BANDUNG.SGI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehtan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021).
Vaksinasi ini ditarget 10.000 orang dengan sasaran masyarakat umum seperti lansia, dewasa dan pra lansia. Selain Kota Bandung, vaksinasi ini diikuti warga Kabupaten Bandung, Cimahi, Sumedang dan Garut.
Menurut Kapolri, program vaksinasi ini terus digenjot disejumlah daerah. Bahkan orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu mendukung program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan 1 juta vaksinasi dalam sehari.
“Kami ingin melihat pelaksanaan vaksin di lapangan sehingga kita tahu akan prosesnya termasuk teknis di lapangan seperti apa. Ini dalam rangkat menindaklnjuti program vaksinasi presiden 1 juta 1 hari,” kata Sigit dalam keterangannya.
Menurut dia, dalam mendukung program presiden, potensi TNI dan Polri serta pemda harus dimaksimalkan dengan baik.
“Mohon dukungan media untuk untuk sosialisasi ke masyarakat bagi yang belum vaksin agar datang di titik tertentu yang telah ditentukan seperti di polsek, polres, kodim, koramil puskesmas atau stadion dan tempat tempat lain,” ungkap mantan Kabareskrim Polri ini.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga mendukung program vaksinasi presiden dengan target 1 juta 1 hari. Dia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik. “Kalau kita lihat masyarakat di Stadion Gelora Bandung ini sangat antusias dan luar biasa. Kita berharap program vaksinasi 1 juta 1 hari bisa tercapai,” kata Hadi.
Dia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) walaupun sudah di suntik vaksin. “Tetap patuhi dengan ketat prokes dengan memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” harapnya. (Ongko.SGI).
Jember.SGI.16/06/2021.Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember melakukan unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi serta pendapat, Rabu (16/06/21) Pukul 09.05 WIB.
Kegiatan unras di ikuti sekitar 150 mahasiswa bertempat di depan kantor Pemkab Jember, aksi unjuk rasa dengan Korlab Sdr. Muhammad Faqih Alharamain ( Ketum PC PMII Jember ), di jaga ketat oleh jajaran Polres Jember.
Pengamanan yang dipimpin Kapolres Jember AKPB Arif Rachman Arifin, dan diikuti oleh Kompol Kadek Ary Mahardika (Waka Polres Jember), Kompol Agus Supariono ( Kabag Ops Polres Jember) , Akp Heri Sumadmo ( Kapolsek Patrang), Akp Sugeng ( Kapolsek Sumbersari), Akp Komang Yogi ( Kasat Reskrim), Akp Eko Basuki ( Kasat Samapta), Akp Darto (Kasat Intel), Akp Jimmy H.M (Kasat Lantas Polres Jember) , Anggota Samapta, Anggota Polsek Kabupaten Jember, Anggota Sat Lantas , Resmob , Reskrim, dan Intel Polres Jember.
Dalam rangka Menolak Industri Tambak Modern PT. New Jember Golden Internasional di wilayah Kepanjen Gumukmas dan Rencana Legalisasi Tambang Pasir Besi Serta segala bentuk Pembangunan Ekstraktif yang mengancam sumber kedaulatan agraria.
Dalam orasi yang disampaikan oleh korlap antara lain :
Menolak dengan tegas kapitalisasi industri pertambangan dan pertambakan modern di pesisir selatan kabupaten jember.
Menolak eksploitasi pertambangan galian C yang berpotensi merusak lingkungan hidup.
Menekankan pemerintah Kabupaten Jember untuk menyelesaikan konflik horizontal antara perusahaan dengan masyarakat terdampak pertambangan dan pertambakan modern.
Menekankan pemerintah untuk menghentikan kriminalisasi dan intimidasi terhadap petani dan nelayan.
Segera revisi perda no 1 tahun 2015 tentang RTRW agar berpihak kepada masyarakat.
Setelah penyampaian orasi akhirnya PMII membubarkan barisan tanpa adanya anarkisme dan kembali situasi kondusif.(ron.SGI).
Jember.SGI. Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (HARKAMTIBMAS) adalah tanggung jawab kita semua selaku warga negara yang baik, demikian pula sebagai Anggota Polri yang berdedikasi dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas pokoknya sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan warga masyarakat Jember.
Maka dari itu untuk memutus mata rantai covid 19, gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP melakukan pembubaran pusat keramaian, selasa (15/06/21).
Pemberlakuan jam malam sudah diberlakukan sepekan ini mulai pukul 21.30 wib, pengunjung serta penjual di Alun-alun Jember selain di bubarkan juga di himbau, supaya masyarakat terhindar dari virus yang sedang merajalela di dunia yaitu covid 19.
Selain Alun-alun Team Alap-alap Samapta Polres Jember juga melakukan operasi di seluruh wilayah Jember untuk mengantisipasi 3C ( curat, curas, curanmor).
Seperti halnya yang telah disampaikan Akp. Eko Basuki Teguh ( Kasat Samapta), “setiap malam selain pembubaran serta sterilisasi Alun-alun, kami juga melaksanakan operasi di wilayah rawan, tindakan kepolisian ini adalah bentuk tugas wewenang dan tanggung jawab kami sebagai anggota kepolisian negara republik Indonesia yang di beri amanah oleh undang undang untuk melaksanakan dan menjaga Harkamtibmas, pemeliharaan ketertiban masyarakat , ” Ujarnya.
” Selain itu kami juga melaksanakan operasi dan pengamanan ( menjaga,patroli dan pengaturan) untuk menindak tegasi para pengguna kendaraan yang masih menggunakan knalpot brong juga terus kami lakukan bersama Sat Lantas, selain menilang juga menghancurkan knalpot brongnya oleh pemilik kendaraan sendiri, ” Lanjut Kasat Samapta.(ron.SGI).
SURABAYA.SGI. Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Mayjen Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (15/6/2021) malam, melakukan koordinasi terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Sekda Provinsi Jatim, Danrem 084/Bhaskara Jaya, PJU Kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Kepala OPD Provinsi Jatim, Kapolres Tanjung Perak dan Forkopimda Kabupaten/kota, yang dilakukan secara virtual.
Tujuan dilaksanakan koordinasi terkait dengan PPKM Mikro ini, untuk menganalisa dan mengevaluasi pelaksanaan PPKM Mikro di Provinsi Jatim dan menentukan tindak lanjut khususnya Kabupaten Bangkalan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jati menyampaikan, adanya penurunan BOR Cobid-19 setelah diperlakukannya PPKM Mikro. Namun, perlu juga diwaspadai terhadap kenaikan BOR Covid-19 setiap adanya libur Panjang.
“Kapasitas tempat tidur ICU tersedia masih mencukupi dan kapasitas tempat tidur ICU terpakai mengalami peningkatan. Kapasitas tempat tidur Isolasi tersedia masih mencukupi dan kapasitas tempat tidur Isolasi terpakai mengalami penurunan,” kata Kadinkes Jatim, Herlin Ferliana, Selasa (15/6/2021) malam.
Ditambahkan, bahwa BOR ICU Covid-19 sebesar 48% dan BOR Isolasi Covid-19 sebesar 45%. BOR ICU Covid-19 lebih banyak dibandingkan dengan BOR Isolasi Covid 19, hal tersebut menunjukan pasien dengan kondisi berat/kritis lebih banyak dirawat di RS Rujukan Covid 19.
“Data PPKM Mikro tren harian zonasi hijau dan kuning terjadi penurunan sedangkan untuk zonasi kuning dan merah mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid-19 Jatim menyebutkan, upaya strategis Pemkab Bangkalan dalam rangka penanganan Covid-19. Menyediakan tempat Konversi BPWS Madura sebagai ruang isolasi terpusat di Bangkalan dengan kapasitas 72 orang dan terisi 55 orang.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, Kepala daerah agar melaksanakan monitoring update data peningkatan kasus aktif Covid-19 serta ketersediaan BOR di Rumah Sakit masing-masing daerah.
“Sehingga dapat cepat mengambil tindakan upaya antisipasi guna mencegah dan meminimalisir penularan virus Covid-19,” jelasnya.
Lanjut Khofifah, tingkatkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan PPKM Mikro. Hal ini dilakukan guna mengurangi kegiatan yang menimbulkan kerumunan yang menjadi salah satu penyebab penyebaran virus Covid-19.
“Konsultasikan kepada Satgas Covid-19 Provinsi Jatim kegiatan PPKM Mikro agar kegiatan yang dilaksanakan dapat optimal,” lanjut dia.
Selain itu Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menjelaskan, dedepan penyekatan agar di laksanakan di dua arus perbatasan baik masyarakat Madura yang akan berpergian ke Surabaya, maupun masyarakat Surabaya yang akan berpergian ke Pulau Madura.
“Penyekatan dua arah ini bertujuan agar tidak adanya diskriminasi bagi masyarakat madura bahwa pemerintah provinsi hanya melindungi kota Surabaya sedangkan masyarakat surabaya bebas keluar masuk pulau madura tanpa harus dilaksanakan swab,” ucap dia.
Sementara itu, Pangdam V Brawijaya menyatakan, agar seluruh kepala daerah yang mendapat amanah memimpin daerahnya untuk senantiasa memiliki tanggung jawab dalam rangka mengikuti kegiatan rapat kordinasi yang di laksanakan Pemerintah Provinsi Jatim. Hal ini sebagai wujud mempertajam pelaksanaan PPKM Mikro.
“Tingkatkan Solidaritas Forkopimda Kabupaten/ Kota dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. Media sosial berperan penting dalam memberikan gambaran kepada masyarakat tentang betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” jelas Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Mayjen Suharyanto.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, pelaksanaan kegiatan seperti pembagian masker, penyemprotan Disinfektan, pemasangan spanduk himbauan protokol kesehatan, operasi yustisi serta pemberian sembako adalah upaya yang harus terus di laksanakan dengan berkolaborasi antara TNI, Polri maupun Pemerintah daerah.
“Mempersiapkan tiga titik penyekatan di wilayah zona merah di Kabupaten Bangkalan. Baik secara stationer maupun mobile di perbatasan wilayah guna mengurangi mobilitas masyarakat,” jelas kapolda jatim.
“Operasi yustisi harus terus di tingkatkan sampai masyarakat memiliki kesadaran diri bahwa pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19,” pungkasnya.(ongko.SGI).
LUMAJANG.SGI.15/06/2021. Forkopimda Kabupaten Lumajang menggelar Apel gelar pasukan penegakan disiplin Protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 di Kabupaten Lumajang dengan melaksanakan 3M ( memakai Masker, Mencuci tangan, dan menjaga jarak ) dan 3T ( Tracing, Testing dan Treatmen ), Selasa (15/6/2021).
Apel gelar pasukan digelar di Alun-alun Kabupaten Lumajang dihadiri oleh Bupati Lumajang Sdr. H. Thoriqul Haq, MML., Dandim 0821 Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol., Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si., Danyonif 527BY Letkol Inf Alexander Terangta. PA..
Bertindak selaku Pimpinan apel Bupati Lumajang Sdr. H. Thoriqul Haq, dengan peserta apel 1 SSK Pa Staf, Danramil dan anggota Kodim 0821, 1 SST Yonif 527, 1 SST Polres Lumajang, 1 SST Satpol PP Kab. Lumajang, SST Dishub Kab. Lumajang, 1 SST Polkes dan Dinkes Kab. Lumajang, 1 SST BPBD dan PMI Kab. Lumajang, Kendaraan Tim Satgas Covid-19 Kab. Lumajang 9 unit Ambulans Dinkes, 1 unit RS Bhayangkara, 1 unit TRC BPBD, 2 unit patroli Satpol PP, 1 unit ambulans Kodim 0821 dan 1 unit Dokkes Polres Lumajang.
Dalam sambutannya Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, MML menyampaikan bahwa Forkopimda Lumajang terus bersinergi dan komunikasi dalam setiap kegiatan penegakan disiplin Prokes kemudian kegiatan ini agar ditindaklanjuti ditingkat Forkopimka secara otomatis.
“Kegiatan kemasyarakatan agar terus dilakukan pemantauan sehingga tidak terjadi kerumunan dan kami ucapkan terima kasih kepada Forkopimka yang telah mengambil langkah preventif sehingga, Kab. Lumajang sangat kondusif, tidak ada penolakan yang siknifikan dari keluarga maupun pasien terpapar.” kata H. Thoriqul Haq.
Bupati juga menyampaikan bahwa langkah kebersamaan di Kabupaten Lumajang dalam pencegahan covid-19 dan penegakan disiplin Prokes pada saat liburan Lebaran dengan menutup semua tempat wisata merupakan langkah yang cukup baik.
“Dan ini hasilnya terbukti pasca lebaran di Lumajang nol yang terkonfirmasi positif, bahkan di rumah sakit juga kosong tidak ada pasien Covid. Semoga kegiatan hari ini sebagai kontrol untuk tetap semangat dalam penegakan Prokes tidak boleh kendor dan tetap semangat.” pungkas Bupati Lumajang.
Dandim 0821 Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol juga menyampaikan arahannya kepada seluruh peserta apel, Operasi yustisi penegakan disiplin Prokes untuk tetap dilaksanakan di jalan, pasar, hiburan, kafe atau hiburan dalam pesta pernikahan mari kita rapatkan barisan agar kita bisa antisipasi penyebaran pandemi covid-19 diwilayah Kabupaten Lumajang.
“Perhatikan Prokes dengan tetap jaga jarak, penggunakan masker dan tiga pilar agar tetap intens untuk sosialisasi 3M, 3T tetap dilaksanakan jangan sampai kendor, sebagai pedoman nanti akan diterbitkan surat edaran dari Bupati Lumajang dan kewajiban kita semua untuk mengawalnya.” ungkap Dandim
Letkol Inf Andi A. Wibowo menambahkan kegiatan pembatasan- pembatasan tetap sesuai prosedur sehingga tidak terjadi klaster baru, maksimal 50 % dari kapasitas tempat acara dengan tetap mengetahui Forkopimka.
Sementara Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si menyampaikan mobilisasi masyarakat dari wilayah zona oranye dan merah agar sedini mungkin diantisipasi, seperti berkunjung atau menghadiri hajatan secara rombongan di kota zona merah tersebut, sehingga nantinya dapat diminimalisir penyebaran pendemi covid-19.
“Karena terbukti beberapa kasus yang terjadi yaitu sepulang dari luar kota kembali ke Lumajang, kita selaku penegak disiplin Prokes yang merupakan benteng terkahir harus tetap sinergi dan semangat dalam rangka meminimalisir terjadinya penyebaran covid-19 diwilayah Kab. Lumajang” pungkas AKBP Eka Yekti.
Setelah apel gelar pasukan Bupati Lumajang beserta tamu undangan melaksanakan pengecekan kesiapan kendaraan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Lumajang yang nantinya siap digerakkan setiap saat. (har.SGI).
SURABAYA.SGI.15/06/2021. Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim menggagalkan penyelundupan puluhan ribu benih lobster jenis pasir dan mutiara.
Pengungkapan ini terjadi di Jalan Raya Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (12/6/2021) lalu.
Kedua pelaku yang berhasil diringkus yakni, WNT (33) dan RA (24) yang keduanya warga Trenggalek, Jawa Timur.
Kabid humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko menjelaskan, para tersangka ditangkap di Tulungagung. Saat keduanya hendak membawa puluhan benih lobster tersebut ke Jakarta.
“Yang bersangkutan diamankan di Tulungagung. Rencananya, barang buktinya akan dibawa ke Jakarta,” kata Kombes Gatot Repli Handoko, Selasa (15/6/2021) siang.
Lanjut Gatot, benih lobster yang diamankan dari tangan para penyelundup sekitar 30.500 ekor. Masing-masing 30 ribu ekor jenis mutiara dan 500 ekor jenis pasir. Sedangkan jika diuangkan kata Gatot, total kerugian mencapai satu miliar rupiah.
Selain mengamankan benih lobster. Beberapa barang milik tersangka seperti handphone, kartu ATM BCA, buku rekening serta uang tunai Rp 10 juta juga disita saat penangkapan.
“Ada juga kendaraan (roda empat), satu unit. Yaitu kendaraan yang digunakan untuk mengangkut mengirimkan secara ilegal bibit atau benur yang ada (juga diamankan),” lanjutnya.
Kedua tersangka diancam dengan pasal tentang penanganan tindak pidana perikanan, yaitu Pasal 26 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020. Ancamannya 5 tahun penjara. Dengan denda maksimal Rp 1,5 miliar.
Kronologinya, peristiwa itu terjadi pada Sabtu tanggal 12 Juni 2021, petugas Unit IV/Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim mendapatkan informasi terkait usaha perikanan di bidang pemasaranan jenis benih bening lobster.
Informasi itu ditindaklanjuti oleh anggota untuk segera melakukan penyelidikan serta observasi lapangan di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Sekira pukul 05.00 WIB, anggota mendapatkan mobil merk Yaris Nopol AE 1291 PC warna merah yang dicurigai membawa benih lobster melintas di Jalan Raya Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
“Petugas melakukan pengejaran dan setelah berhasil menghentikan laju mobil tersebut. Kemudian petugas melakukan penggeledahan kendaraan dan ditemukan 3 buah strerofoam berisi benih lobster yang dibungkus dengan plastik berisi oksigen dengan jumlah total keseluruhan kurang lebih 30.000 ekor benih lobster jenis pasir dan 500 ekor jenis mutiara,” ungkap AKBP Zulham, Wadirkrimsus polda jatim, usai merilis di Bidhumas polda jatim. (Ongko.SGI).
JAKARTA.SGI.15/06/2021.Kalangan DPR merespon positif pembentukan Kampung Tangguh Narkoba yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait maraknya peredaran narkoba di Indonesia.
Anggota Komisi III DPR Supriansa menilai, pembentukan Kampung Tangguh Narkoba merupakan ide cerdas Kapolri sebagai benteng pertahanan untuk menjaga masyarakat dari bahaya narkoba.
“Kami dari Farksi Golkar sangat mengapresiasi ide cerdas Bapak Kapolri untuk membuat pertahanan yang kuat guna mencegah peredaran gelap narkoba di tengah-tengah masyarakat yang diberi nama Kampung Tangguh Narkoba,” kata Supriansa kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).
Menurutnya, narkoba memang sudah sangat merusak dan mengkawatirkan, karena menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat terutama generasi penerus bangsa. Bahkan, pemerintah secara nyata telah menyatakan perang terhadap narkoba. “Itu artinya seluruh kekuatan bangsa harus kita keluarkan untuk melawan peredaran gelap narkoba,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi III DPR lainnya Santoso. Politikus Partai Demokrat ini setuju dengan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba sebagai langkah nyata pihak kepolisian berperang melawan narkoba.
“Sangat setuju, narkoba musuh bangsa, jangan hanya slogan saja tapi harus dibuktikan dengan aksi yang nyata salah satunya pembentukan Kampung Tangguh Narkoba di seluruh Indonesia,” ujar Santoso.
Saat ini, kata dia, peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan bahkan kronis. Hampir di semua daerah sudah dimasuki oleh narkoba. “Bukan hanya di kota besar saja, narkoba sudah masuk ke kampung-kampung. Karena itu pemberantasan harus masif dan sinergis antara penegak hukum dan masyarakat,” ungkapnya.
Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengintruksikan kepada seluruh kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba diwilayah masing-masing.
Kampung ini bisa dibentuk pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stakeholder terkait. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi dini peredaran narkoba di area tempat tinggal. Dengam begitu sistem pencegahan bisa dimaksimalkan.
“Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan memiliki daya cegah dan daya tangkal,” kata Sigit usai mereles pengungkapan kasus sabu 1,1 ton di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021). (ongko.SGI).
Jember.SGI.14/06/2021. Pemkab Jember menggelar acara pembinaan mental dan spiritual bagi para ASN Kabupaten Jember dengan menghadirkan penceramah kondang Gus Miftah, senin pagi 14/06/2021.
Acara tersebut diselenggarakan secara luring terbatas yang di hadiri oleh Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto, Wabub Jember KH.MB FirjaunBarlama, KH.Miftah Maulana Habiburahman, jajaran Kepala OPD,para Camat, juga para Kades dan Masyarakat Kabupaten Jember secara virtual siaran langsung.
Bupati Hendy menyampaikan, acara ini merupakan sebagai langkah Pemkab Jember dalam memberikan bekal akhlak sumber daya manusia penyelengaraan birokrasi, harapannya agar bisa terwujud ASN Pemkab Jember ini berintegritas tinggi dan mampu memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat.
Acara yang dimulai dengan membaca tahlil bersama atas meninggalnya pengasuh pondok pesantren Sidogiri KH.Ahmad Nawawi Abdul Jalil, tahlil dipimpin langsung oleh Wabub Jember KH.MB Firjaun Barlama yang kemudian dilanjutkan dengan Tausiyah dari Gus Miftah.
Gus Miftah menerangkan, pentingnya menjunjung tinggi kerja tim di dalam mencapai tujuan yang mulia, Fastabiqul Khoirot yang artinya berlomba lombalah menjadi yang terbaik di posisinya masing masing dan mendedikasikannya dalam kerja tim untuk mencapai tujuan,” ujar Gus Miftah.
Bahkan kerja tim ini telah dicontoh oleh para Wali bahu membahu mewujudkan kemerdekaan indonesia, para waliallah itu sangat mengerti kerja tim itu seperti apa, Afdholu Amali bil Jamaah, sebaik baik nya pekerjaan adalah yang dilakukan berjamaah atau kerja tim artinya ada kesolidan itu adalah hal yang mutlak harus kita lakukan dan tujuan yang kita ingin capai bisa berhasil.(ron.SGI).
JAKARTA.SGI.14/06/2021.Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh Kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba. Instruksi ini disampaikan usai mengungkap jaringan narkoba internasional yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat dengan barang bukti 1,129 ton sabu.
“Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).
Menurut dia, Kampung Tangguh Narkoba dibentuk oleh jajaran kepolisian dengan menggandeng Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stekholder terkait. Sigit menginginkan setiap Kampung Tangguh Narkoba memiliki daya cegah dan daya tangkal terhadap ancaman narkoba.
“Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan itu maka kita memiliki daya cegah dan daya tangkal,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.
Pada sisi lain, Sigit menyerukan kepada anggota untuk perang melawan narkoba dan menuntaskan permasalahan narkoba dari mulai hulu sampai hilir. Mantan Kapolda Banten itu menekankan perlu membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada seperti BNN, Bea Cukai dan Ditjen PAS.
“Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kita bisa bekerja maksimal dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada. Narkoba adalah ancaman kita bersama. Maka kita harus melenyapkan narkoba dari Indonesia. Ini butuh kerja keras serta kerjasama dari seluruh elemen, stakeholder dan masyarakat,” ucapnya. (Ongko.SGI).
SURABAYA.SGI.14/06/2021.Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bersama Polres jajaran meringkus aksi premanisme di wilayah Jawa Timur.
Bertempat di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, pada Senin (14/6/2021) siang, merilis hasil ungkap aksi premanisme di wilayah jatim.
Preman yang berhasil diringkus sebanyak 67 orang dari beberapa wilayah di jatim. Penindakan premanisme ini hasil ungkap Ditreskrimum polda jatim, Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, Polres KPPP Tanjung Perak dan Polres Mojokerto.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat rilis menyebutkan, sesuai dengan intruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Polda jawa timur bersama polres jajaran tengah meringkus 67 premanisme yang meresahkan masyarakat.
“Pengungkapan ini sesuai dengan intruksi bapak Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo. Bersama polres jajaran, Ditreskrimum polda jatim berhasil meringkus 67 preman,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (14/6/2021) siang.
Modus operandi yang dilakukan oleh puluhan preman ini, bahwa mereka melakukan pemalakan kepada sopir bus dan truk, menaikkan harga tiket hingga 400 persen dan melakukan pemerasan dengan cari kekerasan kepada sopir truk.
“Para preman ini biasa beraksi di pelabuhan, terminal bus dan pangkalan bus dan truk,” tambahnya.
Dari pengungkapan ini, barang bukti yang diamankan antara lain, uang tunai 9 juta lebih, tiga unit R4, satu unit R2, satu bandel kwitansi serta barang bukti yang lain.
Sementara itu untu para pelaku akan dijerat dengan Pasal 49 Juncto pasal 17 Perda Jatim Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas perda jatim nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan, ketertiban dan perlindungan masyarakat, dengan ancaman hukuman pidana 3 (tiga) bulan atau denda 50 juta. (Ongko.SGI).