Desa Purwoasri Gelar Musrenbang RKP Tahun Anggaran 2022

Jember.SGI. Pemerintah Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas Menggelar Musyawarah Desa membahas dan pengesahan RKP tahun anggaran 2022, Jumat 05/11/2021, di pendopo balai Desa, kegiatan ini dihadiri tokoh masyarakat serta seperti ulama tokoh pemuda, perwakilan dari ibu ibu kader serta aparat Desa.

Menurut Sekdes Desa Purwoasri Sujak yang mewakili Kadesnya menjelaskan, syukur alhamdulillah kegiatan Musrenbang RKP tahun anggaran 2022 ini berjalan lancar karena di hari hari sebelumnya kami sudah kumpul bersama dengan para tim penyusun dan usulan masyarakat.

Sehingga pada waktu kegiatan hari ini tinggal pengesahannya saja di saksikan para tokoh masyarakat,RT,RW, dan para undangan lainnya, kami juga sempat menawarkan lagi atas usulan masyarakat yang sebelumnya pernah di usulkan namun tidak ada yang harus dirubah.” ujar Sujak.

untuk rencana pembangunan di tahun 2022 kami pemerintah Desa Purwoasri akan melaksanakan di 11 titik dan mudah mudah dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu dari tokoh masyarakat juga selaku mudin Desa Purwoasri Hariri menyatakan usulannya, saya usulkan jangan pembangunan fisiknya saja akan tetapi non fisik juga di perlukan agar tumbuh keseimbangan, pembangunan manusianya juga di perlukan,” ujar Mudin Hariri.

Dalam acara Musrenbang ini saya juga mengusulkan tiga usulan yang pertama yaitu pembangunan nonfisik atau manusianya, kedua pendidikan agama dan yang ketiga mencegah pernikahan dini, masalah seperti ini harus kita perhatikan.

Syukur alhamdulillah untuk anggaran RKP tahun 2022 pembangunan non fisik kita mendapatkan anggaran sekitar 15 juta dari tahun sebelumnya sebesar 12 juta berarti ada penambahan di tahun 2022,” kata Hariri.(rn).

Hujan Deras, Kasat Lantas Polres Jember Menghimbau Pengendara Tidak Melintasi Jalan Raya Gumitir

JEMBER.SGI. Intensitas curah hujan dan angin kencang meningkat drastis di Kabupaten Jember baru-baru ini. Tanah longsor dan pohon tumbang telah terjadi di beberapa tempat. Kasat Lantas Polres Jember AKP Enggar Laufria  menghimbau para pengendara tidak melintasi jalan raya Gumitir baik dari arah Jember-banyuwangi atau sebaliknya.

“Dalam satu minggu ini, telah masuk 2 laporan dari jajaran bahwa terjadi pohon tumbang di jalan Gumitir yang mengakibatkan kemacetan total lalu lintas di area tersebut,” ungkapnya saat melakukan survei di Jalan Raya Gumitir, Kamis pagi (04/11/2021.

Kasat Lantas memperhitungkan jika terjadi kemacetan panjang dalam situasi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi longsor ataupun pohon tumbang yang membahayakan para pengendara.

“Ya, keselamatan para pengendara adalah prioritas kami. Kami tidak menginginkan sesuatu hal menimpa para pengguna jalan di area Gumitir ini,” tegasnya.

Kasat Lantas mengatakan telah menyiapkan papan-papan peringatan untuk dipasang pada titik-titik tertentu sebelum memasuki area Gumitir yang disinyalir sering terjadi longsor dan pohon tumbang.
“Tidak hanya papan peringatan, kami sediakan Waiting Area di 2 pintu masuk yaitu Caffe Gumitir km 235200 untuk arah dari Banyuwangi, dari arah Jember kami sediakan Taman kupu-kupu Km 225900 dan PPG Agro Wisata Cluster Durian Km 227700. Ini adalah langkah antisipasi terhadap titik rawan longsor di Titik Rawan Longsor km 231800-235980 serta Titik rawan pohon tumbang 227000-235980. Kami akan beri insyarat jika kondisi Gumitir Hujan Lebat.” terangnya.

AKP Enggar menambahkan, kegiatan ini telah menggandeng banyak pihak di antaranya Pemkab, Kodim 0824, BPBD, UNEJ, Perhutani, PPG, RAPI dan Relawan DESTANA untuk mengatasi keterbatasan personilnya.

“Kami akan siagakan personil kami di beberapa titik dengan dukungan  radio agar mudah dalam komunikasi dan menginformasikan kondisi realtime  wilayah tugas mereka. Info ini yang menentukan apakah sudah aman untuk pengendara melintas,” tuturnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat yang akan melintas di Jalan raya Gumitir untuk berhati-hati, mematuhi rambu-rambu dan isyarat, menyempatkan memperhatikan informasi di Waiting Area,  dan jangan nekat masuk apabila ada himbauan dari petugas di lokasi.(rn.SGI).

Kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi Lomba Penggerak PKK kabupaten Jember ke Desa Mojomulyo Kec.Puger

Jember.SGI. Dalam rangka monitoring dan evaluasi lomba Penggerak PKK di 31 Kecamatan se Kabupaten Jember yang kali ini di selenggarakan di Desa Mojomulyo Kecamatan Puger, Kamis 04/11/2021.

Kegiatan ini di hadiri langsung oleh ketua TP PKK Kabupaten Jember Ibu Kasih Fajarini bersama Rombongan, Camat Puger Drs.Yahya, para Kepala Desa, Muspika kec.Puger dan ibu ibu PKK se Kecamatan Puger.

Camat Puger Drs.Yahya Iskandar Wardayat mengatakan, kami sangat berterima kasih sekali kepada ibu Ketua TP PKK yang berkenan hadir dan sekaligus memberikan motivasi juga kekuatan bagaimana memperdayakan Masyarakat di Desa Mojomulyo Kecamatan Puger, perlu di ketahui letak geografis Kecamatan Puger ini berada di ujung selatan Kabupaten Jember.

Syukur Alhamdulillah antusias masyarakat Desa Mojomulyo ini sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan PKK dan ibu bisa langsung melihat sendiri semangat ibu ibu PKK Desa Mojomulyo Kecamatan Puger, ini merupakan satu nilai tersendiri buat ibu Ketua TP PKK serta Tim Kabupaten Jember,” ujar Yahya Camat Puger.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ibu Kasih Fajarini dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Monitoring dan Evaluasi lomba PKK ini untuk memberikan semangat kepada para anggota ibu ibu PKK di tiap Desa dan Kecamatan se Kabupaten Jember.

Disini Tim Penggerak PKK ada Program dari Pusat dan juga dari Provinsi, pokja 4,3,2 dan 1 juga mengadakan monitoring di 31 Kecamatan yaitu lomba pembinaan terpadu Program PKK sehat dari bencana dengan maksud semua masyarakat Kabupaten Jember ini sehat serta dengan lomba ini dapat menjalankan projek dari program PKK sehat lestari berencana.

Ketua TP PKK menambahkan, diluar dari program ini saya mengambil kesimpulan dari pidato bapak Camat yang mana mata pencarian dari masyarakat Desa Mojomulyo Kec.Puger ini adalah di laut dan pertanian, saya minta ibu tim penggerak PKK nanti ambil contoh hasil lautnya akan saya bawah ke pasar jaya di jakarta tanggal 10 , saya bawah banyak stempel untuk di promosikan di sana,”jelasnya.(ron.SGI).

Ungkap Pelaku, Polres Jember Olah TKP ke 2 Kasus Pembunuhan Fani Yulianto

Jember.SGI. Kasus Dugaan aniaya berat yang berujung kematian terhadap pria asal Dusun Krajan Gank 6, Desa Sukorno, Kecamatan Umbulsari bernama Fani Yulianto,(30) akhirnya dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh polres Jember pada, Rabu,(3/11/2021).

Fani Yulianto, bujangan asal gank 6 yang berfrofesi sebagai pedagang jeruk tersebut awal mula ditemukan oleh warga sekitar pada pukul 16.30 Wib, pada Sabtu,(30/10) dengan posisi tubuh menghadap kebarat dengan ditindih balok kayu.

Nahas nya tubuh korban selain ditindih balok kayu ukuran 1.30 meter, korban juga di didapati beberapa luka tubuh akibat sayatan benda tajam seperti dimuka, kepala dan perut yang terburai dan masih tertancap oleh sebilah Clurit yang diduga milik pelaku aniaya berat.

Olah TKP pertama, Tim inafis Polres Jember mendapat petunjuk 6 buah yaitu salah satunya benda tajam Clurit dan juga jam tangan milik korban yang ditemukan tidak jauh dari lokasi ditemukan tubuh korban yang bersimbah darah tersebut.

Awalnya, kasus dugaan aniaya berat yang membuat korban meninggal ditempat kejadian membuat polisi kesulitan mencari identitas korban asal mana dan bernama siapa.

Namun pada saat jenazah terlihat memakai Baju lengan panjang warna Abu abu dan celana pendek Levis biru dilihat oleh adik sang korban bernama Oktobi baru terungkap Indentitas korban jika Warga lain desa yang tidak jauh dari ditemukan jenazah tersebut hanya berjarak 7 Kilo meter.

“Saya tahunya dari baju dan saya hafal jika itu kakak saya,” kata Oktobi.

Dari investigasi itulah, polisi akhirnya mendapati beberapa petunjuk yaitu salah satunya korban pada saat meninggalkan rumah pada Jum’at,(29/11) pagi membawa sebuah motor jenis Honda beat warna merah dan juga membawa sebuah Handphone yang saat ini raib pasca kejadian tersebut.

Untuk mempercepat proses pengungkapan kasus dugaan Aniaya berat, Satreskrim polres Jember dibantu Sat samapta juga menurunkan satu anjing Unit satwa untuk mencari petunjuk kelanjutan olah tempat kejadian perkara kedua tersebut.

Dari beberapa petunjuk, polisi juga sudah mengantongi 8 saksi yang sudah dimintai keterangan dalam kasus aniaya berujung tewasnya korban bernama Fani tersebut.

“Kami lakukan olah TKP lanjutan atau pengumpulan barang bukti kedua dari tindak kasus aniaya berujung kematian tersebut, dan dalam bahasa kepolisian yaitu CSI, (Crime Scene Investigation), mencari petunjuk penting yang masih tercecer di tempat kejadian,” Kata Kasat Reskrim Polres Jember Akp Komang Arya Wiguna.

Ia juga menambahkan jika pihaknya sudah mendapati beberapa petunjuk penting buat mengungkap kasus dan motif pelaku pembunuhan tersebut.

“Mohon doa, kami berusaha agar semua jelas dan pelaku terungkap dan motif apa yang diperbuat pelaku hingga menyebabkan yang bersangkutan meninggal dunia,” pungkas Yogi.(ron.SGI).

Kapolres Lamongan Apresiasi Polisi Sejuta Julukan Kebaikannya, Aipda Purnomo

Lamongan,SGI.03/11/2021
Polisi dengan sejuta julukan kebaikannya, hari ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kapolres Lamongan AKBP MIKO INDRAYANA, S.I.K.

Adalah Aipda Purnomo Kanitbinpolmas Satbinmas Polres Lamongan berkesempatan diundang secara langsung oleh salah satu TV Nasional untuk berbagi cerita dan pengalaman dalam kegiatan Live di Stasiun TV Nasional yang mengangkat berita Polisi Peduli Sesama dan lingkungan.

Purnomo kesehariannya tidak pernah berhenti untuk membantu dan membuat orang lain tersenyum terutama warga masyarakat disekitar tempat tinggalnya, belakangan Polisi yang berpangkat Aipda ini memberikan perawatan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) secara gratis, memiliki ojek gratis buat anak yatim dan penyandang disabilitas saat berangkat dan pulang sekolah.

Kapolres Lamongan dalam hal tersebut sangat mengapresiasi kegiatan positif anggotanya apalagi sampai viral dan menjadi tauladan serta inspirasi oleh berbagai pihak. “ Terima kasih saya ucapkan untuk kegiatan terpuji Aipda Purnomo, kisahnya memang sangat menginspirasi semua kalangan. Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai disni akan tetapi bisa berkelanjutan secara berkala.” Ucap Kapolres Lamongan.

Aipda Purnomo juga membagikan kebahagiaan atas apresiasi yang telah di dapat dari Pimpinan Terbaiknya, “ Saya pribadi dan atas nama seluruh anak anak kesayangan saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan apresiasi yang telah diberikan kepada saya.” Ungkap Polisi yang pernah menjual telur dan burung hanya untuk membantu Mbok Untung warga masyarakat yang hidup sebatang kara.

Doakan saya agar selalu ikhtiar dan tetap istiqomah dalam menjalankan amanah dari beliau beliau dermawan baik hati.” Tutupnya.(ongko.SGI).

Kadis PUPR LAMTIM Minta Kontraktor untuk Memperbaiki Pengerjaan Jalan

LAMPUNG TIMUR,SGI. Proyek Pemeliharaan Ruas jalan Bumi Jawa menuju Purbolinggo,yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Timur. Lagi ramai dikritisi oleh masyarakat, mendapatkan tanggapan positif dari
Kepala dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Timur.

Verzanita Hasan meminta kepada pihak kontraktor pelaksana pekerjaan pemeliharaan supaya segera melakukan langkah – langkah perbaikan pekerjaan, dan harus disesuaikan dengan bestake dan spek.

” Saya sangat miris melihat cara pekerjaan Pemeliharaan Ruas jalan Bumi Jawa menuju Purbolinggo ,” ujar verzanita.Selasa,(02/11).

Dia juga sudah memerintahkan Pejabat Pelaksana teknis kegiatan,untuk melakukan crosscheck di lapangan.

“Saya menghimbau kepada Pejabat pembuat komitmen (PPK) dan Tim Pelaksanaan Serah Terima Sementara Pekerjaan atau PHO (Provisional Hand Over), Supaya di Pending dulu untuk pengajuan PHO sebelum dilakukan Perbaikan pekerjaan itu,” tegas verzanita. (saat ditemui diacara pelantikan pengurus P3A Lamtim).

“Dia juga menambahkan ada 6 titik proyek Pemeliharaan jalan yang tersebar di Lampung Timur yang bersumber dari dana DAK dan meminta rekan – rekan media untuk mengawal kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Selanjutnya Verzanita mengucapkan, terima kasih kepada semua awak media yang sudah melakukan sosial kontrol dalam proses pekerjaan pemeliharaan jalan.

“Saya mengucapkan terima kasih buat kawan-kawan media yang sudah mengawal proses pelaksanaan kegiatan pemeliharaan jalan, apapun informasi yang sudah disampaikan tetap saya akan tindak lanjuti,” pungkasnya.(Ahmad)

Debit Air Sungai Tanggul Kencong Naik Warga di Minta Untuk Waspada Banjir

Jember.SGI. Selasa tgal 2/11/2021 Piscal sungai tanggul kencong jam 16.45 yaitu 2.40 M . Cenderung naik terus .sementara limpasan bendung jam 17.36 wib H2.70 M sampai mengalir terus cenderung air semakin naik akibat hujan yang sangat lebat.

Dam atau pintu air yang berlokasi di pondok waloh desa wringin Agung kecamatan Jombang jember ,air semakin naik sekitar H 2.90 pada pukul18.16. Pukul 18.24 piscal naik jadi 3.00 meter ,hujan masih berlanjut juga .

Tim patroli sedang keliling mengantisipasi menuju desa pondok joyo .pondok jeruk , pondok rejo dn pondok waluh .

Warga pun berbondong bondong menyaksikan jalannya arus air sambil berjaga jaga apabila air semakin mengalir ke pemukiman warga .

Begitu juga semua masyarakat antisipasi dn waspada takutnya air di sungai semakin malam semakin meluap .hingga kini warga masih di jalan raya tepatnya di tepi sungai brontoyudo antara tanggul dan kencong itu . semoga sampai saat ini air tidak tambah meluap ke pemukiman warga sekitar . Monitor antar warga dan polisi terus kawal kondisi hujan .hingga kini air sudah naik ke pingir sungai.

Di himbau agar warga yang berada di Pinggir sungai Tanggul untuk waspada dan berhati hati harus sigap sewaktu waktu datang banjir.(ron.SGI).

Demi Menjaga Aset Daerah Pemkab Jember Pasang Papan Nama di Gunung Sadeng Puger

Jember.SGI. Gunung Sadeng merupakan salah satu aset yang di miliki Pemerintah Kabupaten Jember, demi mengamankan aset Bupati Jember memasang patok patok batas di area gunung Sadeng yang terletak di kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur,Selasa 02/11/2021.

di Pimpin langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan pemasangan Patok di batas, berupa papan nama yang bertuliskan “Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Jember”.

pemasangan dilakukan di areal pertambangan batu kapur yang terletak di Gunung Sadeng Kecamatan Puger, Pemasangan Patok itu, untuk memberi tanda antara lahan milik pemerintah dan pribadi atau lainnya dan ada regulasi yang bisa dibuat oleh pemerintah.

Bupati menerangkan, Lahan yang dimiliki Pemkab Jember di Gunung Sadeng seluas 250 hektar dan sudah puluhan tahun dibiarkan. Sehingga membuat pengelolaan tanah ini tidak jelas, dan tidak memberikan kontribusi apapun terhadap pendapatan Pemerintah daerah.

Pemkab Jember, disini bukan menggusur atau mengusir, asalkan ada izin dan regulasi yang jelas, ayo kita berkolaborasi bersama sama guna meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ujar Bupati.

Hendy menegaskan, bahwa akan mengatur ulang papan nama yang dilakukan oleh beberapa perusahaan di Gunung Sadeng dan selanjutnya akan mengadakan peninjauan Ijin para pengusaha.

“Gak oleh, iki tanahe pemkab, kita akan atur dulu, siapa yang masuk ikut bekerjasama, ayo ngomong bareng,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Penambang Ikwan Husaeri, mengungkapkan, sejak 1980 an di Gunung Sadeng terdapat sekurangnya 23 pengusaha penambang lokal sampai sekarang, makanya perlu dibina, Mereka memang harus tetap dibina, jangan sampai ada investor asing, pengusaha lokal malah tersingkir,” kata ikwan.

Dan, dari 23 Pengusaha hanya 9 perusahaan yang masih mengantongi ijin. Karena kewenangan perijinannya (permohonan Ijin) untuk pertambangan sudah ditarik ke Pusat.

“Harapan kami dengan adanya pemasangan patok yang dilakukan Pemkab Jember, nantinya akan dapat timbul sinergitas dengan pengusaha yang ada dan pengusaha mudah memperoleh pembinaan serta bimbingan dari Pemkab Jember, tambah ikwan.(ron.SGI).

Polsek Tanggul Berhasil Mengamankan Pelaku yang Sempat Jadi DPO di Duga Lakukan Pencurian

Jember.SGI. Unit Reskrim Polsek Tanggul berhasil mengamankan seorang telah menjadi DPO kasus dugaan tindak pidana pencurian.

Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda membenarkan adanya penangkapan yang diduga melakukan pencurian berinisial DMS (21) Manggisan, Rabu (01/10/21).

” 15 September 2021,pukul 08.00 wib, saat itu ada pengiriman barang dari pabrik ke gudang, ketika menurunkan barang barang dari truk Tohir membantu dan melihat ada barang yang disembunyikan di atas atap gudang sebelah luar, kemudian Tohir melaporkan kejadian tersebut kepada Sylvi”, ujarnya.

Sylvi sempat menanyakan kepada penjaga gudang Ahmad dan mengakui bahwa dirinya telah melakukan pencurian bersama teman-temannya dan membuka secara paksa pintu pagar, kemudian merusak jendela dan membuka pintu gudang dengan kunci palsu.

Huda menjelaskan,” kerugian yang dicapai sekitar Rp.72.100.000 ,( Tujuh puluh dua seratus ribu rupiah) dan di kenakan Pasal 363 ayat (1) 3e, 4e, 5e KUHP Sub Pasal 64 ayat (1) KUHP”, katanya.

” Untuk saat ini kami berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan pencurian beserta barang bukti, 2 (dua) dus lemari plastik (belum di rakit), 1 (satu) buah kasur spons dan untuk kasus ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut”, lanjut Huda.(h/r.SGI).

Wujud Empati Bhabinkamtibmas Desa Gontor Mlarak Ponorogo Peduli Pada Warga Binaan

Ponorogo.SGI. Di salah satu tempat warga Desa Gontor Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo,Bhabinkamtibmas Polsek Mlarak Aiptu Agus Bowo Cahyono menjenguk warga yang mempunyai seorang bayi yang berumur 4 hari dilahirkan oleh seorang ibu positif covid 19 dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Mendengar salah satu warga binaanya mengalami kesusahan,Aiptu Agus Bowo Cahyono mendatangi keluarga tersebut dengan berniat memberikan bantuan dengan dibantu beberapa warga sekitar dan juga perangkat desa.
“Kedatangan kami ini pertama ingin melihat kondisi keluarga dan bayi yang saat ini sedang membutuhkan biaya dan semoga segera diberikan kesembuhan dan yang kedua kami ingin sedikit berbagi rejeki tetapi jangan dilihat isi maupun besarnya bantuan kami, semoga bantuan kami ini dapat sedikit meringankan beban dari keluarga Bapak Joko Riyoyo ” jelas Aiptu Agus Bowo

Bukan selesai disitu saja,berkali kali juga untuk kebutuhan susu si bayi dalam jumlah dos,Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Bowo Cahyono juga tetap menyantuninya,dan dalam keseharian keluarga tersebut terus di monitor secara langsung olehnya,karena di dalam rumah itu selain bayi dan ayahnya (Joko Rioyo) yang kini tidak bisa bekerja dikarenakan harus merawat sang bayi juga ada nenek yang bernama Boyati selaku orang tua Joko yang juga membantu merawat bayi dan merawat suaminya,yang tak lain adalah kakek bayi tersebut yang kini mengalami stroke kurang lebih 10 tahun.

Bhabinkamtibmas Polsek Mlarak Polres Ponorogo ini memang dikenal dekat dengan warga masyarakat yang dalam keseharian nya selalu peduli dan memperhatikan keadaan warga binaannya,termasuk salah satunya contoh diatas dari sekian banyak wujudkan peduli dan empati kepada warga masyarakat.

Diantaranya sering memberikan santunan kepada anak yatim / piatu juga kepada warga yang masuk dalam kategori tidak mampu.(ongko.SGI).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai