Tingkatkan Kualitas Pelayanan Informasi, Ning Ita Bekali dengan Bimtek SP4N

Mojokerto.SGI. Pemerintah Kota Mojokerto telah berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan. salah satu upayanya adalah pembentukan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) melalui aplikasi Layanan Aspirasi Dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) atau disebut SP4N-Lapor.

Hari ini Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan didampingi Plt Kepala Dinas Komunitas dan Informatika (Diskominfo) M Imron, membuka bimbingan teknis aplikasi mobile untuk pengelola SP4N-Lapor! dan rencana aksi pengelolaan pengaduan pelayanan publik di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Selasa (21/9/2021).

Pada kesempatan ini, Wali Kota Ning Ita mengatakan bimbingan teknis aplikasi mobile untuk SP4N-Lapor di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto ini, untuk mewujudkan penguatan SP4N-Lapor yang lebih baik. Sehingga dibutuhkan pembekalan bagi admin, pengelola pengaduan, dan pejabat penghubung agar dapat lebih memantapkan pengetahuan tentang petunjuk teknis dan tata kerja sistem SP4N-Lapor, sehingga terbentuk persamaan persepsi dalam implementasinya dapat disatukan.

Wali Kota Ning Ita berharap partisipasi dari pimpinan instansi, pejabat penghubung dan operator untuk mendukung dan memiliki komitmen untuk mengoptimalkan aplikasi pengaduan dan terus meningkatkan kualitas sistem pengelolaan pengaduan.

Selain itu para pimpinan juga dapat menggunakan data pengaduan sebagai salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan serta perbaikan program dan kebijakan.

Dengan adanya peningkatan pengelolaan pengaduan layanan publik, maka kepercayaan dan kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan pemerintahan terus meningkat, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih (good and clean government), transparan dan terpercaya. Sehingga dapat membangun Kota Mojokerto yang lebih baik dan menjadi kebanggaan masyarakat.(edi.SGI).

Wali Kota Mojokerto Ning Ita Tinjau Pelaksanaan PTM

Mojokerto.SGI. Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Mojokerto kembali dilaksanakan, Memasuki hari ketiga, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Amin Wachid, meninjau secara langsung proses pelaksanaan PTM di tengah kondisi pandemi covid-19, Rabu (1/9/2021).

Ada dua lokasi sekolah yang menjadi jujukan Wali Kota Ning Ita pada hari ini. Yang pertama adalah SMP Negeri 8 dan yang kedua di SDN Kranggan 1. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang dilakukan di sekolah-sekolah ini, juga dibarengi dengan pembelajaran secara daring oleh masing-masing guru kelas. Serta pembagian jam masuk sekolah.

Pembatasan-pembatasan yang dilakukan tersebut, tidak lepas dari kondisi Kota Mojokerto yang masuk pada level 3. Dimana, pembelajaran tatap muka boleh dilakukan dengan kapasitas 50 persen dari jumlah siswa. Serta, wajib menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Pada kesempatan ini pula, Wali Kota Ning Ita menyerahkan bantuan sarana pendidikan berupa meja, kursi ramah anak, laptop, LCD, printer, alat peraga siswa inklusi, sound system dan alat musik secara simbolis.

Tidak hanya itu, Wali Kota Ning Ita juga memberikan apresiasi kepada para guru dan pelajar yang telah meraih prestasi dengan mengikuti lomba ‘Rayakan Merdekamu’ yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Mereka adalah

  1. Yohanes K Wibowo, Guru SMPN 2
  2. Litausi’il Arzaq, Pelajar SMPN 1
  3. Kaila Zahra Leilani, Pelajar SMPN 2
  4. Eunike Fanya Filia Lois L, Pelajar SMPN 4
  5. Vara Yanuar Putri Hidayati, Pelajar SMPN 8.(edi.SGI).

Bupati Jember Hadiri Pelaksanaan Pengukuhan Organisasi Lansia di Pendopo Wahyawibawagraha.

JEMBER.SGI. Dua organisasi warga lanjut usia (lansia) dan satu sub organisasi warga lansia Kabupaten Jember yaitu di antaranya Yayasan Gerontologi Abiyoso perwakilan Jember, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Jember serta Kerukunan Wanita Wredatama Republik Indonesia Jember (sub PWRI Jember) melaksanakan pengukuhan pengurus yang bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (30/09/2021).

Kegiatan Pengukuhan pengurus ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember K.H. M.B. Firjaun Barlaman.

Bupati Hendy Siswanto menyampaikan apresiasi dan rasa hormat setinggi-tingginya kepada para warga lansia yang masih terus sehat dan produktif di masa tuanya.

“Apa yang dilakukan bapak dan ibu kalo ini esensinya sungguh luar biasa, masih terus berusaha untuk mengabdi kepada negeri ini di masa tua, tentunya ini menjadi panutan bagi kami semua,” ujar Bupati Hendy.

Bupati Hendy juga menerangkan, Pemkab Jember siap mendukung kegiatan para warga lansia, Dia menyampaikan seluruh pensiunan di Kabupaten Jember adalah orangtua yang harus dihormati.

Selain itu dia menyampaikan, selama 7 bulan memimpin Kabupaten Jember, terhitung sudah dua kali Bupati Hendy Siswanto menyerahkan langsung SK pensiun sebagai penghormatan kepada para pensiunan ASN atas pengabdiannya.

“SK Pensiun itu wajib hukumnya diberikan, semenjak kami mulai menjabat pada tujuh bulan lalu ada sekitar 350 orang ASN yang belum menerima SK pensiunnya dan mereka mengaku sudah menunggu cukup lama, kami urus tidak lebih dari dua minggu sudah selesai SK pensiunnya,bahkan kami akan tingkatkan begitu sudah pensiun besoknya bisa menerima SK pensiun,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Hendy menyampaikan pada awal menjabat, dirinya mendapati banyaknya pejabat Pemkab Jember yang waktunya naik pangkat namun belum juga dinaikkan, oleh karenanya dia merespon itu semua dan segera melantik mereka yang sudah waktunya naik pangkat.

Dalam acara tersebut, Bupati Hendy memberikan semangat kepada para warga lansia untuk terus beraktivitas dan terus aktif dalam mengabdi kepada negara.

Untuk diketahui, Yayasan Gerontologi Abiyoso merupakan organisasi sosial yang berdiri sejak 1993 dengan misi utama membantu pemerintah dalam menangani masalah kelanjutusiaan di Jawa Timur.

Sedangkan PWRI adalah organisasi kemasyarakatan yang berdiri sejak 1962 di Indonesia sebagai tempat berhimpunnya para pensiunan pegawai negeri sipil. (ron.SGI).

Akibat Depresi Warga Semboro Nekat Gantung Diri

Jember.SGI. Warga Dusun Kendalan Desa Semboro Kab.Jember Jawa Timur di gegerkan dengan ditemukannya sosok mayat laki laki tergantung di kayu atap dapur( blandar) rumahnya, Kamis 30/09/2021 pukul 09.00 Wib.

menurut tetangga yang menemukannya, sosok mayat yang tergantung itu tidak lain adalah, Bambang Suhendro umur 53 tahun warga Dusun Kendalan Desa Semboro, Kecamatan Semboro.

Tetangga yang tahu akan kejadian tersebut langsung berteriak dan meminta tolong kepada warga yang lain sebagian ada yang lapor ke Polsek juga Koramil dan Tim medis PKM Semboro.

Setelah petugas datang ke TKP disaksikan pihak keluarga almarhum, mayat baru diturunkan dan langsung dibawah ke Puskesmas untuk dilakukan Otopsi, karena pihak keluarga sudah menerima dan ikhlas maka Otopsi pun tidak jadi dilakukan.

menurut Didik salah satu keluarga dari Almarhum mengatakan, almarhum melakukan ini dikarenakan Depresi, tidak kuat menahan beban keluarganya, selain itu juga sering cekcok sama istrinya dan beban ekonomi,” ujar Didit.

Didit menambahkan, almarhum sering menasehati istrinya namun tidak pernah dianggap malah disalahkan,mungkin dari masalah inilah sehingga almarhum nekat mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas.(ron.SGI).

Prayuda Seorang Pengacara Muda Berhasil Bebaskan Kliennya Dari Ancaman 15 Tahun Penjara

PROBOLINGGO, SGI. Pengacara Muda Prayuda Rudy Nurcahya yang akrap di sapa Prayuda Berhasil Membebaskan Kliennya dari ancaman hukuman 15 tahun penjara, Dengan memberi kuasa hukum Pembelaannya kepada Sigit Pamungkas (40) Warga Dusun Asem, Rt 002 Rw 002, Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.  28/9/2021. 

                  
Berawal dari kasus sebelumnya Sigit Pamungkas telah di tahan sejak minggu 2 Mei 2021 sampai di vonis  bebas murni oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas II B Kraksaan  selasa 28/9/2021 atas kasus  pembunuhan terhadap Ainul, menurut keterangannya, Sigit Pamungkas mengaku terpaksa membunuh Ainul karena terpaksa, namun demikian, ia terancam hukuman 15 tahun penjara.

“Saya membela diri saya sendiri, karena dia setelah saya buka pintu rumah tiba-tiba langsung menusuk saya dengan pisau dapur, untung saja tidak kena. Sebenarnya tidak tega juga, tapi mau gimana lagi daripada saya yang terluka,” aku Sigit saat diperiksa oleh Penyidik di Mapolsek Krejengan, Minggu Sore, 2 Mei 2021.

Ia mengatakan korban bernama Ainul (37) memang sering berbuat onar, Tak jarang warga sekitar rumah istrinya kena getah dari kelakuan pria ber-KTP Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang itu. Selain itu, Ainul dikenal seringkali berpesta minuman keras, Sebelum dia ke rumah saya, dia lebih dulu ngamuk di desa lain, bahkan sampai merusak ban mobil warga desa juga.

Sebelum saya bukakan pintu, awalnya dia ngamuk di sekitar rumah saya juga,” sebut pira bertubuh subur itu dengan kepala menunduk.Sigit sendiri tak melarikan diri usai menusuk Ainul.

Ia berdiam diri di rumahnya hingga anggota Polsek Krejengan datang ke lokasi. Sampai akhirnya ia diamankan dan dibawa ke Mapolsek Krejengan untuk kepentingan penyidikan. “Pelaku tidak melarikan diri dan kooperatif,” sebut Kanitreskrim Polsek Krejengan, Bripka Fajar Setiawan.

Pelaku oleh penyidik dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang penganiayaan sampai menyebabkan orang lain meninggal dunia. Ia pun terancam hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

“Itu ancaman maksimalnya,” tandas mantan Kanitreskrim Polsek Besuk itu.Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Ainul (37) warga Lumajang, tewas tertusuk pisaunya sendiri. Saat itu ia dalam kondisi mabuk, berduel dengan Sigit Pamungkas.

Prayuda berupaya membela kleinnya Sigit Pamungkas dari ancaman hukuman 15 tahun penjara, Prayuda juga berupaya membebaskan murni melalui proses hukum di Pengadilan Negeri Klas II B Kraksaan Pembelaan keadilan dengan kemampuannya alhasil Sigit Pamungkas di bebaskan secara murni oleh Keputusan Hakim .” Syukur Alhamdulillah”.ucap Prayuda.(Har/SGI)

Walikota Probolinggo Serahkan Bansos dari Data Usulan Masyarakat

PROBOLINGGO,SGI. Sebanyak 25 orang menerima bantuan sosial kesejahteraan keluarga dari Dinsos PPPA (Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Selasa (28/9/2021) pagi, di gedung shelter Dinsos.

Bantuan yang diberikan berupa beras 10 kg, gula dan minyak yang akan dibagikan tiap bulan hingga akhir tahun 2021 nanti. 
Kepala Dinsos PPPA Rey Suwigtyo mengatakan, penerima manfaat kali ini berasal dari daftar usulan reses anggota dewan serta usulan musrenbang yang belum pernah menerima bantuan sebelumnya.

“Ini kegiatan yang hasil reses dari teman-teman dewan termasuk melalui usulan masyarakat melalui musrenbang di tingkat kelurahan, kecamatan, kota,” terang Tiyok sapaan akrabnya.

Hadir dalam acara Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan Pemerintah Kota Probolinggo selalu berupaya untuk terus memperbarui data bantuan sosial, agar setiap masyarakat yang berhak bisa mendapatkan bantuan.

“Jadi dengan adanya data-data yang masuk ke kita yang masih belum mendapatkan atau ada yang terlewati, kita sempurnakan datanya, mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi yang terlewati,” ungkap Habib Hadi. 


Sebagai pemimpin daerah, Wali Kota Probolinggo juga menyampaikan komitmennya untuk selalu berupaya memenuhi kewajiban kepada masyarakat salah satunya yakni pada penyaluran bantuan sosial. “Atas nama pemerintah akan berupaya terus menerus untuk melakukan kewajiban pemerintah kepada warganya,” jelas Habib Hadi.


Salah satu warga Jrebeng Lor yang menerima bantuan, Waliyatin mengaku baru pertama kali mendapatkan bantuan serta menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah. “Gembira sekali, gak pernah dapat bantuan, terima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuannya,” ujarnya (Har/SGI)

Apresiasi Madago Raya Tindak Tegas Ali Kalora, Kapolri Minta Buru 4 DPO MIT

JAKARTA.SGI. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas Operasi Madago Raya yang telah menindak tegas pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora. Menurutnya, hal itu wujud dari kehadiran TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari segala ancaman teror.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat memimpin pengarahan kepada Satgas Operasi Madago Raya, bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Bandara Kasiguncu, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (28/9/2021).

“Tindakan tegas terukur telah dilakukan terhadap pimpinan kelompok MIT, diharapkan seluruh upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dari ancaman kelompok teror dapat menjadi ladang amal bagi kami semua,” kata Sigit dalam pengarahannya.

Lebih dalam, mantan Kapolda Banten tersebut menekankan, kepada seluruh personel Madago Raya untuk terus melakukan pengejaran terhadap empat orang sisa dari kelompok teror tersebut.

Satgas Madago Raya sendiri kontak tembak dengan Ali Kalora pada Sabtu 18 September 2021 lalu. Aparat berhasil menindak tegas Ali Kalora dan Jaka Ramadhan di Desa Astina Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng.

Setelah berhasil menindak Ali Kalora, kini MIT hanya tersisa empat orang, yakni Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

“Pertahankan kinerja yang sudah baik ini, lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional terhadap target yang tersisa,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Menurut Sigit, meski sudah menindak pimpinan MIT, kedepannya TNI-Polri harus terus memperkuat dan meningkatkan sinergitas serta soliditas untuk memberikan kepastian keamanan dan ketenangan terhadap masyarakat.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, Negara tidak boleh kalah dari kelompok intoleran dan terorisme. Ia menyebut, tidak ada tempat bagi kelompok yang berusaha memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI di bumi nusantara.

“Saya akan senantiasa berkomitmen untuk memberikan reward kepada personel yang berdedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas dalam menjaga kamtibmas dari segala bentuk gangguan dari kelompok MIT,” ucap Sigit. (Ongko.SGI).

Masuk Mapolda Jatim Masyarakat Wajib Siapkan Aplikasi Peduli Lingkungan,Ini Dilakukan di Seluruh Jajaran Satker

SURABAYA,SGI. Polda Jawa Timur memberlakukan scan QR-Code Aplikasi PeduliLindungi kepada seluruh tamu yang datang, maupun kepada seluruh anggota, yang dimulai pada hari ini, Selasa (28/9/2021).

Satu persatu baik pengendara roda dua maupun roda empat, sebelum masuk ke Markas Polisi Daerah Jawa Timur (Mapolda Jatim) Diwajibkan untuk mendownload Aplikasi pedulilindungi kemudian men-scan barcode.

Barcode sendiri telah disiapkan oleh petugas jaga di depan pintu masuk gerbang mapolda jatim.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim Turun langsung melakukan pengecekan di pos penjagaan.

Kapolda menjelaskan, jajaran Polda Jatim beserta seluruh jajaran Satker wilayah Polres – polres melaksanakan proses pedulilindungi. Maka setiap satuan di polda jatim diberikan QR Code, dan masyarakat yang akan masuk kantor polisi di jatim, maka wajib mendownload aplikasi pedulilindungi kemudian men-scan barcode.

“Akan terdata berapa jumlah orang yang masuk, serta terdata status si pengguna barcode yang berisi data status vaksinasi dan hasil test covid 19. Ada 4 status yaitu Hijau, Kuning, Merah dan Hitam. Hal ini diadakan agar Prokes dilaksanakan di setiap satuan wilayah polda jatim,” jelas Irjen Pol Nico Afinta, usai melihat secara langsung proses QRcode di pos penjagaan, Mapolda Jatim, Selasa (28/9/2021) pagi.

“Kami memohon kepada masyarakat, ayo download aplikasi pedulilindungi, karena selain dikantor polisi juga digunakan di mal, tempat wisata, serta melakukan perjalanan darat, laut dan udara,” tambahnya.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat jawa timur, mendownload aplikasi pedulilindungi dan tetap jaga protokol kesehatan (prokes) dimanapun berada.

Adapun data vaksinasi dan test covid19 yang muncul di aplikasi pedulilindung setelah pengguna men-scan barcode di pintu masuk terdiri dari 4 warna yaitu:

Warna Hijau Ketika pengguna sudah melakukan vaksinasi sebanyak 2 kali dan tidak sedang terinfeksi Covid-19.
Warna hijau yang muncul pada aplikasi PeduliLindungi ini menandakan bahwa orang tersebut bisa melanjutkan aktivitas di dalam ruang publik.

Warna Kuning Ketika pengguna sudah melakukan vaksinasi sebanyak 1 kali dan tidak sedang terinfeksi Covid-19. Jika muncul warna ini, berarti pengunjung diizinkan masuk ke dalam ruang publik.
Namun, tetap dengan menyesuaikan kebijakan dari pengelola tempat

Warna Merah Ketika data vaksinasi pengguna tidak dapat ditemukan dan tidak sedang terinfeksi Covid-19.
Pengunjung yang memiliki status warna ini di aplikasi PeduliLindungi tidak diperbolehkan masuk ke tempat umum dan dianjurkan untuk segera melakukan vaksinasi.

Warna Hitam Ketika data vaksinasi pengguna tidak dapat ditemukan dan sedang terinfeksi Covid-19 atau kontak dengan kasus Covid selama kurang dari 14 hari. (Ongko.SGI).

Bupati Jember Tinjau Pengaspalan Jalan di Sepanjang Jalan Cenderawasih

Jember.SGI. Didampingi Plt. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU Bina Marga dan SDA) Rahman Anda, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto meninjau pengaspalan di sepanjang Jalan Cendrawasih, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Senin (27/08/2021).

Secara detil Bupati Hendy Siswanto yang juga seorang insinyur teknik tersebut memperhatikan kualitas aspal dan memberikan beberapa saran untuk perbaikan, langsung kepada kepala dinas terkait.

“Saat ini ada 1,5 kilometer pegaspalan yang dijalankan oleh kontraktor CV. Bimantara, mutunya bagus, tinggal finishing,” ungkap Bupati Hendy Siswanto saat dilokasi.

Bupati Hendy menyarankan agar pelaksanaan pengaspalan sebaiknya dilakukan di malam hari sebab kalau disiang hari membuat macet jalan, untuk itu sebaiknya dilaksanakan pada malam hari.ujar Bupati.

Bupati Hendy juga diarahkan, ke arah arus lalu lintas di Kabupaten Jember yang akan dialihkan, untuk menghidupkan kembali jalur yang mati di pinggiran kota.

Ini bertujuan agar kawasan lainnya bisa ramai, dilewati kendaraan lagi dan menghidupkan kembali perekonomian di sepanjang jalan yang saat ini sepi,” sambungnya.

Untuk Pengalian arus lalu lintas tersebut, terlebih dahulu akan dilakukan ujicoba yang akan dimulai satu hingga dua bulan ke depan. (ron.SGI).

Tiga Desa di Kecamatan Menganti Memperoleh ATR,BPN PTSL Kabupaten Gresik

Gresik, SGI. Wujud sertifikasi tanah untuk warga desa Kepatihan yang dilaksanakan dengan adanya program PTSL(pendaftaran tanah sistimatis lengkap) dari Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Gresik. Senen(27/9/2021), bertempat di Kantor Pemerintahan Desa, Jl Raya Kepatihan No 1 Kabupaten Gresik.

Didalam program PTSL ini merupakan visi dan misi dari pencalonan nya sebagai kepala desa Kepatihan terpilih Dodik Suprayogi, waktu berkampanye pencalonan sebagai Kepala desa itu.

Kepala desa Dodik Suprayogi ingin membantu untuk seluruh warga desa Kepatihan yang belum mempunyai sertifikat untuk segera mengurusnya, ini merupakan kesempatan ada program PTSL, yang berada didesa, ujar dodik.

Menurut dari Ketua Penyuluhan Program Strategis Nasional ATR/Badan Pertanahan Nasional Tahun 2021, Arief Banyuardi menjelaskan,” Tiga Desa yang memperoleh Program PTSL ini, diantaranya ,Kepatihan memperoleh 1500(Seribu limaratus) sertifikat, Pengalangan 1300(seribu tiga ratus) sertifikat dan Setro 1200(seribu dua ratus) sertifikat, batas pembahasan penerimaan berkas 5 Oktober tahun 2021.

Dalam kesempatan ini Warga diberikan kesempatan bertanya untuk mendapatkan kejelasan dari program PTSL ini.

Fadelan, Arifin juga sebagai ketua RT dan Atim ketua Rw 06 dusun Bendil, ingin warganya untuk bisa memperoleh sertifikat , program yang lebih melekat dimasyarakat PTSL dari pemerintah Kabupaten Gresik.diantaranya sebagai warga atau wakil dari warga untuk menanyakan.

Kalau ada persyaratan yang kurang lengkap dan di jawab oleh Kepala desa secara spontan,” Bisa langsung datang di Kantor desa, jelas Dodik julukan ke akraban warga masyarakat di desa.(Herman.SGI).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai