Jakarta – Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap YouTuber Muhammad Kace alias Muhammad Kece yang diduga terlibat dalam konten penistaan agama lewat unggahannya,Penangkapan itu, kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, dilakukan di sekitar wilayah Bali.
“Sudah ditangkap, di Bali,” kata Komjen Agus saat dikonfirmasi awak media, Rabu (25/8),Kata Agus, penyidik akan membawa sosok penceramah tersebut ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di gedung Bareskrim.Hari ini akan dibawa ke Bareskrim,” tambah Komjen Agus.
Muhammad Kace merupakan YouTuber yang kerap membagikan konten ceramahnya secara daring. Dia menjadi fenomenal dan berpolemik usai menyinggung Nabi Muhammad SAW.
Contoh materi ceramah Muhammad Kece yang menjadi kontroversi yakni terkait kitab kuning dan Nabi Muhammad SAW. Itu terlihat dari unggahan Muhammad Kece di kanal Youtube-nya dalam judul ‘Kitab Kuning Membingungkan’.
Unggahan itu kemudian menjadi polemik dan mendapat kritik dari sejumlah pihak. Bahkan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menilai ceramah yang disampaikan oleh Muhammad Kece berisi ujaran kebencian dan penghinaan terhadap simbol keagamaan.
Menurut Yaqut, semestinya aktivitas ceramah dan kajian dijadikan ruang edukasi dan pencerahan. Yaqut menyebut ceramah merupakan media untuk meningkatkan pemahaman keagamaan publik terhadap keyakinan dan ajaran agamanya masing-masing, bukan untuk saling menghina keyakinan dan ajaran agama lainnya.
Sementara, catatan Polri, ada sekitar 400 unggahan berkaitan dengan video Muhammad Kece yang kontroversi dan diduga menistakan agama. Polisi menyatakan, dari ratusan video itu, ada 20 video yang sudah diblokir atau di take down.
Polisi juga meminta agar masyarakat tak membagikan ulang (share) video-video berkaitan dengan konten YouTuber Muhammad Kace. Polri mengingatkan jeratan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) kepada penyebar video.(ongko.SGI).
Jember.SGI. Gelar Apel Kesiap Siagaan yang di laksanakan di Alun alun Kecamatan Puger Kabupaten Jember,Kamis 26/08/2021.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto didampingi Wabup Jember KH.MH.FirjaunBarlama, Forkopimda, BPBD Jember,Camat serta Kepala Desa dan Anggota Pramuka juga relawan.
Bupati Hendy menerangkan, kegiatan Apel Kesiap Siagaan penanggulang Bencana ini akan dilakukan terus, dalam hal ini kami sampaikan kepada BPBD untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, membuat jalur jalur evakuasi sebab ada 6 Kecamatan yang rawan bencana.
namun ahkir akhir ini ada informasi dari BMKG kemungkinan adanya bencana Tsunami di 6 lokasi, berdasarkan inilah kita akan memperkuat tim kita dan masyarakat, Kesiap Siagaan dari petugas hanya 1, 7 persen untuk itu butuh kolaborasi dengan masyarakat.
Bupati Hendy juga menambahkan, disamping BMKG kita sudah memiliki alat yang cukup canggih akan tetapi kami anjurkan menghidupkan kembali pos kampling dan memasang kentongan sebagai tanda bahaya yang dari dulu ada,” tambah Bupati.
Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati hati ikuti anjuran dari Pemerintah apabila ada bencana dan jangan menyebarkan berita berita hoax yang dapat meresahkan masyarakat, ini merupakan antisipasi akan adanya bencana yang datang itu hanya Allah yang tau.(ron.SGI).
Jakarta.SGI. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi massal dan bakti sosial alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994 di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka Bakti 27 Tahun Pengabdian Alumni Akpol Angkatan 1994.
Sigit pun mengapresiasi apa yang dilakukan para alumni Akpol 94. Menurutnya, program ini selaras dengan target Pemerintah Indonesia untuk akselerasi vaksinasi sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Hari ini rekan-rekan alumni Akpol 94 terpanggil untuk ikut membantu melaksanakan akselerasi terkait program vaksinasi nasional yang memang sampai saat ini kita harapkan untuk bisa dipercepat dan kemudian targetnya ditingkatkan karena pak presiden sudah memberikan target harapannya satu hari bisa 2 juta (vaksinasi. Oleh karena itu secara bertahap kita bisa menyesuaikan sesuai arahan pak presiden,” kata Sigit dalam konferensi pers di Gedung PTIK.
Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengapresiasi para alumni Akpol 94 yang memanfaatkan momentum hari Kemerdekaan Republik Indonesia untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Dalam kegiatan ini, ia mendapatkan laporan bahwa pada hari ini hingga esok hari vaksinasi diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah dengan target vaksinasi sebanyak 42 ribu.
“Kemudian dibagikan juga voucher hasil kerja sama dengan Alfamart sebanyak 45 ribu dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak Covid-19,” ujar Sigit.
Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten ini juga mengajak semua alumni akademi kepolisian dari seluruh angkatan juga ikut berkontribusi mempercepat vaksinasi. Hal ini dibutuhkan guna mempercepat target pemerintah mewujudkan Herd Immunity.
“Saya memberikan kesempatan kepada seluruh angkatan yang ada di kepolisian untuk ikut berkontribusi melaksanakan akselerasi vaksinasi, sehingga target pemerintah mewujudkan herd immunity bisa tercapai,” ucap Sigit.
Dalam kegiatan vaksinasi ini, stok vaksin yang disiapkan yakni Sinovac dan Astrazeneca. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 46 orang vaksinator tenaga Kesehatan Biddokkes Polda Metro Jaya yang terbagi dalam 20 tim (1 tim terdiri dari 2 personel) dan 6 dokter konsulen dan mini ICU.
Selain menyelenggarakan vaksinasi dan bakti sosial, dibagikan juga paket APD dan vitamin.(ongko.SGI).
Jember.SGI. sejumlah Organisasi Masyarakat Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, Jawa Timur, bersilaturahmi dan pengenalan dengan Camat Baru Moch.Suryadi MS.I,Rabu 25/08/2021.
Ke 4 Organisasi Masyarakat yaitu, DPC JPKP(Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan), Relawan Peduli Jombang, Relawan Peduli Rakyat Ngampelrejo dan GKB (gerakan manusia bersatu) dan di sambut baik oleh Camat Jombang Moch.Suryadi.
Dalam kegiatan ini silaturahmi dan pengenalan Camat Jombang mengatakan, saya sangat berterimakasih sekali kepada para Relawan atas semangat dan giatnya dalam membantu masyarakat.
Di samping itu Relawan harus siap dalam kondisi apapun terutama saat ini relawan sangat di butuhkan untuk membantu pemerintah dalam penanganan COVId 19,” kata Moch Suryadi.
Harapan saya semoga dengan kolaborasi dan bersinergi antara Relawan dan Muspika kecamatan Jombang, kita bisa berlanjut terus untuk membantu Masyarakat dari segi apapun.(ron.SGI).
Jember.SGI. Wabup Jember KH. MB. Firjaun Barlama( Gus Firjaun) meninjau pelaksanaan Vaksinasi di Pondok Pesantren Assuniyah Kencong,Kabupaten Jember Jawa Timur,Rabu 25/08/2021.
Gus Firjaun menerangkan, sebagai upaya percepatan Vaksinasi di Kabupaten Jember yang saat ini masih rendah dan himbauan dari Presiden untuk menggalakkan percepatan Vaksinasi serta pemindahan dari Isoman ke Isoter juga persedian obat obatan ini merupakan salah satu cara mempercepat mengatasi pandemi dan memutus mata rantai Covid 19,” terang Wabup.
Wakil Bupati juga berterima kasih dan berharap kepada Pondok Pondok Pesantren yang ada ini bisa melakukan hal yang sama,dan untuk persediaan vaksin masih cukup untuk empat hingga lima bulan, mengenai warga yang tidak mau di Vaksin resiko di tanggung sendiri meski ini diwajibkan para kyai dan tokoh agama pun menghalalkan,” ujar Wabup.
Sementara itu salah satu pengasuh Pondok pesantren Assuniyah Kencong Gus Ghonim Jauhari menjelaskan, kegiatan VAKSINASI hari ini sekitar 430 siswa Insya Allah bisa terpenuhi, jumlah siswa di Pondok Assuniyah adalah 5000 dan pelaksanaan Vaksinasi akan dilakukan secara bertahap,” jelas Gus Ghonim.
Ini merupakan Vaksin tahap pertama untuk usia 12 sampai 18 ada juga guru guru pengasuh dan juga wali murid, harapan kami untuk semuanya agar lebih bersemangat lagi bersama memerangi pandemi ini dan membantu memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya Protokol Kesehatan,” tambah Gus Ghonim.(ron.SGI).
JEMBER.SGI. Pembelajaran tatap muka (PTM) mulai dilaksanakan di Kabupaten Jember Jawa Timur dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat.
Bupati Jember yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Jember, Ir. H. Hendy Siswanto yang didampingi Wabup KH.MB.Firjaun Barlaman hari ini, Senin (23/08/2021) meninjau langsung pelaksanaan PTM di 3 (tiga) sekolah yakni SMKN 2 Jember, SMAN 2 Jember serta SMAN Ambulu.
Dalam kunjungannya Bupati Hendy menyampaikan, bahwa PTM akan dilaksanakan secara bertahap dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.
“Paling mendasar adalah seluruh guru dan murid harus sudah tervaksinasi, minimal dosis 1 dan selanjutnya dibatasi maksimal 50 persen per kelas,Selain itu penerapan protokol kesehatan yang ketat wajib dilaksanakan oleh sekolah,”ujar Bupati.
Menurut Bupati Hendy pembelajaran tatap muka (PTM ) sangat penting akan tetapi peraturan dari Pusat wajib diikuti, harus ada kerjasama antara pemerintah, sekolah dengan orangtua murid berkolaborasi menjalankan protokol kesehatan.
“Kita kompak patuh terhadap aturan pemerintah terkait penanganan Covid-19,dengan begitu insyaallah seluruh sekolah bisa melaksanakan PTM yang mungkin para murid sudah kangen dengan suasana di sekolah “, tambah Bupati.(ron.SGI).
Surabaya.SGI. Satrenarkoba Polrestabes Surabaya kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur jenis sabu-sabu seberat ± 13,4 Kg dari 3 orang tersangka.
Penangkapan terhadap tersangka berawal dari laporan masyarakat pada tanggal 21 Juli 2021 yang lalu terkait adanya jaringan peredaran narkoba di daerah Jawa Timur.
Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka berinisial SR (42) seorang perempuan dirumah kostnya yang beralamat Jalan Pakis Surabaya dengan jumlah barang bukti ± 2,6 kg dan beberapa barang bukti lainnya.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han didampingi Kasatresnarkoba, Kompol Daniel Somanonasa dan Kasihumas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchamad Fakih saat konferensi pers, menyebutkan yang bersangkutan merupakan seorang perempuan, selain menjadi kurir ia juga pengedar jaringan lintas Provinsi diantaranya Sumatera-Jawa.
“Total barang bukti yang diamankan dari yang bersangkutan sekitar 2,6 Kg sabu dan yang sudah tersebar sekitar ± 10 kg,” jelas Kombes Pol A. Yusep Gunawan, Selasa (24/08/2021).
Setelah diinterogasi petugas, tersangka SR mengaku telah melakukan pekerjaan itu sebanyak 5 kali yang diperintah oleh seorang bandar untuk mengambil barang haram ini dan diantarkan kepemesannya dengan diiming-imingi imbalan yang cukup besar sekitar 10 juta rupiah.
Kemudian yang bersangkutan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut, sehingga akhirnya petugas berhasil mendapatkan data baru yang mengarah terhadap seorang pria yang beralamat Menganti Permai Gresik.
Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan ke lokasi yang di tunjuk tersebut. Pada hari Rabu 28 Juli 2021 mengamankan tersangka KA (38) bersama barang bukti berupa 10 (sepuluh) bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram di rumah kostnya Menganti Permai Gresik.
“Saudara tersangka KA juga berstatus bandar dan pengidar, adapun barang bukti yang diamankan 10 bungkus plastik berisi sabu seberat 650,8 gram dan yang sudah diedarkan sebanyak ± 3 kg sabu di wilayah surabaya,” lanjut Kombes Pol A. Yusep Gunawan.
Setelah diinterogasi, tersangka KA mengaku telah beberapa kali mengambil barang yang diranjau oleh seorang bandar dengan imbalan uang sebesar Rp. 2.000.000 dan sudah bekerja dengan bandar tersebut sejak bulan April 2021 yang lalu.
Kemudian tersangka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, sehingga Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman paket narkoba jenis sabu dari Jakarta ke Surabaya.
Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, sehingga pada hari Senin, 02 Agustus 2021 sekitar Pukul 01.00 WIB di pintu tol Warugunung Surabaya, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka atas nama berinisial SP (47) warga Rawa Kuning Jakarta Timur dengan barang bukti 1 kotak kardus berisi 10 bungkus teh cina berisi sabu seberat ± 10 kg.
Adapun tersangka SP juga berperan sebagai kurir antar Kota. Selain itu, ia mengaku diperintah oleh seorang bandar untuk mengambil paket narkoba jenis sabu tersebut di Jl. Pulo Gebang Jakarta kemudian diminta untuk mengirimkannya pada seseorang yang sudah menunggu di Terminal Bungurasih Sidoarjo.
“Bedasarkan hasil penyidikan, tersangka menjelaskan bahwa telah mengirimkan narkotika jenis sabu ke wilayah Jawa Timur sebanyak 7x sejak bulan April 2021 yang lalu dengan jumlah total narkotika jenis sabu sebesar ± 100 kg,” tuturnya Kapolrestabes Surabaya.
Adapun jumlah keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka adalah berupa 13,4 kg sabu, serbuk ektasi ± 1,64 gram, 10 unit Hand Phone berbagai macam merk, 2 buku catatan, 4 ATM BCA, sebuah buku tabungan BCA, 3 buah timbangan dan 1 unit sepeda motor Yamaha merk NMAX, 1 sepeda motor Honda merk Vario beserta puluhan poket pelastik.
Atas perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika; dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun penjara dan maksimal 20 (dua puluh) tahun penjara/ hukuman mati, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Ongko.SGI).
Mojokerto.SGI. Sasar ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas, Polres Mojokerto kembali menggelar vaksinasi Putih Abu-abu di SMAN 1 Sooko di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dalam kesempatan ini, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. juga mensosialisasikan aplikasi PeduliLindungi, Selasa (24/08).
“Pelaksanaan vaksinasi yang kami laksanakan hari ini, merupakan vaksinasi dosis kedua. Dosis pertama sudah dilaksanakan pada bulan Juli lalu,” ungkap Kapolres.
Vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya dalam percepatan vaksinasi khususnya kepada para pelajar yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto. Tujuannya, jika sudah ada arahan dari Pemerintah terkait kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diperbolehkan maka para pelajar sudah siap.
Vaksinasi Putih Abu-abu di SMAN 1 Sooko dengan sasaran vaksinasi sebanyak 130 dosis. Diharapkan kedepannya, jumlah sasaran bisa lebih diperbanyak sehingga kegiatan vaksinasi guna mendukung Pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity masyarakat wilayah kabupaten Mojokerto tercapai.
“Dalam kesempatan ini, kami juga mensosialisasikan aplikasi untuk seluruh warga masyarakat khususnya para pelajar, untuk mendownload aplikasi PeduliLindungi. Setelah dilakukan vaksinasi tahap pertama dan tahap kedua, semuanya bisa mengakses aplikasi tersebut sehingga saat berpergian ke beberapa lokasi bisa menunjukkan aplikasi tersebut,” kata Kapolres.
Seperti diketahui, aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Pemerintah untuk melakukan pelacakan dan penghentian penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dengan mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita Covid-19 dapat dilakukan.
Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi Covid-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.(ongko.SGI).
Sidoarjo.SGI. Koordinasi terkait sinkronisasi data dan penanganan Covid-19 di wilayah Surabaya Raya, dalam hal ini termasuk Kabupaten Sidoarjo, berlangsung Selasa (24/8/2021) di Mapolresta Sidoarjo.
Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, Kasat Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Amostian, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Waka Polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, dan pejabat utama Polresta Sidoarjo.
Dalam kesempatan ini, Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono menyampaikan arahan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta terkait, percepatan tracing dan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah jajaran Polda Jawa Timur. Upaya tracing nantinya diharapkan bersinergi dengan TNI maupun instansi terkait, yakni pihak dinas kesehatan setempat. Sehingga dapat membentuk relawan-relawan kesehatan sebagai tracer.
“Kemudian hasil dari tracing ini, harus sinkron data pelaporannya ke pusat. Termasuk upaya tindak lanjut dari pemindahan isoman ke tempat isoter, yang didukung data valid. Sehingga segala perkembangan Covid-19 dapat terpantau secara akurat,” jelas Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol. Yudi Sumartono.
Sementara terkait percepatan vaksinasi Covid-19, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko menyampaikan bahwa Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta menginstruksikan jajarannya agar menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Agar aplikasi ini terinstall di telepon seluler seluruh anggotanya. Sehingga dimulai dari internal anggota Polri maupun ASN dapat terlacak siapa dan yang belum disuntik vaksin Covid-19.
“Setelah itu nantinya dapat diterapkan menjadi syarat bagi siapa pun, baik anggota maupun masyarakat umum yang masuk ke dalam mako polda sampai tingkat polsek, harus di scan barcode vaksin Covid-19 menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Jadi syarat menunjukan keterangan vaksin tidak hanya di mall saja, masuk kantor polisi juga wajib sudah di vaksin,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko.
Di akhir pertemuan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan bahwa Polresta Sidoarjo dan jajaran bersama Pemkab Sidoarjo, TNI maupun pihak terkait dalam penanganan Covid-19, siap menjalankan atensi Kapolda Jatim terkait sinkronisasi data pelaporan, upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment), percepatan vaksinasi Covid-19 hingga pemindahan warga isoman ke tempat isoter.(nur.SGI).
Jember.SGI. Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto di dampingi Wabup KH.MB.Firjaun Barlaman dan Forkopimda Jember menggelar kegiatan pencanangan Sertifikasi Tanah pesisir di sepanjang pantai selatan,Senin siang 23/08/2021.
Kegiatan ini dilaksanakan di pesisir pantai Pacema yang termasuk wilayah Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember,Jatim, hadir dalam acara ini Ketua DPRD Jember, Kepala BPN Sugeng Mulyo Santoso, Kepala BPKAD Tita Fajar,para Camat dan Kades,serta perwakilan dari warga.
Kepala BPKAD Jember Tita Fajar menjelaskan, dasar Hukum sesuai keputusan Bupati Jember No 188.45/243/1,12/2021 tanggal 1 juli 2021 tentang pin inventarisasi tanah pesisir pantai di Kabupaten Jember tahun anggaran 2021.
sebagai tugas kami adalah yang pertama melaksanakan inventarisasi tanah Negara yang berada di pesisir pantai Kabupaten Jember, yang kedua melaksanakan tindak lanjut hasil Inventarisasi Tanah pesisir di Kab.Jember yang meliputi, Tanah negara yang tidak dalam penguasaan yang belum terbit hak atas tanah tersebut dan untuk Tanah negara yang dalam penguasaan atau telah terbit hak atas tanah tersebut akan di review proses penguasaannya,”jelas Tita.
Sugeng Mulyo selaku Kepala BPN Jember juga menerangkan, kekayaan alam di Kabupaten Jember ini sangat banyak, ada gunung, Laut dan perkebunan, jika di kelola akan baik sekali.
Harapan Kepala BPN Jember semoga Program ini menjadi awal yang lebih baik untuk Jember kedepannya dan Rakyat Jember bisa sejahtera,” ujar Sugeng.
Sementara itu Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto mengatakan, hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi saya karna pertama kalinya saya menanam patok, di Jember ini jangan melihat pertaniannya saja, petani kita sudah jago buktinya Kabupaten Jember sudah menjadi Lumbung padi Nasional.
kita akan melihat potensi laut yang sepanjang pantai bandialit sampai Gumukmas ini akan kami ajukan semua dan menjadi tanggungjawab Pemkab Jember, ini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan disepanjang pantai inilah banyak warga saya khususnya nelayan yang masih miskin.
Bupati berharap di sepanjang pantai pesisir ini tidak terjadi masalah, kami belum pernah mengeluarkan ijin apa apa dan pemerintahlah yang mengatur bekerjasama dengan Camat dan Kepala Desa,” kata Bupati.
Dengan pemasangan patok ini adalah bukti nyata kepedulian Pemerintah hadir, makanya niat baik ini harus serta merta diiringi niat baik pula oleh masyarakat Jember khususnya.(ron.SGI).