Wali Kota Probolinggo Serahkan Bantuan Benih Padi IP 400 ke Petani

PROBOLINGGO, – SGI – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo menggelar pembinaan mutu hasil pertanian dan penyerahan bantuan benih padi secara simbolis TA. 2022 yang berlangsung di ruang pertemuan DPKPP, Rabu (6/4).

Kepala DPKPP, Aries Santoso mengatakan Kementerian Pertanian melalui DPKPP setempat menyalurkan bantuan benih padi IP 400 sebanyak 625 kg bagi 4 kelompok tani dengan luas area tanam sekitar 25 hektar.

“Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional serta mengurangi biaya produksi pada petani. Sehingga melalui pembinaan ini petani dapat meningkatkan mutu hasil pertanian dan pendapatan serta kesejahteraannya,” kata Aries.

Dalam kesempatan ini juga Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin yang hadir bersama Sekda Kota drg. Ninik Ira Wibawati menyerahkan bantuan bibit padi program IP 400 bagi kelompok tani dan santunan BPJS ketenagakerjaan untuk nelayan secara simbolis.

“Di tahun 2023 nanti kelompok tani dan UMKM akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan-nya. Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah agar keluarga yang ditinggalkan dapat memiliki modal untuk usaha,” ujarnya.

Bahkan di tahun 2021 lalu pihaknya telah mengikutsertakan 2.860 nelayan dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan terbukti memiliki banyak manfaat. Program ini bisa membantu meringankan kebutuhan keluarga karena yang dijaminkan yaitu tulang punggung keluarga.

Habib Hadi juga menyinggung terkait sulitnya mendapatkan BBM solar. Sehingga menjadi tugas pemerintah untuk mencari cara agar kelompok tani bisa memiliki kuota khusus. Ia pun meminta DPKPP agar berkoordinasi dengan Pertamina agar bisa menyiapkan 1 tangki yang dikhususkan bagi nelayan dan kelompok tani.

Mudah-mudahan bantuan benih padi program IP 400 bisa bermanfaat dan menambah hasil pertanian menjadi lebih banyak lagi. Juga menambah wawasan kita sehingga bisa bercocok tanam yang lebih baik dan efisien agar bisa menambah penghasilan dari kelompok tani,” pesan Habib Hadi.

Sementara itu, Kabid PPHP DPKPP Irhamni Alfatih menambahkan indeks pertanaman (IP) 400 merupakan pilihan yang menjanjikan guna meningkatkan produksi padi nasional tanpa memerlukan tambahan fasilitas irigasi dan pembukaan lahan baru.

“Konsepnya adalah dalam satu tahun dapat ditanami padi selama 4 kali. Di tahun ini diusulkan bantuan benih padi IP 400 bagi kelompok tani kita agar bisa nantinya berkelanjutan di tahun-tahun yang akan datang,” urainya.

Menurutnya, DPKPP mengusulkan kelompok tani di 5 kecamatan, namun dikarenakan lahan sawah yang tersedia yaitu sawah tadah hujan sehingga hanya sebagian saja yang mendapatkan bantuan benih padi IP 400 tersebut.

Di Kota Probolinggo tidak bisa semua menanam benih padi IP 400. Hanya 2 wilayah Kecamatan Kademangan dan Mayangan saja yang bisa ditanami. Dikarenakan di tempat lainnya pola tanamnya adalah padi dan palawija. Maka 4 kelompok tani inilah yang memperoleh bantuan benih tersebut, Harapannya para petani dapat bercocok tanam dengan baik dan hasil produksinya lebih meningkat dari tahun sebelumnya,” tutup Irhamni.

Turut hadir dalam kegiatan ini narasumber dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo. (Har)

Antisipasi Kelangkaan BBM, Kapolres Pasuruan Cek Ketersediaan BBM di SPBU

PASURUAN.SGI. Dalam rangka untuk memastikan stock ketersediaan serta mencegah adanya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kab.Pasuruan, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. didampingi Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra, S.I.K., M.H. melakukan pengecekan ke SPBU di wilayah Kec.Purwosari dan Kec.Gempol, Kab.Pasuruan, Rabu (06/04/2022).

Kapolres Pasuruan melakukan pemantauan dan pengecekan langsung ke tempat lokasi SPBU mulai Pukul 13.00 Wib, yang dimulai pengecekan dari wilayah Kec.Gempol selanjutnya menuju wilayah Kec.Purwosari, Kab.Pasuruan.

Adapun SPBU yang dimonitoring dan dicek langsung oleh Kapolres antara lain :

  1. SPBU 54.671.22 Jl. Raya Malang – Surabaya No.16, Kec. Gempol.
  2. SPBU 54.67102 Jl. Raya Purwosari No.31, Kec. Purwosari.

Dalam kunjungannya AKBP Erick menyampaikan kepada pengusaha SPBU agar selalu menjaga ketersediaan BBM yang meliputi Pertamax, Pertalite, dan Solar, sehingga bisa mencukupi kebutuhan Warga sekitar.

“Penyaluran BBM subsidi harus disesuaikan kepada warga sesuai dengan ketentuan dari pihak Pertamina, jangan sampai terjadi penyimpangan Penyaluran, Seperti halnya menjual BBM yang bersubsidi ternyata dijual untuk Industri, hal ini adalah sebuah pelanggaran. Di samping itu juga jangan sampai menjual BBM dari SPBU yang dijual kepada warga dalam bentuk Jerigen atau dalam bentuk Drum besar, hal ini juga dilarang ” tegas Kapolres AKBP Erick.

Melalui kegiatan monitoring tersebut, Kapolres Pasuruan menyaksikan langsung jumlah volume BBM yang ada di SPBU melalui hasil dari ATG (Automatic Tank Gauging) yang ada di masing-masing SPBU.

“Jangan sampai terjadi praktek penimbunan BBM dalam bentuk apapun, dan diharapkan bahwa Pengusaha harus menyalurkan BBM sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku dan izin yang dikeluarkan oleh pihak Pertamina,” pungkas Kapolres Pasuruan.(ongko).

Polres Jember Gelar Pres Conference Ungkap Kasus Narkoba Selama Bulan Maret 2022

JEMBER.SGI. Dalam menghadapi bulan suci Ramadhan 1433 H / 2022 M Sat Resnkoba Polres Jember beserta Polsek jajaran melaksanakan kegiatan rutin yang di tingkatkan khususnya dalam ungkap kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Jember.

Polres Jember melalui Satreskoba menggelar Press Conference pengungkapan peredaran ribuan Hexymer atau pil kuning dan sabu yang berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Jember selama bulan maret, Rabo (06/04/2022).

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo SIK SH., mengatakan bahwa “Satuan Reserse Narkoba Polres Jember Selama periode bulan Maret 2022 telah mengungkap kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika narkoba sebanyak 29 kasus yang terdiri dari narkotika 16 kasus okerbaya 13 kasus jumlah tersangka yang ditangkap sebanyak 30 orang yang semuanya berjenis kelamin laki-laki”.

Sedangkan jumlah dan jenis barang bukti yang berhasil diamankan antara lain,sabu 77, 51 gram,harga jual per gram sebesar Rp. 1.200.000,- sehingga nilai keseluruhan bb sebesar Rp. 93.012.000,-, Ekstasi sebanyak 2 butir atau 1,03 gr dengan harga perbutir Rp.400.000 total sebesar Rp.800.000. Trihexyphenidyl 4760, Dekstromethorpan 1398, Uang Rp. 1.712.000,- Pipet kaca 3 buah,Alat hisap Shabu/bong 2 set, Handphone 15 buah dan Timbangan digital 1 buah. (R).

Dikira Sakit Perut Biasa Ternyata Ada Gelas di Dalamnya

,

Jember.SGI. Nurlasiadi 35 tahun salah seorang warga dusun Rowotenggu RT 04 RW 07 Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, menderita sakit yang aneh sejak tiga bulan.

Waktu di temui awak media Nurlasiadi menceritakan bahwa penyakit yang dideritanya sangat aneh, awalnya terasa nyeri pada bagian perut dan demam, itu saya kira penyakit biasa, lalu saya periksakan ke Nakes terdekat selanjutnya diberi obat lalu disuntik,”ujar Nurlasiadi.

Akan tetapi hari demi hari semakin menjadi dan tidak kunjung sembuh sehingga oleh tetangga dan teman dekatnya diunggah melalui media sosial, setelah viral di ketahui oleh salah satu relawan Bupati Jember H. Hendy Siswanto.

Mengetahui keadaannya Nurlasiadi yang sangat kritis maka Etni relawan dari Barhen tersebut melaporkan kepada salah seorang wakil rakyat dari komisi D Fraksi PDI P.

Mendapatkan laporan tersebut Indrijati selaku Anggota Dewan Komisi D langsung membawa Nurlasiadi untuk di rujuk ke Rumah Sakit Balung, setelah diperiksa dan difoto Rontgen hasilnya sangat mengejutkan juga aneh sekali.

Menurut Indriyati, setelah saya tanyakan hasil pemeriksaan kepihak rumah sakit, saya terkejut ternyata didalam perut Nurlasiadi ada sebuah gelas kaca yang ujungnya pecah dan pihak Rumah Sakit pun mengambil tindakan medis yaitu membedah perut Nurlasiadi dan ternyata benar,” jelas Indriyati.

Saya berharap kepada siapa saja warga Jember yang mau membantu atau bersedekah mumpung ini bulan baik silakan bantu Nurlasiadi mengingat kondisinya yang memang butuh uluran tangan kita semua demi meringankan bebannya,” harapnya.(r).

Wali Kota Probolinggo Buka Sosialisasi Hak Waris Bagi Anak Angkat

PROBOLINGGO, – SGI – Sebanyak 312 ketua RT/RW di Kecamatan Kanigaran mengikuti Sosialiasi Hak Waris bagi Anak Angkat secara virtual melalui zoom meeting di pendapa kecamatan setempat, Selasa (5/4) siang.

Camat Kanigaran Agus Rianto menjelaskan bahwa maksud tujuan acara tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman ketua RT/RW. “Agar bapak/ibu ketua RT/RW yang berada di wilayah Kecamatan Kanigaran paham tentang hak waris bagi anak angkat,” katanya. 

Saat memberikan sambutan, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin mengucapkan terima kasih kepada ketua RT/RW se-Kecamatan Kanigaran atas kerjasamanya telah menjadi mitra Pemerintah, selalu berperan aktif dalam menjalankan tugas mulia ini dan meningkatkan kreatifitas dan inovasi serta bersinergi dengan Pemkot.

Selain itu ketua RT/RW juga bertugas menyampaikan informasi, seperti pada acara siang hari ini. Ini sangat penting, harus dipahami, karena persoalan seperti ini biasanya terjadi di wilayah RT/RW. Supaya tidak terjadi dinamika yang tidak kita inginkan. Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini kita mempunyai gambaran/pemahaman tentang masalah hak waris yang sering terjadi,” jelas Habib Hadi.

Habib Hadi melanjutkan bahwa mengenai hak waris anak angkat supaya mempunyai kekuatan hukum harus ada keputusan dari pengadilan, sehingga tidak akan terjadi polemik di kemudian hari.
“Biasanya akan terjadi masalah antara anak kandung dan anak angkat, kalau masih ada orang tuanya baik-baik saja. Tapi ketika meninggal, perpecahan mulai terjadi. Tentunya, hal seperti itu bisa diambil langkah-langkah (pencegahan, red),” tambahnya. 

Habib Hadi juga berharap para peserta undangan mengikuti acara sampai selesai karena RT/RW merupakan peran penting dalam masyarakat. Mantan anggota DPR RI ini juga mengatakan bahwa di setiap kelurahan di Kota Probolinggo mempunyai Rumah Restorative Justice, untuk menangani semua permasalahan yang terjadi di wilayah RT/RW.

Semua diselesaikan di rumah Restorative Justice tersebut, ada pihak dari kepolisian dan kejaksaan yang akan membantu solusinya, jadi tidak perlu repot-repot lapor, diajaklah ke rumah (Restorative Justice, red) ini. Kalau ada permasalahan seperti hak waris ini bisa diajak, tapi dalam momen sosialisasi ini mempunyai modal pemahaman hukum dan aturan mengenai hak waris bagi anak angkat.

Insyaallah kalau semua berjalan, berkat kekompakan bapak ibu, keamanan, ketertiban, kedamaian di lingkungan masing-masing tetap terjaga. Tanpa ada kebersamaan mustahil kita bisa membangun wilayah masing-masing yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Selain ketua RT/RW, acara tersebut dihadiri juga oleh forkopimcam Kanigaran dan para lurah se-Kecamatan Kanigaran dan dengan narasumber dari Pengadilan Agama. (har)

Komisi II DPRD Pasuruan Soroti Retribusi RPH

Pasuruan, SGI – Buntut dari belum adanya kenaikan target PAD dari retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) Pemkab Pasuruan jadi sorotan dewan. terbukti, target RPH yang ada tahun ini disamakan dengan tahun 2021. Kamis (10/03/2022)

Adapun Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu menyampaikan, target PAD dari retribusi RPH tahun 2022 memang disamakan dengan sebelumnya. Besarannya, Rp 160 juta.

Tentu saja penetapan target itu bukannya tanpa alasan. Salah satunya dipengaruhi pengetatan dalam penyembelihan hewan, Kami tidak mau ada sapi bermasalah yang disembelih. Misalnya bunting. Pengetatan memang kami lakukan. Makanya, ini juga mempengaruhi target RPH tersebut,” ujarnya.

Dengan target sebesar Rp 160 juta setahun, itu direncanakan akan diperoleh dari 10 RPH yang ada di Kabupaten Pasuruan. Selain RPH Nguling, ada RPH Gondangwetan, Tutur, Purwosari, Sukorejo, Prigen, Gempol, Bangil, Pasrepan, juga RPH Wonorejo.

Itu artinya, rata-rata tiap RPH harus menyetor retribusi Rp 16 juta saja setahun. Meski tampak ringan, hal itu menurut Diana tak mudah. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang masih memilih untuk menyembelih mandiri.

Padahal, menyembelih di RPH bisa lebih praktis. Serta, dijamin keseterilannya dari penyakit. Dagingnya pun lebih higienis dan layak konsumsi.

Di sisi lain, stagnannya target PAD dari retribusi RPH, menjadi sorotan legislatif. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Fauzi mengungkapkan, PAD dari retribusi RPH harusnya bisa digenjot. Peningkatan pelayanan perlu dimaksimalkan. Sehingga target PAD bisa terdongkrak, Kami mendorong agar Pemkab Pasuruan bisa memaksimalkan PAD dari retribusi RPH,” sambungnya.

Dalam merealisasikannya, peningkatan pelayanan harus bisa dimaksimalkan. Sehingga, mendorong minat masyarakat dalam penyembelihan hewan ke RPH.

Misalnya saja dengan fasilitas pengangkutan ternak ataupun fasilitas yang lain. Yang intinya, bisa memudahkan masyarakat pemilik ternak, Regulasi untuk mengajak warga dan masyarakat serta pelaku usaha peternakan untuk mau memotongkan hewan ke RPH perlu dilakukan,” tutupnya.(hn/iL)

Sebanyak 87 Kantong Darah Yang Didapat UDD PMI Semalam di Masjid Baitul Jannah Jenggawah

JEMBER.SGI. Kegiatan donor darah yang digelar Tim Mobil Unit (MU) Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember di Masjid Baitul Jannah Jenggawah berhasil menghimpun 87 kantong. Ini menjadi rekor sementara dalam rangkaian kegiatan Donor Ramadhan yang digelar PMI Kabupaten Jember.

Dengan rincian golongan darah A terhimpun 18 kantong, golongan darah B sebanyak 31 kantong, golongan darah AB terkumpul 3 kantong, golongan darah O sebanyak 35 kantong. Total sebanyak 87 kantong darah.

“Alhamdulillah dalam satu kegiatan donor darah di Masjid Baitul Jannah Jenggawah berhasil menghimpun 87 kantong darah, ini rekor terbanyak sementara selama Ramadhan 1443 H,” kata H EA Zaenal Marzuki SH MH ketua PMI Kabupaten Jember.

PMI Kabupaten Jember meneruskan tradisi blusukan jemput bola pendonor selama puasa Ramadhan. Dia menjelaskan, tim mobil Unit PMI Kabupaten Jember dijadwalkan menggelar kegiatan donor darah sukarela di kecamatan-kecamatan dengan kerjasama dengan PMI Kecamatan. “Tiap Ramadhan, UDD PMI memang keliling ke kecamatan, desa untuk jemput bola pendonor. Kegiatan donor darah dipusatkan di kantor desa atau kecamatan atau masjid terbesar setempat,” imbuhnya.

Kegiatan donor darah Ramadan tersebut menjadi salah satu cara paling efektif untuk tetap menjaga stok darah di ruang penyimpanan UDD PMI Kabupaten Jember. Pasalnya, kegiatan donor darah tidak memungkinkan digelar di siang hari. Sebab, umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa pada siang hari.

Untuk itu, PMI Kabupaten Jember sudah beberapa tahun menggelar kegiatan donor darah pada malam hari, tepatnya setelah sholat tarawih. Bahkan, ada beberapa kegiatan yang digelar di masjid. Dengan demikian, jamaah sholat tarawih bisa langsung daftar donor darah di tempat. “Alhamdulillah cara ini sangat efektif, salah satu buktinya kegiatan donor darah di masjid Masjid Baitul Jannah Jenggawah,” ungkapnya.

PMI Kabupaten Jember menjadwalkan kegiatan donor darah keliling kecamatan di Kabupaten Jember. Selain itu, pelayanan donor darah pada siang hari dilayani di UDD PMI Kabupaten Jember, di Gerai Donor Markas PMI Jalan Jawa dan Gerai Donor Klinik Pratama PMI Jubung. Bahkan, UDD PMI selama Ramadan membuat posko donor di Alun-Alun Kabupaten Jember, tepatnya di depan masjid Jami Al Baitul Amien.

“Bagi yang tidak berpuasa bisa dilayani di UDD PMI, Gerai Markas PMI dan Gerai Klinik Pratama PMI sedangkan pada malam hari pelayanan ada di posko Alun-Alun dan tim Mobil Unit yang keliling kecamatan,” imbuhnya. (R).

Gagal Menjalankan Aksinya Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Semboro

Jember.SGI. Seorang pelaku curanmor berinisial TP (38), gagal menjalankan aksinya setelah kepergok warga saat melakukan pencurian sepeda motor di kawasan Pasar krempyeng desa sidomekar kecamatan Semboro Kabupaten Jember.

Kapolsek semboro AKP Sholikin Agus SH menuturkan, aksi pencurian terjadi pada hari Kamis (31/03/22)pagi,sekira pukul 06.00 Wib,Korban memarkir sepeda motor miliknya tersebut di Area pasar dengan terkunci stir, Selanjutnya di tinggal belanja membeli kebutuhan dapur,
Karena kurangnya pengawasan, dengan mudah pelaku berhasil membobol kunci kontak sepeda motor korban, dan juga sempat mendorong menjauh dari lokasi.

Tapi malang, pelaku tidak bisa menghidupkan sepeda motor hasil curian dan kemudian dipergoki warga sekitar dan petugas kepolisian yang kebetulan ada di sekitar TKP, kemudian mengamankan pelaku berikut barang bukti oleh unit Reskrim Polsek Semboro untuk menghindari main hakim sendiri oleh warga.

Selain mengamankan pelaku polisi mengamankan barang bukti, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario warna abu-abu No Pol P-2944-KX beserta STNK ,1 (satu) buah kunci T,selanjutnya dibawa ke Mapolsek untuk penyidikan lebih lanjut, Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHPidana.(r).

Puluhan Jamaah Sholat Terawih Antusias Ikuti Donor Darah

JEMBER.SGI. Puluhan jamaah sholat tarawih di Masjid Raya Al Baitul Amien pada awal Ramadan 1443 H antusias mengikuti kegiatan donor darah sukarela di posko Donor Ramadhan di Alun-Alun Kabupaten Jember. Puluhan jamaah mendaftarkan diri ikut menyumbangkan darah untuk sesama yang sedang membutuhkan tranfusi darah.

Bahkan, para relawan pendonor yang lolos donor darah akan mendapatkan sovenir berupa muk cantik dari UDD PMI Kabupaten Jember.

Berdasarkan catatan tim mobil unit (MU) Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember ada 31 relawan pendonor yang mendaftar ke petugas. Namun, hanya 24 relawan pendonor yang lolos untuk donor selanjutnya. “Total yang daftar pada hari pertama sholat tarawih sebanyak 31 orang tetapi yang lolos hanya 24 orang. Yang ditolak karena tensi/HB rendah 7 orang semoga semakin hari semakin banyak pendonor,” kata Yoni Setiawan SE, Pengurus PMI Kabupaten Jember yang ikut monitoring hari pertama Giat Donor Ramadahan 1443 H di Alun-Alun Kabupaten Jember.

Dia menjelaskan, yang daftar untuk donor darah tidak hanya jamaah yang salat tarawih di Masjid Raya Al Baitul Amien saja. “Ada juga pengunjung Alun-Alun Jember yang ikut mendaftar menjadi pendonor,” kata Yoni Setiawan.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengatakan kegiatan Donor Darah Ramadan yang dilakukan oleh PMI Kabupaten Jember dilakukan seperti sebelumnya. Kegiatan donor darah Ramadan dilakukan pada malam hari setelah salat tarawih. “Tim Mobil Unit UDD PMI Kabupaten Jember ada yang tiap hari mangkal di Alun-ALun, tepatnya di depan masjid Jami’ Al Baitul Amin,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Sedangkan tim MU UDD PMI Kabupaten Jember lainnya keliling menggelar donor darah Ramadan yang dipusatkan kantor kecamatan, balai desa/ kelurahan atau di masjid raya di kecamatan setempat. “Sudah ada jadwal kegiatan donor darah keliling pada malam hari di belasan kecamatan di Jember,” imbuhnya.

Namun, dimungkinkan juga digelar donor darah pada siang hari di bulan Ramadan. “Biasanya kegiatan donor darah di Gereja yang pendonornya jemaat gereja dilakukan pada siang hari,” ungkapnya. (R).

SIM Cak Bhabin Inovasi Baru Satlantas Polrestabes Surabaya

SURABAYA.SGI. Inovasi Satlantas Polrestabes Surabaya dalam pelayanan permohonan SIM kembali dilakukan.
Kali ini Satlantas Melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya dengan nama SIM Cak Bhabin, warga Surabaya kini lebih mudah dalam melakukan permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengapresiasi langkah Satlantas Polrestabes Surabaya yang dinakhodai AKBP Teddy Chandra dalam program mempermudah layanan masyarakat.

“Kami melibatkan Bhabinkamtibmas untuk menjaring warganya yang hendak melakukan permohonan SIM. Ini sebagai bentuk pola komunikasi agar polisi lebih dekat dengan masyarakat,” kata Yusep, Sabtu (2/4/2022).

Inovasi ini ditujukan agar warga Surabaya lebih mudah untuk mendapatan layanan SIM, Para Bhabinkamtibmas di 103 kelurahan di Surabaya ini akan bekerjasama dengan perangkat kelurahan , menjaring warganya yang kemudian diinvetarisir untuk dimohonkan secara kolektif,” imbuhnya.

Meski begitu, setiap pemohon SIM juga diharapkan lulus ujian baik ujian teori elektronik maupun ujian praktek.
Satlantas Polrestabes Surabaya juga menyediakan tempat latihan uji SIM praktek di halaman depan Satpas Colombo.

“Nah area latihan ini dapat digunakan bagi warga yang memohonkan SIM. Bisa didampingi cak Bhabhin dan petugas Satpas nantinya. Sebelum jadwal uji tes dilaksanakan,” terangnya sambil menunjuk tempat uji praktek SIM, Selain itu untuk kisi-kisi ujian teori juga bisa diberikan Bhabin kepada warga pemohon di wilayahnya untuk dipelajari,” terang Yusep.

Yusep menyebut, SIM kolektif yang dinahkodai Bhabinkamtibmas itu bakal dilaksanakan berkala tergantung jumlah pemohonnya.

“Sementara ini baru hari sabtu saja, ini berproses. Nantinya jika animo masyarakat tinggi maka akan kami buka dengan intensitas lebih banyak,” lanjut mantan Dirkrimsus Polda Jatim itu.
Yusep juga memastikan tidak ada kuota dalam permohonan SIM kolektif yang diajukan oleh Bhabinkamtibmas di 103 Kelurahan di Surabaya itu.

“Saat ini belum ada kuota. Jadi kami akomodir semua permohonan warga. Namun untuk pelaksanaannya kami jadwalkan agar tidak terjadi penumpukan” pungkasnya. (Ongko).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai