Makam Mbah Darmo Yudho dan Kyai Banjarsari Sering Adakan Pengajian Rutin

Madiun.SGI. Desa pajaran terletak diwilayah paling timur kec. Saradan kab. Madiun,
desa pajaran berasal dari kata tipak(bekas) dan jaran (kuda) yg akhirnya menjadi Pajaran.

Menurut penuturan sesepuh desa pajaran Bpk Sukadi,
Cikal bakalnya desa pajaran adalah
mbah dipo menggolo berasal dr solo mengasingkan diri ke desa pajaran
mempunyai 5 anak yaitu mbah Darmo yudho(makamnya di dusun bakalan desa pajaran) mbah darmo kusuma(makamnya di pajaran) yg ketiga dariyo suryo, yg ke 4 kapio suryo , yg ke 5 umi salamah ,ketiga2 nya bertempat tinggal di oro2 ombo.

Pesarehan atau makam mbah darmo yudho
Tiap malam jumat pahing di adakan pengajian rutinan bertujuan utk nguri2 leluhur.

Berawal dr Pesan seorang kyai dr pondok pesantren di Berbek yg bernama gus bet untuk merawat makom nya kyai banjarsari atau kyai banjar krn beliau adalah orang alim dan ulama besar pada masa itu.

Menurut cerita kyai banjar sari adalah keturunan raja brawijaya 5 dan murid dr sunan kalijaga untuk kebenarannya masih blm jelas

kyai banjarsarilah yg mengajarkan agama islam didesa pajaran
serta mengajarkan cara bercocok tanam ke masyarakat dan sampai sekarang
Masyarakat desa pajaran mayoritas bercocok tanam atau bertani.

Sedangkan pesarehan /makom kyai Banjarsari alias kyai banjar di desa pajaran di lengkapi dgn mushola yg pembagunannya secara swadaya masyarakat sekitar dan para donatur yg herhati dermawan terus mengalir

Utk Pengajian Rutin di adakan tiap jumat kliwon di hadiri puluhan jemaah dari berbagai daerah,tiap hari ada yang berkunjung ke makam kyai Banjarsari.(awang tiana.SGI).

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai