Asik Pesta Miras 4 Pemuda Harus Berurusan Dengan Tim Alap Alap

Jember.SGI. Team Alap-Alap Samapta Polres Jember mulai melakukan aksi untuk patroli knalpot brong di wilayah kota, serta mengantisipasi 3C, dan Antisipasi Balap liar, Selasa(14/09).

Memantau setiap gerakan apabila ada yang mencurigakan maka team alap-alap akan segera mendatangi dan menggeledah dipimpin Bripka Medi Danru 1 Patko dan Brigpol Rico Danru 2 Patko Sat Samapta.

Pukul 23.00 wib patroli ke wilayah Kampus sampai ke Arjasa, kemudian lanjut di depan Masjid Al Baitul Amin Samping Alun-alun kota Jember.

Awalnya anggota melihat hanya ada pengunjung lesehan Kopi menggunakan knalpot brong, anggota minta untuk pemilik kendaraan menunjukan surat kendaraan, karena mereka tidak bisa menunjukan surat kendaraan apalagi pemilik menggunakan knalpot brong, maka anggota mengamankan dan mengangkut kendaraan.

Ketika dilakukan penggeledahan dijaketnya tiba – tiba Danru 2 Celetuk, ” Kok bau minuman keras apa kalian minum ? Tanya Rico, anggota langsung mencari botol minuman, dan ternyata dibotol masih ada sisa miras yang digunakan minum bersama.

” Dengan terpaksa kami mengamankan kendaraan karena tidak bisa menunjukan surat dan menggunakan knalpot brong, suara yang keras sangat mengganggu pengguna jalan lain”, kata Medi.

” Harusnya kalian malu didepan Masjid kalian minum miras”, tambah medi, dengan geram 4 pemuda tersebut di kenakan sanksi push up dan di beri tindakan tipiring dengan menyita KTP.

Tindakan yang dilakukan ini untuk memberikan efek jera,karena ketika mengambil kendaraan dan membuat surat pernyataan mereka harus membawa orang tuanya.(een.SGI).

Bupati Lampung Timur Hadiri Sertijab Camat dan Pelantikan TP PKK

Lampung.SGI. WAWAY KARYA, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi Memberi Sambutan Dalam Acara Serah Terima Jabatan Camat dan Pelantikan TP. PKK Kecamatan Gunung Pelindung, Waway Karya, Sekampung Udik, dan Jabung, Rabu (15/09/2021).

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Waway Karya tersebut dihadiri pula oleh, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syahmin Saleh, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah , Mohammad Ridwan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Lampung Timur, Idham Yusuf, Ketua TP. PKK Kabupaten Lampung Timur, Yusbariah Dawam Rahardjo serta Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Lampung Timur, Huzaimah Azwar Hadi.

Mengawali arahannya Azwar Hadi menyampaikan ucapan selamat kepada Pejabat baru Camat dan kepada Ketua TP. PKK yang baru serta ucapan terimakasih kepada Pejabat lama.

“Atas nama Pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur saya ucapkan selamat kepada Pejabat Baru Camat dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Gunung Pelindung, Waway Karya, Sekampung Udik dan Jabung, selamat bertugas semoga dapat mengemban amanah dengan sebaik – baiknya selanjutnya kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi – tingginya kepada Pejabat yang lama atas pengabdiannya selama menjabat”.

Selain itu Azwar Hadi juga menyampaikan bahwa sebagai pimpinan harus mampu menyerap berbagai aspirasi masyarakat serta mampu bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam menjalankan program kerja.

“Sebagai seorang pimpinan, Camat tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan hal-hal administratif saja tetapi juga harus mampu menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memberikan solusinya, dalam hal ini kedudukan Camat sangat strategis karena dipundak Camatlah dititipkan kesinambungan program kerja Pemerintah baik Pemerintah Kabupaten Lampung Timur maupun Pemerintah Provinsi Lampung”.

“Selanjutnya kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan saya harapkan untuk dapat mendukung serta berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dengan cara melibatkan diri dalam kegiatan pembangunan terutama pembangunan keluarga guna menuju keluarga yang bahagia dan sejahtera”.

Untuk diketahui usai acara tersebut Azwar Hadi beserta rombongan melanjutkan agenda yang sama dalam acara Serah Terima Jabatan Camat dan Pelantikan TP.

PKK Kecamatan Bandar Sribhawono, Labuhan Maringgai, Mataram Baru dan Kecamatan Melinting yang mana acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bandar Sribhawono( Ahmad.SGI).

Polres Pasuruan Kota Tetapkan 4 Tersangka Peristiwa Ledakan Bom Bondet

Pasuruan.SGI. Polres Pasuruan Kota tetapkan 4 tersangka, perakit dan penjual bom ikan yang telah menewaskan dua orang warga Pasuruan. Hal ini disampaikan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, bersama Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo, dan Kasat Reskrim serta Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, saat jumpa pers, pada Rabu (15/9/2021), di Joglo Parama Satwika Polres Pasuruan Kota.

Terkait insiden meledaknya bom ikan yang terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan Pasuruan. Polres Pasuruan kota telah menetapkan 4 tersangka yang terlibat dalam kejadian meledaknya bom ikan terjadi pada Sabtu pagi lalu. Yakni Abdul Hofar (43) dan ayahnya, Mat Sodiq yang meninggal dunia di TKP serta istri Hofar dan Abdul Rozak.

Khusus untuk istri Hofar, polisi menetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti terlibat dalam pembuatan detonator untuk bom ikan, sejak satu tahun lalu. Begitu pula dengan AR yang mengaku telah membantu memproduksi detonator dari dua bulan lalu.

“Sampai saat ini kita tetapkan 4 orang tersangka. Dua orang yang meninggal di lokasi kejadian, dan dua lagi yakni IF dan AR. IF ini istri tersangka yang sudah membantu membuat detonator sejak setahun terakhir dan AR yang ikut membantu dalam waktu 2 bulan untuk membuat rakitan detonator,” tandasnya Kapolres Pasuruan Kota.

Kapolres menambahkan, selama membuat detonator, keempat tersangka saling bekerja sama. Terlebih untuk menyembunyikan aktifitas dalam merakit bom ikan, agar tak diketahui tetangga yang lain. Motifnya pun, AKBP Arman menilai sebagai alasan klasik, yakni urusan ekonomi atau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara, Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo memaparkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), didapatkan adanya satu lubang bekas titik pusat ledakan dengan ukuran diameter ± 50 cm, dan kedalaman ± 7 cm, Postitif mengandung Lead Azida Pb(N3)2.

“Ditemukan Ratusan casing detonator yang terbuat dari aluminium dengan panjang rata-rata ± 58,2 mm dan diameter rata rata ± 7,2 mm. Barang bukti serbuk warna putih yang positif mengandung Pentaerytritol tetranitrate (PETN) dan Potassium Chlorat (KClO3) serta Barang bukti serbuk warna putih kekuningan yang positif mengandung Trinitro toluena (TNT),” paparnya Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo.

Lebih lanjut Kombes Pol Sodiq menjelaskan, PETN (Pentaerytritol tetranitrate), Potassium Chlorat (KCO3), TNT (Trinitro toluena ), Lead azide Pb(N3)2 ini termasuk termasuk jenis bahan peledak high explosive, sedangkan untuk Potassium Chlorat (KClO3) ini termasuk jenis bahan peledak LOW EXPLOSIVE.

“Di TKP ditemukan adanya bahan pembuatan detonator rakitan. Antara lain, selongsong atau casing detonator, ayakan, kapas dan tampah di area pusat ledakan. Lead azide Pb(N3)2 termasuk jenis bahan peledak high explosive yang sangat sensitif terhadap tekanan, gesekan, guncangan dan nyala api. Salah satu isian detonator Lead azide (Pb(N3)2), termasuk bahan peledak jenis high explosive,” jelasnya.

Kombes Pol Sodiq menuturkan, proses terjadinya ledakan secara teknis dapat berasal dari adanya perlakuan panas terhadap campuran bahan peledak isian detonator rakitan, dimana sumber dapat berasal dari Impack, Friksi, Tekanan, nyala api atau jatuh saat pemindahan, pergeseran dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

“Jenis bahan peledak yang digunakan sebagai bahan isian detonator rakitan, terdiri dari campuran bahan peledak Low explosive KClO3 (Kalium Klorat) dan High explosive, TNT (Tri Nitro Toluena), PETN (Pentaerythriol tetranitrate) dan Lead azide (Pb(N3)2),” tutur Kabidlabfor Polda Jatim.

Kini polisi terus melakukan pengembangan terkait ledakan bom bondet ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Polda Jatim telah membentuk tim untuk menelusuri asal usul bahan peledak.

“Polda Jatim telah membentuk tim, untuk menelusuri asal usul bahan kimia yang didapatkan para pelaku,” ucapnya. (Ongko.SGI).

Oknum Media Madura Post Melaporkan Pengelola Hotel Semilir ke Polres Sampang

SAMPANG.SGI. Mohammad Munir (media MaduraPost ) dengan didampingi sejumlah wartawan yang tergabung dalam peguyuban Persatuan Wartawan Sampang (PWS), Persatuan Jurnalis Sampang (PJS) dan wartawan lain yang ada di Kabupaten Sampang melaporkan DM selaku Pengelola Hotel Semilir yang beralamat di Jalan Syamsul Arifin ke Polres Sampang terkait dengan adanya dugaan pelecehan dan penghinaan terhadap profesi Jurnalis.,
Selasa (14/9/2021).

M.Munir menempuh jalur hukum karena apa yang dilakukan Oknum pegawai hotel dinilai tidak pantas dengan mengatakan akan memberikan rokok kepada dirinya hanya karena ingin mengklarifikasi sebuah peristiwa di Lingkungan Hotel Semilir lewat pesan singkat di sebuah WhatsApp.


Hal ini saya rasa kurang pantas disampaikan oleh Pengelola Hotel Semilir tersebut kepada seorang wartawan,” kata Munir di Mapolres Sampang, Selasa (14/9/2021).

Pihaknya, mengharap kepada aparat agar aduan laporannya tersebut segera ditindak lanjuti sebagai pelajaran sehingga dikemudian hari, perbuatan yang kurang terpuji itu tidak terulang menimpa kepada seorang kuli tinta atau Wartawan sebab dalam hal ini masyarakat bukan tidak tahu tentang Tupoksi tugas pokok dan fungsi wartawan dalam menjalani kejurnalistikan.

Dengan rasa solidaritas tinggi dan rasa prihatin Kelompok PWS maupun PJS dan beberapa Wartawan di Sampang ikut mengawal pelaporan, mereka mengharapkan tidak ada media yang ada diperlakukan kurang layak dengan dugaan tindak pidana pelecehan,”

Mohammad Munir menjelaskan bahwa Sebelumnya, pihaknya mendapatkan aduan masyarakat tentang dugaan tindakan pemukulan yang dilakukan oleh petugas keamanan Hotel Semilir. Untuk mendapatkan informasi tersebut, Munir akhirnya melakukan konfirmasi kepada pihak hotel Semilir

M. Munir berusaha mendapatkan nomor telepon DM yang mengaku sebagai pemilik hotel, akhirnya dialog percakapan lewat pesan WhatsApp terjadilah suatu kejanggalan dengan adanya Mohammad Munir diiming-imingi rokok apabila bisa mempublikasikan Hotel Semilir tersebut.

Adapun rokok yang ditawarkan kepada Munir adalah rokok merek Penamas. Sebab bila dikasih rokok merek Surya Gudang Garam, DM mengaku kemahalan. Akibatnya sikap DM tersebut disorot sejumlah jurnalis di Kota Bahari,” tandasnya.

Sementara Kapolres Sampang melalui Kanit IV Tindak Pidana Tertentu IPDA SONI EKO WICAKSONO membenarkan adanya laporan yang disampaikan Mohammad Munir.
Dan akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi untuk dimintai keterangan, termasuk saksi ahli bahasa.”Jelasnya (Her Roe.SGI).

Kunker Asisten Kementerian BUMN ke Perum Perhutani Jember

Jember.SGI. Kunjungan kerja Asisten Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN Rachman Ferry Isfianto ke Perum Perhutani Kabupaten Jember, Selasa Siang 14/09/2021.

bertempat di Agrowisita PPG Cluster Durian Perum Perhutani KPH kabupaten Jember Kunjungan kerja ini dilaksanakan sekaligus beristirahat makan siang, hadir pula Direktur utama Perum Perhutani Jember Wahyu Kuncoro.

Selain kunjungan kerja juga di lakukan penanaman bibit pohon durian secara simbolis yang pertama yaitu dari Kadivre Jatim disusul Direktur KFU Holding, Assisten Deputi BUMN, Dirut Perhutani, Sekretaris Perusahaan Perhutani dan Tim BUMN.

Setelah kegiatan penanaman pohon durian selesai Assisten Deputi BUMN bersama rombongan bergegas kembali ketempat semula berbincang bincang sambil menikmati hidangan yang telah di sediakan.(val/en.SGI).

Seorang Nenek di Temukan Mengapung di Pinggir Sungai Gladak Merah Gumukmas,Jember

Jember.SGI, Warga Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Jember, Rabu pagi 15/09/2021 digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan, mengapung di sungai Gladak Merah

Mayat yang hanya memakai kaos merah serta bawahan rok warna coklat tersebut saat ditemukan dalam kondisi telungkup dipinggir sungai yang mengarah ke laut, tanpa identitas.

Beberapa warga sekitar yang mengetahui hal tersebut langsung melakukan evakuasi jenazah wanita yang diperkirakan umur 60 tahun tersebut ke pinggir sungai dan melaporkannya ke pihak Aparat Desa Menampu dan Mapolsek Gumukmas.

“Ditemukan tadi pagi pak, sekitar pukul 07.30 Wib, kondisi sudah meninggal dan tidak membawa indentitas sama sekali, hanya ditemukan uang dan sebuah Handphone yang mati akibat terendam air,” kata Sulkhan, seorang saksi warga sekitar.

Pihak Mapolsek Gumukmas kemudian datang langsung mengevakuasi jenazah tersebut ke Puskesmas Kencong guna untuk dilakukan Otopsi sambil menunggu tim Inafis Polres Jember yang akan melakukan Identifikasi.

Tak berselang lama datang beberapa warga dari Dusun Krajan Gumukbanji, Desa Kencong ke Puskesmas memastikan identitas jenazah yang ditemukan mengapung tersebut.

“Ya Tuhan itu famili saya, bude Tomblok yang tadi malam pergi tidak pamit keluar rumah,” ungkap Ido yang mengaku keponakan korban.

Ido juga menjelaskan, jika budenya tersebut semenjak ditinggal suaminya pikiranya seperti terganggu dan sering murung tidak tahu apa yang menjadi permasalahan.

“Semalam habis acara selamatan 40 hari suaminya, bude saya lalu pergi dari rumah dan saya dapat kabar ada penemuan mayat yang dishare di grup kencong kota tua dan saya akhirnya baru tahu jika itu bude saya,” kata Ido.

Kanit Reskrim Mapolsek Gumukmas, Aiptu Amin Shahril SH atas kejadian ini menjelaskan.

“Kami datangi TKP dan kami bawa yang bersangkutan ke puskesmas kencong dan koordinasi dengan pihak Inafis Polres Jember, dan Alhamdulillah ada keluarga yang sudah datang jadi bukan Mrs X lagi. Untuk korban tidak ada luka luka, kita duga yang bersangkutan saat berjalan terpeleset karena kondisi kemarin hujan sangat lebat,” ungkap Amin.

Dalam keterangannya Kanit Reskrim juga menambahkan, bahwa ditubuh korban ditemukan uang sebesar 670.500 ribu rupiah dan sebuah handphone dan diketahui identitas mayat perempuan tersebut adalah Tomblok (60) warga Dusun Gumukbanji Desa/Kecamatan Kencong.(ron.SGI).

Kementerian Keuangan Anugerahkan Opini WTP Secara Virtual

PROBOLINGGO,SGI. 14/09/2021.Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin hadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 dengan tema Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi.


Agenda yang digelar oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini merupakan acara strategis tahunan yang terdiri dari 3 acara utama. Antara lain launching buku “Mengawal Akuntabilitas”, talkshow dan penganugerahan opini Wajar Tanpa Pengecualian bagi Kementerian Negara/Lembaga/Pemerintah Daerah kategori 5 kali, 10 kali dan 15 kali berturut-turut.


Disampaikan kurang lebih 1000 peserta berpartisipasi mengikuti rakornas ini secara virtual. Turut mendampingi wali kota pagi itu, Sekretaris Daerah drg. Ninik Ira Wibawati, Kepala BPPKAD (Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Wawan Soegyantono dan Irbanwil III (inspektur pembantu wilayah) Inspektorat Kota Probolinggo Retno F.


Dalam laporannya membuka rakornas, Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto menyampaikan pentingnya rakornas ini digelar sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi penyelenggara negara kepada masyarakat.


“Sebagai upaya berkesinambungan untuk menyatukan komitmen membangun sinergi antar stakeholder untuk meningkatkan tata kelola, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara baik lingkup pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” jelas Hadiyanto.


Sementara itu, orang nomor satu di Kementerian Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada seluruh peserta rakornas bahwa di tahun 2021 pandemi Covid-19 masih belum usai sehingga masih memungkinkan adanya pergerakan dalam pembiayaan negara melalui refocusing anggaran.


“Hari ini kita sudah memasuki bulan kesembilan tahun 2021, Covid-nya belum selesai dan oleh karena itu tahun 2021 Bapak dan Ibu sekalian Kementerian Lembaga serta Pemerintah Daerah, melihat juga bahwa APBN-nya masih bergerak terjadi refocusing bahkan hingga 4 kali karena kita memang menggunakan APBN secara sangat fleksibel, responsif namun akuntabel,” terangnya.


Di tahun 2021, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama berkomitmen menjaga keuangan negara. “Oleh karena itu saya berterima kasih Bapak-Bapak Ibu-Ibu sekalian yang akan terus menjaga keuangan negara untuk menghadapi situasi yang terus akan berubah, belajar dari tahun 2020 kita akan mengelola (tahun) 2021 insyaallah lebih baik, meskipun kondisi dan situasinya tidak selalu lebih mudah,” terang Menkeu.


Selaras dengan Menteri Keuangan, Wali Kota Habib Hadi juga memiliki fokus yang sama dengan pemerintah pusat terkait penanganan covid dan pemulihan ekonomi nasional. “Tentunya kita harus mengikuti apa yang  menjadi harapan dari Pemerintah Pusat, untuk masalah penanganan pandemi itu menjadi concern kita bersama, sehingga dengan adanya kebijakan dari pusat mengenai refocusing ataupun kebijakan-kebijakan anggaran, yang harus kita prioritaskan pada penanganan, kesehatan, penanganan ekonomi dan sosial, tentunya itu menjadi komitmen kita,” jelas orang nomor satu di Kota Probolinggo itu.


Terkait mengenai penghargaan opini Wajar Tanpa Perkecualian (WTP) yang diberikan oleh Kementerian Keuangan, Wali Kota Habib Hadi akan terus berupaya mempertahankan opini tersebut di tengah kondisi pandemi Covid 19.

“Mudah-mudahan kedepan kita bisa pertahankan walaupun dalam situasi kondisi anggaran yang mana harus kita refocusing dan lain-lainnya tapi bisa dipertanggung jawabkan sehingga penilaian dari BPK opini WTP tetep bisa kita raih,” tambahnya.


Untuk mewujudkan harapan Wali Kota Probolinggo tersebut, Kepala BPPKAD Wawan Soegyantono meminta kepada segenap perangkat daerah untuk saling bekerja sama.

“Untuk itu kami berharap di Pemerintah Kota Probolinggo dalam penyusunan untuk laporan keuangan tahun 2021 adanya suatu kerjasama yang baik untuk penyusunan tersebut,” harap Wawan. (Har/SGI)

Ratusan Penyandang Disabilitas dan Kelompok Rentan Dapat Bantuan

PROBOLINGGO.SGI. 14/09/2021. Pemerintah Kota Probolinggo kembali menyerahkan bantuan, Selasa (14/9) siang. Kali ini, bantuan sosial (bansos) diberikan kepada para penyandang disabilitas dan kelompok rentan, yang ada di 5 kecamatan di wilayah Kota Probolinggo. Bansos terdiri dari sembako berupa beras, gula dan minyak senilai Rp 150 ribu. Bantuan diberikan kepada total 126 penyandang disabilitas dan kelompok rentan sebanyak 176 orang.

Dengan rincian, 6 penyandang disabilitas dan 15 kelompok rentan di Kecamatan Kademangan. Kecamatan Wonoasih, penyandang disabilitas 30 orang dan kelompok rentan 56 orang. Kecamatan Kedopok, bantuan diberikan kepada 15 disabilitas dan 52 kelompok rentan. Kecamatan Kanigaran 55 orang difabel dan 23 kelompok rentan. Serta Kecamatan Mayangan kepada total 45 orang, yakni 20 orang penyandang disabilitas dan 25 orang kelompok rentan.

“Panjenengan e berik bantuan deri Pemkot, bedeh beres, guleh ben minyak, ka angguy panjenengan sedejeh (Anda diberikan bantuan dari Pemkot Probolinggo, masing-masing berupa beras, gula pasir dan minyak goreng untuk masyarakat semuanya),” ucap Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam lawatannya mengatakan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 tidak bisa hanya difokuskan bagi kalangan umum saja. Sebab kelompok rentan yaitu disabilitas dan kelompok rentan juga harus diperhatikan kebutuhannya.

“Di samping masyarakat umum yang terdampak, kita juga harus perhatikan mereka yang memiliki kebutuhan khusus dan rentan terhadap Covid-19, dalam hal ini penyandang disabilitas dan kelompok rentan,” ujarnya.

Di hadapan para penerima manfaat, Wali Kota Habib Hadi menyampaikan, bantuan itu akan terus disalurkan hingga akhir tahun mendatang. Tak hanya sekadar membagikan bantuan, wali kota juga meminta masukan pada warganya terkait kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat. Kebutuhan itu bisa berupa pelatihan keterampilan atau alat bantu yang bisa digunakan untuk menunjang kegiatan masyarakat.

Ia pun mempersilahkan masyarakat untuk menyampaikan permintaan bantuan lain semisal kursi roda atau alat bantu jalan, ke kantor Dinsos, PPPA atau melalui media sosial miliknya atau akun Pemkot Probolinggo.

Ia berharap, bantuan yang diberikan bermanfaat dan bisa mengurangi kebutuhan masyarakat akan sembako, di tengah kondisi pandemi Covid-19. “Ini adalah bentuk upaya pemerintah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, tanpa membedakan satu sama lainnya. Dan ini merupakan komitmen kita bersama,” ujarnya.

Wali Kota Habib juga berpesan pada para lurah yang hadir, untuk mendata dan menerima pengaduan atau laporan dari masyarakat terkait informasi kebutuhan yang diperlukan masyarakat. “Untuk para lurah, mungkin ada warga yang membutuhkan alat penunjang lainnya, informasikan. Kita hadir untuk mencarikan solusinya,” terangnya.

Habib Hadi juga menyinggung keberadaan ambulans siaga yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk berobat ke fasilitas kesehatan. Termasuk pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi dan pelaksanaan vaksinasi untuk warga. “Jangan pernah lengah. Ayok sama-sama kita menjaga sehingga lonjakan angka penyebaran kasus Covid-19 tidak terjadi lagi di Kota Probolinggo,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos, PPPA) Kota Probolinggo Rey Suwigtyo dalam laporannya menyampaikan bahwa ini merupakan upaya mendorong percepatan penyaluran bansos agar tepat sasaran, efektif, dan efisien termasuk bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan di Kota Probolinggo yang juga terdampak Covid-19. (Har/SGI)

Polres Lamongan Jalin Kolaborasi Dengan Lapas Kelas II b Kabupaten Lamongan dalam Kegiatan Vaksinasi

Lamongan.SGI. 14/09/2021. Sebanyak 494 warga binaan permasyarakatan mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan di Lapas kelas II B Kabupaten Lamongan.

Dalam hal ini Polres Lamongan menjalin kerjasama dengan Lapas kelas II B untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi jenis sinovac tahap pertama dengan menyediakan sebanyak 500 dosis , Selasa (14/09).

Vaksinasi tahap pertama ini adalah sebagai bentuk tindak lanjut dan upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 yang target pelaksanaannya akan diselesaikan dalam jangka waktu 1 hari saja di lapas kelas II B.

Selama masa pandemi Covid-19, Polres Lamongan terus menggalakkan serta mendukung Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu dengan upaya pelaksanaan gerai vaksinasi presisi.

Kegiatan vaksinasi akan terus digencarkan oleh Polres Lamongan  guna mempercepat herd imunity dan bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh guna mencegah penularan terhadap wabah Covid-19.

Kapolres Lamongan AKBP MIKO INDRAYANA, S.I.K., mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan hilangnya Covid-19 adalah dimana masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik walaupun telah mengikuti vaksinasi namun menjaga protokol kesehatan tetaplah wajib untuk dilaksanakan. (Ongko.SGI).

Mobil Vaksin Presisi Polres Sampang Siap Melayani Vaksinasi Covid 19 Masyarakat Kota Sampai Pelosok Desa

Sampang.SGI. Polres Sampang dan Polsek jajaran terus melaksanakan vaksinasi di berbagai wilayah di Kabupaten Sampang.

Dalam mempermudah masyarakat mendapatkan vaksinasi Covid-19, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si Sabtu (11/9) telah meluncurkan mobil Gerai Vaksin Presisi Keliling Polres Sampang.

Setelah diluncurkan Sabtu kemarin mobil vaksin Polres Sampang tersebut sudah mendatangi berbagai tempat untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 khususnya di berbagai daerah yang jauh dari tempat-tempat vaksinasi.

Hari ini Selasa (14/09) mobil Vaksin Presisi Polres Sampang mendatangi Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Huffadz Assaidiyah yang berada di Jl. Bukit Sitinggil Kelurahan Dalpenang Kecamatan Sampang Madura dan Ponpes Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang Madura.

Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Polres Sampang AKP Mohni S.Pd dan Paurkes Polres Sampang Ipda Muhson menargetkan 600 dosis Vaksin Covid-19 habis dalam kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di kedua Ponpes tersebut.

Acara vaksinasi Covid-19 dimulai pukul 08.00 Wib diikuti oleh pengasuh pondok, dan santri-santri Ponpes Bustanul Huffadz Assaidiyah Dal Penang Sampang dan sampai pukul 12.30 Wib sudah 108 orang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sedangkan di Ponpes Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang Madura sampai pukul 12.30 Wib masih berlangsung acara vaksinasi dan sementara sudah 340 santri yang sudah di vaksin Covid-19.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si yang di wakili Kasat Binmas AKP Mohni S.Pd menuturkan bahwa pada hari ini Polres Sampang melaksanakan vaksinasi Covid-19 di berbagai tempat di seluruh wilayah Kabupaten Sampang dengan kerja sama dengan Kodim 0828 Sampang dan Dinkes Kabupaten Sampang.

Kasat Binmas Polres Sampang juga menjelaskan bahwa sebagai upaya meningkatkan vaksinasi di Kabupaten Sampang, Polres Sampang meluncurkan dua mobil vaksin presisi keliling dan dua sepeda motor trail untuk menjangkau masyarakat yang menginginkan vaksinasi di lokasi-lokasi yang jauh dari gerai atau tempat vaksin yang sudah disediakan oleh pemerintah.

“Selain melaksanakan vaksinasi di Ponpes Bustanul Huffadz Assaidiyah Dalpenang, Gerai Vaksin Presisi Keliling Polres Sampang juga melaksanakan vaksinasi kepada santri Ponpes Nazhatut Thullab Prajjan Camplong” terang Kasat Binmas Polres Sampang

AKP Mohni S.Pd juga mengatakan bahwa dengan adanya Gerai Vaksin Presisi Keliling diharapkan seluruh masyarakat baik di kota maupun pelosok desa di Kabupaten Sampang segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 demi terciptanya herd immunity di Kabupaten Sampang.

Kasat Binmas Polres Sampang juga mengharapkan semua masyarakat untuk mengikuti vaksinasi untuk percepatan penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sampang.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan Gerai Vaksin Presisi Keliling dari Polres Sampang bisa menghubungi Bhabinkamtibmas di tiap-tiap desa untuk didata dan Tim Vaksinasi Polres Sampang akan mendatangi tempat tersebut” pungkas AKP Mohni S.Pd (pecut.SGI).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai