkat serta 5 calon Kades dan saksinya.
menurut Ketua Panitia Pilkades Desa Mayangan Safi’i menjelaskan dalam kegiatan penetapan nomer calon pilkades ini panitia menggunakan dua cara yang pertama dengan sistim diundi acak atau lot, yang kedua berdasarkan urutan sewaktu pendaftaran yang pertama dan sesuai persetujuan kelima calon menyetujui dengan cara yang pertama.
hasil dari penetapan nomer urut pilkades desa Mayangan adalah :
Kami selaku panitia mengharapkan kepada para calon untuk menerima hasil penetapan nomer ini dan membantu menciptakan suasana yang aman dan kondusif, apalagi sekarang dalam situasi pandemi Covid 19 kita harus menjaga adanya kerumunan.
Kita selaku panitia akan menentukan jadwal untuk berkampanye sesuai apa yang dianjurkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember jadi untuk para calon agar bersabar dahulu untuk tidak melakukan kampanye,”ujar Syafi’i.
Sementara itu Camat Gumukmas Boby Arisandy mengatakan ini merupakan salah satu tahapan dalam pemilihan pilkades yang akan di selenggarakan kabupaten Jember yang insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2021.
mudah mudah situasi pandemi Covid 19 di Kabupaten Jember ini semakin turun sehingga pilkades serentak ini bisa dilaksanakan dan tidak tertunda lagi, untuk para calon apabila ada hal hal yang perlu di tanyakan langsung saja ber koordinasi dengan panitia Pilkades Desa Mayangan”, ujar Boby.(ron.SGI).
PRPBOLINGGO, SGI. Jumat (15/10) sore, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin sambut kehadiran Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad Mayjen TNI Andi Muhammad di Kantor Kecamatan Mayangan. Kedatangan Pangdivif 2/Kostrad ini dalam rangka peninjauan pelatihan pemantapan Yonif Para Raider 503/Mayangkara 18 di bawah komando Letkol Inf Roliyanto selama 5 hari di wilayah Kota Probolinggo dan sekitarnya.
Sebelumnya, di pagi hari, telah dilaksanakan latihan hari ke 4 dengan skenario penyelamatan pejabat publik dari serangan teroris di Kantor Wali Kota Probolinggo. Dimana pada latihan tersebut Wali Kota Habib Hadi mendapat peran sebagai kepala daerah yang diselamatkan oleh pasukan elit infanteri TNI tersebut. Latihan dibuat semirip dan serahasia mungkin sehingga banyak para pegawai di lingkungan pemkot yang terkejut dengan suara tembakan dan kehadiran tentara bersenjata lengkap itu.
Menurut penjelasan Panglima Divif 2/ Kostrad, skenario serangan teroris ke pejabat publik pagi tadi, memang menjadi salah satu rangkaian materi latihan, dalam misi pengejaran musuh selama 5 hari.
“Kalau yang terjadi hari ini, yang tadi diceritakan oleh Pak Wali, jadi pembebasan tawanan VIP orang yang istilahnya pejabat publik, kebetulan Pak Wali kita pilih, tadi katanya kaget sedikit, banyak yang tidak tahu,” jelas Andi.
Setelah meninjau latihan pemantapan, Panglima Divif 2/Kostrad mengaku puas dengan hasil latihan prajurit Batalyon 503. “Alhamdulillah 4 hari ini anak-anak prajurit saya dari Batalyon 503 ini luar biasa menunjukkan semangat, motivasi dan dedikasinya dan alhamdulillah perjalanannya cukup lancar tertib dan aman,” ungkap perwira tinggi TNI AD itu.
Merespon mengenai kegiatan simulasi penyelamatan wali kota dari serangan teroris, Wali Kota Habib Hadi menjelaskan bahwa latihan tersebut adalah sebagai bukti bahwa TNI selalu siap untuk melindungi masyarakat. “Jadi simulasi tadi itu walaupun kita terkejut ya, tapi itu adalah bentuk keamanan yang membuktikan memang TNI berada bersama rakyat,” kata Habib Hadi.
Terkait Kota Probolinggo yang menjadi tempat latihan, masih menurut Wali Kota Habib Hadi, bahwa hal ini menyesuaikan dengan desain skenario yang sudah ditetapkan, yakni pengejaran teroris di wilayah perkotaan hingga ke area dermaga.
“Pengejaran teroris sampai disini, adanya kejadian penculikan kepada kepala daerah, pejabat publik, saya tadi, terus ada penyelamatan tadi sudah dilaksanakan, terus besok ada penyelamatan di wilayah area dermaga, sehingga itu adalah satu rangkaian latihan yang menguasai semua medan yang ada di wilayah Jawa Timur khususnya di Kota Probolinggo,” terangnya.
Menurut Wali Kota Probolinggo, dengan telah disaksikannya latihan prajurit para raider ini, masyarakat harus bangga dan tidak perlu khawatir, karena TNI akan selalu menjaga kedaulatan NKRI. “Tidak ada lagi kekhawatiran bagi kita, bagi rakyat, karena TNI siap siaga mengamankan, menjaga kedaulatan bangsa ini dan menjaga keamanan rakyatnya, karena TNI menjadi garda terdepan penyelamat bangsa,” tegas orang nomor 1 di Kota Probolinggo itu. (Har/SGI)