Penandatanganan Nota Kesepakatan Anggaran APBD Tahun 2022 di Hadiri Wakil Bupati LAMTIM

LAMTIM.SGI. Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi Mengahadiri Rapat Paripurna DPRD TK.II Kabupaten Lampung Timur Dalam Acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Terhadap Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) TA. 2022 di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Lampung Timur, Selasa (16 November 2021).

Hadir dalam acara tersebut, Wakapolres Lampung Timur, Kompol heti, Kasdim 0429/Lampung Timur Mayor Kav Joko Subroto, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Moch Jusuf serta Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, Ali Johan Arif.

Mengawali sambutannya Azwar Hadi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Anggota DPRD Lampung Timur.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan pendapat akhir Bupati Lampung Timur, semoga dengan niat yang baik kita semua selalu diberikan petunjuk dan bimbingan dari Alloh SWT dalam menjalankan amanah rakyat dalam membangun Kabupaten Lampung Timur tercinta”.

Selanjutnya Azwar Hadi menyampaikan bahwa rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 telah disepakati bersama sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

“Kita ketahui bersama bahwa rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 yang kami sampaikan telah selesai dibahas dan disepakati bersama sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, kami sangat mengapresiasi dengan dilandasi semangat pengabdian, keikhlasan, kesetaraan dan kemitraan hubungan dalam rangka perbaikan penyelenggaraan Pemerintah Daerah dapat berlangsung dalam suasana dinamis, kondusif, konstruktif, dialogis dan tepat waktu”.

“Dengan demikian anggaran sementara tersebut diartikan sebagai patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada perangkat daerah untuk setiap program dan kegiatan sebagai acuan dalam penyusunan RKA perangkat daerah dalam rancangan APBD Kabupaten Lampung Timur Tahun Anggaran 2022 .(Syukur).

Pisah Sambut, Kapolresta AKBP. Wadi Sa’bani Targetkan Vaksinasi Bagi Lansia

PROBOLINGGO, – SGI – Tepat setahun, Kapolresta AKBP RM Jauhari memimpin Kamtibmas wilayah Kota Probolinggo terhitung sejak November 2020 lalu. Kini ia berpindah tugas ke Polres Pasuruan Kota, dan saat ini posisinya digantikan oleh AKBP Wadi Sa’bani yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskoba Polda Metro Jaya Jakarta Selatan.


Pisah kenal itu dilaksanakan di Gedung Serbaguna Polresta, Selasa (16/11) pagi, dihadiri PJU Polres/Polresta, Forkopimda, pimpinan lintas sektoral, tokoh agama hingga tokoh masyarakat.

AKBP RM Jauhari yang dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas nan religius ini, berhasil membawa Kamtibmas Kota Probolinggo hingga penanganan Covid-19 secara aman, terjaga, kondusif hingga kini. Terlebih Kota Probolinggo dinyatakan menduduki level 2 sekarang.


Baginya, tidak mudah untuk menurunkan level itu. “Saya ikhlas bekerja sebagai Kapolres, dengan keterbatasan apa pun. Insya Allah, kita bekerja baik, hasilnya juga baik. Dan saya bangga di Kota Probolinggo ini bisa dibesarkan dengan karakteristik yang luar biasa, dengan fenomena yang luar biasa. Alhamdulillah, saya selama disini satu tahun, kondusif,” ujarnya bangga.


Bukan tanpa sebab, diakui oleh lulusan Akpol 2002 itu, selama menjabat Kapolres Probolinggo Kota tidak pernah ada unjuk rasa di Kamtibmas wilayahnya. Ia pun berpesan pada penggantinya, Kapolresta AKBP Wadi Sa’bani untuk semangat dan bertekad tetap menjalin kerjasama dan silaturahmi dengan pemerintah, para tokoh agama dan masyarakat dalam pelaksanaan tugas-tugasnya.

Terkait penanganan Covid-19 di Kota Probolinggo, dinyatakan per hari ini turun pada level 2. Kapolresta AKBP Wadi Sa’bani mengungkapkan, siap menjalankan vaksinasi untuk Lansia. “Kota Probolinggo pasien aktif hanya 2 orang, seharusnya level 1. Level tersebut bukan hanya dari angka positif, juga dalam kategori vaksinasi yang dilaksanakan dan yang lemah adalah sasaran Lansia. Untuk itu, kami dari pihak kepolisian setempat siap untuk membantu pemerintah gencar melaksanakan vaksinasi bagi kaum lansia,” ujarnya mantap.


Pada kesempatan itu, mengalir ucapan kesan-kesan yang berasal dari berbagai pihak, mulai dari Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Kapolres AKBP Teuku Arsya Khadafi, Ketua DPRD Abdul Mujib, Dandim 0820 Letkol Arh Arip Budi Cahyono, Kajari Hartono, Ketua PN Boedi Haryantho, Kalapas Kelas II B Soemantri, Kepala Kemenag Samsur, Ketua MUI Kiai Nizar Irsyad, Ketua FKUB Ali Muchtar , hingga Wakapolresta Probolinggo Kompol Khoiril. (Har/SGI)

Penemuan Sosok Mayat MR.X di Pinggir Pantai Pulau Nusa Barong

Jember.SGI. Sosok Mayat Mr.X di Temukan Nelayan Desa Puger kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada hari senin 15 November 2021, sekira pukul 17.00 Wib, di pinggir sisi utara pulau Nusa Barong,
Menurut Muksin salah seorang Nelayan juga saksi mengatakan, sewaktu saya lewat melihat sosok mayat lalu saya mengunggah vidionya melalui aplikasi whatsapp yang memberitahukan bahwa ada sosok mayat ada dipinggir sebelah utara pulau Nusa Barong kecamatan Puger.


Menurut kasat Polairud Polres Jember Akp.Na’i sewaktu di temui awak Media membenarkan bahwa ada temuan mayat yang berada di sisi utara pulau Nusa Barong kecamatan Puger, atas informasi dari seorang Nelayan Puger kami pun langsung terjun ke TKP bersama BPBD dan juga relawan untuk memastikan dan mengevakuasi mayat Mr.X tersebut.

Mengingat waktu yang sudah larut malam serta hujan dan gelombang laut cukup sulit, maka kami memutuskan untuk mengevakuasi mayat tersebut esok harinya selasa 16 November 2021 mulai pukul 05.00 Wib.

Pada waktu Evakuasi kondisi mayat sudah tidak utuh dengan kepala plontos tanpa rambut, wajahnya rusak sudah tidak dapat dikenali, tubuhnya bengkak, pakaian yang digunakan kaos lengan panjang warna hitam, ikat pinggang warna kuning, celana yang dikenakan hitam, di perkirakan sudah meninggal 2 mingguan,” ujar Kasat Polairud.

Sampai saat ini mayat belum di ketahui identitasnya, kami Satpolair bersama Polsek Puger sudah membawa mayat Mr.X ke Rumah Sakit Dr. Subandi Jember untuk dilakukan Otopsi dan kami juga sudah menghimbau kepada masyarakat barang kali ada keluarganya yang hilang atau tidak pulang untuk melihat dan kordinasi dengan POLSEK,” tambah AKP. Na’i.(rn).

Polres Jember Bersama BPBD Jember Gandeng Muspika Siapkan Jalur Evakuasi Antisipasi Banjir dan Longsor

JEMBER.SGI. Peringatan dini oleh BMKG tentang daerah berpotensi bencana banjir dan longsor menjadikan 24 desa dari 7 kecamatan di Jember statusnya meningkat menjadi AWAS! Menyikapi status ini Polres Jember bersama BPBD Jember mempercepat mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat untuk menghindari atau mengurangi resiko bencana. Langkah yang ditempuh adalah menyiapkan jalur evakuasi, tempat evakuasi atau penampungan di 24 desa sesuai rilis BMKG tersebut. Hasil penentuan jalur dan tempat evakuasi akan disosialisasikan dengan cepat agar masyarakat di 24 desa tersebut tahu ke mana dan lewat manuju kemana jika bencana benar-benar terjadi.

AKBP Arif Rachman Arifin, SIK., MH. Kapolres Jember memerintahkan kepada AKP Eko Basuki TA, Kasat Samapta Polres Jember untuk mendata dengan cermat kebutuhan masyarakat, dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Sesuai arahan Kapolres, Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan Muspika di wilayah titik rawan tersebut. Kami benar-benar harus bergerak cepat. Alhamdulillah sehari setelah rapat koordinasi telah ditentukan titik-titik evakuasi di 24 desa tersebut.” kata Eko saat diwawancarai oleh tim Humas Polres Jember di baraknya (15/11/2021).

Menurutnya, dari laporan rekan-rekan di lokasi, peran serta masyarakat dalam kesiapsiagaan telah masif di jalankan, terbukti dari tingginya kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan tempat penampungan jika ada yang terpaksa harus mengungsi.

“Untuk tempat evakuasi atau penampungan pihak-pihak terkait telah menyiapkan di balai desa atau vasilitas umum milik Pemerintah, namun ada beberapa warga yang dengan ikhlas mengusulkan rumahnya dijadikan tempat penampungan sementara. Yang penting telah distandardkan bahwa tempat evakuasi harus laik dalam hal penerangan dan sarana sanitasi” jelasnya.

Lebih lanjut Kasat Samapta merinci tempat evakuasi di 24 desa yang terkonfirmasi berada di blantaran sungai yang berpotensi rawan banjir dan longsor sebagai berikut:

A. Kecamatan Sumberbaru :

  1. Desa Kaliglagah, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Kaliglagah dan SDN 01 Kaliglagah
  2. Desa Jamintoro, titik lokasi evakuasi di Lapangan Desa Jamintoro
  3. Desa Jatiroto, titik lokasi evakuasi di Lapangan Balai Desa Jatiroto
  4. Desa Gelang, titik lokasi evakuasi di SDN 07 Gelang
  5. Desa Karangbayat, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Karang Bayat

B. Kecamatan Tanggul :

  1. Desa Manggisan, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Manggisan.
  2. Desa Darungan, titik lokasi evakuasi (1) Dsn. Krajan dan Dsn Sumberbulus di Kantor Desa Darungan. (2) Dsn. Jumbatan di rumah Kasun Jumbatan Sdr. Hamid, (3) Dsn. Gondang di rumah Anggota BPD Sdr. Haris

C. Kecamatan Bangsalsari :

  1. Desa Badean, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Badean.
  2. Desa Rambigundam, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Rambigundam
  3. Desa Curahkalong, titik lokasi evakuasi di Kantor KRPH Perhutani Sumberkelopo.
  4. Desa Tugusari, titik lokasi evakuasi di Kantor Perkebunan Tugusari.
  5. Desa Sukorejo, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Sukorejo.
  6. Desa Karangsono, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Karangsono.

D. Kecamatan Panti :

  1. Desa Pakis, titik lokasi evakuasi (1) Halaman rumah Bapak Suyit P. Bahul Dsn. Pakis Utara. (2) Halaman rumah Bapak Miskadi Dsn. Cempaka.
  2. Desa Suci, titik lokasi evakuasi (1) Mushola Kyai Rokayah Dsn. Glengseran RT 06 RW 06. (2) Mushola Abu Ramin Dsn. Gaplek RT 04 RW 12. (3) Mushola Gandol Dsn. Glengseran RT 01 RW 08. (4) Masjid Al-Hasan Dsn. Glengseran RT 05 RW 06.
  3. Desa Kemiri, titik likasi evakuasi (1) Lapangan Balai Desa Kemiri. (2) Lapangan SDN 2 Tenggiling Kemiri.

E. Kecamatan Sukorambi :

  1. Desa Karangpring,titik lokasi evakuasi di Aula Kusuma Wati Mandiri perkebunan PT Djawatie Durjo.
  2. Desa Kelungkung, titik lokasi evakuasi di Lapangan Kalijompo dan Perkongsian Kebun Kalijompo RT 1 RW 11
  3. Sukorambi, titik lokasi evakuasi di SDN 6 RT 8 RW 26 Dusun Curahdami

F. Kecamatan Patrang :

  1. Kelurahan Jemberlor, titik lokasi evakuasi Balai kelurahan Jemberlor Jln delima putih lingkungan krajan kelurahan Jemberlor Kec. Patrang
  2. Kelurahan Banjarsengon, titik lokasi evakuasi Balai kelurahan Banjarsengon
  3. Kelurahan Selawu. titik lokasi evakuasi Balai kelurahan Selawu
  4. Kelurahan Bintoro, titik lokasi Evakuasi Balai kelurahan Bintoro
  5. Kelurahan Baratan, titik lokasi evakuasi Balai kelurahan Baratan
  6. Kelurahan Gebang, titik lokasi evakuasi Balai kelurahan Gebang
  7. Kelurahan Patrang, titik lokasi evakuasi Balai kelurahan Patrang
  8. Kelurahan Jumerto, titik lokasi evakuasi Balai kelurahan Jumerto

G. Kecamatan Arjasa :

  1. Desa Kemuninglor, titik lokasi evakuasi (1) Dsn Kopang Kebun di Aula Desa Kemuning Lor. Rt 03 RW 4. (2) Dsn. Darungan di Masjid atau Rumah Bapak Laisil, Dsn.Darungan Rt.01 s/d3 Rw.08. (3) Dsn. Rayab di Rumah Bapak Holil Ketua RT 03 RW 9, dan di Masjid Karangsilo Rt.04 Rw.04.
  2. Desa Darsono, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Darsono
  3. Desa Arjasa, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Arjasa
  4. Desa Kamal, titik lokasi evakuasi di Kantor Desa Kamal

H. Kecamatan Jelbuk :

  1. Desa Panduman, titik lokasi evakuasi di Kantor Balai desa Panduman.
  2. Desa Sucopangepok, titik lokasi evakuasi (1) Dsn. Pakel di rumah BPD Sdr.Didik. (2) Dsn Tenab di rumah Ibu Khalifah, dan rumah Kasun H.Qosim. (3) Dsn Lengkong di rumah Pak Rian dan rumah Kasun Mahfid.

I. Kecamatan Silo

  1. Desa Gumitir, titik lokasi evakuasi di Caffe Gumitir.
  2. Desa Garahan, titik lokasi evakuasidi Taman Kupu-kupu.
  3. Desa Sidomulyo titik lokasi evakuasidi di PPG Cluster Durian

Dirinya berharap secapatnya telah terpasang tanda jalur evakuasi untuk mempermudah masyarakat jika sewaktu-waktu ada peringatan bahaya baik banjir ataupun tanah longsor agar tidak banyak memakan korban.(her).

Polrestabes Surabaya Siap Menjaga Keamanan Jelang Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Surabaya.SGI. Untuk memastikan keamanan dan ketertiban menjelang hari Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, Polrestabes Surabaya menggelar Forum Discution Grup (FGD) Bersama Forum Komunikasi antara Umat Beragama (FKUB) dan Komunitas JogoBoyo serta beberap Stakholder terkait di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Senin (15/11/2021).

Hal ini digelar untuk membahas pengamanan selama Nataru (Natal dan Tahun Baru) dan menghindari hal-hal kejadian yang tidak diinginkan. Mengingat kota Surabaya pernah mengalami insiden bom bunuh diri di gereja beberapa tahun silam.

“Kedua, terkait situasi ditengah pandemi Covid-19, bahwa pola pengamanan natal dan tahun baru kami persiapkan dari awal untuk peoses pelaksanaannya supaya dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi transmisi covid-19,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Kemudian, beliau menyampaikan mikanisme pengamanan untuk Nataru sama seperti tahun sebelumnya, Gereja akan dilengkapi dengan fasilitas digital bagi umat yang hendak masuk ke Gereja saat pelaksanaan Natal diantaranya menggunakan undangan dan barcode.

“Artinya untuk memastikan bahwa yang diundang pihak gereja adalah betul yang hadir, itu juga untuk mengantisipasi potensi-potensi yang tidak diinginkan,” jelas Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Kapolrestabes Surabaya mengatakan, pihaknya memastikan kegiatan Natal akan terjaga dengan baik. Dan juga akan membuat konsep pengamanan ring atau berlapis, serta melakukan upaya pembatasan tertentu.

“Baik pembatasan dalam upaya PPKM maupun pembatasan dalam rangka mengantisipasi potensi, yaitu dengan batas sekat kota maupun batas wilayah lingkungan Gereja itu sendiri,” tuturnya.

Selain itu, menurut Kombes Pol A. Yusep Gunawan menyampaikan bahwa pihaknya juga akan melalukan geladi kesiapan terkait pola pengamanan yang sudah direncakan Polrestabes Surabaya.

Sementara itu, untuk pengaman Tahun Baru 2022 sendiri, Polrestabes Surabaya akan mengupayakan pembatasan kerumunan-kerumunan khususnya aktivitas masyarakat. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

“Kami akan upayakan membatasi kerumunan-kerumunan khususnya aktivitas masyarakat, karena untuk menghindari adanya transmisi terkait gelombang ketiga penyebaran Covid-19 di Surabaya dan memastikan Covid-19 terkendali, keamanan tercipta, dan pemulihan ekonomi pusat berkembang sesuai keinginan Pemkot Surabaya,” lanjut Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Dalam pengamananya, Polrestabes Surabaya juga akan melakukan penyekatan dan pembatasan. Namun, juga akan melihat efektivitas dari pembatasan tersebut.

“Kita akan liat efektifnya seperti apa tanpa mengurangi fasilitas-fasilitas ruang, tetap berjalan dengan baik,” ucapnya.

Begitu juga dengan tempat wisata, pihak Kepolisian akan melakukan pembatasan di tempat wisata sesuai ketentuan PPKM. Baik melalui aplikasi PeduliLindungi maupun dengan regulasi yang ada.

“Artinya bahwa keberlangsungan keamanan Covid-19 tergantung pada masyarakat untuk saling mengingatkan, saling membantu dan bergotong royong untuk memastikan Surabaya tetap aman dari Covid-19 dan berbagai gangguan kamtibmas,” urai Yusep.

Sementara itu, Ketua Persatuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia (PGLI) Kota Surabaya, Pendeta Samuel MTH mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan hasil FGD tersebut kepada seluruh gereja anggota PGLI.

Kata Samuel, dalam pelaksanaan Natal 2021 pihaknya akan menggunakan sistem online bagi para Jemaat yang hendak ke Gereja. Jemaat wajib mengisi daftar hadir satu minggu sebelum kehadiran.

“Diberlakukan hampir semua gereja yang mengikuti online atau hybrid, karena dibatesi sesuai anjuran pemerintah Kota, kalau sekarang 75 persen, tapi yang hadir kebanyakan 50 persen, itu biasanya Gereja-Gereja menengah keatas,” tutup Samuel. (ongko).

Monev di Kecamatan Jombang, Ketua TP PKK Kabupaten Jember Sarankan UMKM Budidaya Ikan Gabus

Jember.SGI. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lomba PKK di 31 Kecamatan se Kabupaten Jember yang kali ini bertempat di Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin 15/11/2021.

Hadir dalam kegiatan Monev lomba PKK, ketua TP PKK Ibu Kasih Fajarini bersama TIM Kabupaten Jember, Muspika Kecamatan Jombang, Kepala Desa Jombang, Ibu ketua PKK Desa Jombang bersama Anggota juga para pendamping.

Camat Jombang Moch.Suryadi mengatakan, pada kesempatan ini kami mengucapkan selamat datang kepada ibu Ketua TP PKK bersama Tim Kabupaten Jember, mudah mudahan dengan kedatangan ibu bisa menjadi motivasi tersendiri bagi ibu ibu PKK di Desa Jombang kecamatan Jombang ini,” ujar Suryadi.

Letak geografis Desa Jombang, Kecamatan Jombang ini berada di paling ujung Jember selatan dan berbatasan dengan wilayah kabupaten Lumajang kalau ditempuh perjalanan dari Kota Jember kurang lebih sekitar 1 sampai 2 jam an ibu, mayoritas penduduknya adalah petani dan posyandu nya berjumlah 69 posyandu.

Sebagai Evaluasi lomba PKK ini berada di Desa Jombang, semua ibu ibu PKK sangat antusias juga bersinergi untuk mengikuti program PKK Kabupaten Jember terutama lomba ini,” tambahnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ibu Kasih Fajarini menjelaskan, Ibu ibu PKK di Desa Jombang, Kecamatan Jombang ini sudah pandai pandai terutama untuk produk UMKM nya, pertama saya datang, saya kira tidak ada kegiatan eeeh ternyata ada syukur alhamdulillah,” kata ibu Kasih Fajarini.

berbagai jenis UMKM Desa Jombang di perlihatkan seperti batik, berbagai jenis tanaman, hasil kebun, dan tidak lupa masakan ikan Gabusnya yang enak serta makanan ringan lainnya.

Saya sarankan agar membudidayakan ikan Gabusnya digalakkan kalau bisa tiap rumah itu punya kolam ikan gabus, ini sangat bagus sekali disamping untuk penghasilan ikan gabus juga bisa buat obat,” tambah ibu Ketua TP PKK Kabupaten Jember Kasih Fajarini.(rn).

HUT Brimob ke 76, Kapolri: Kita Harus Ingat Pesan Bung Karno Warisi Apinya Jangan Abunya

SURABAYA,SGI. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Timur, Minggu (14/11/2021) siang, bertempat di Rupatama Polda Jatim. Melaksanakan upacara dan tasyakuran dalam rangka peringati HUT Brimob ke-76 Tahun 2021, yang mengambil tema ‘terlatih, tangguh dan responsif’.

Dalam kegiatan tasyakuran yang rekoneksi secara virtual dengan Mabes Polri dan jajaraj polda seindonesia ada beberapa amanat yang disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo:

“Kita harus ingat pesan Bung Karno “warisi apinya, jangan abunya”. Warisi semangat yang menyala-nyala, oleh karena itu marilah kita gelorakan semangat kita dalam bekerja jiwa raga untuk kemanusiaan,” kata Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, melalui video confren, Minggu (14/11/2021) siang.

Lanjut Listyo, cikal bakal Brimob yakni Polisi Istimewa ‘Tokubetsu Keisatsu Tai’ yang membantu dalam masa peperangan pada masa penjajahan dan paska kemerdekaan RI dengan turut serta dalam peperangan melawan penjajah.

“Pada masa kini Brimob berkontribusi dalam operasi menumpas tindak terorisme dan separatis di Ops Nemangkawi dan Tinombala, serta turut serta dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” sambungnya.

Dijelaskan lebih jauh, tantangan event kedepan baik skala Internasional maupun Nasional kita akan menghadapi WSBK di Mandalika. Event badminton Indonesia Open di Bali, serta rangkaian KTT G20 di Bali pada 2022, yang tentu akan menjadi penentu wajah Indonesia di mata dunia.

“Tingkatkan ketakwaan dalam menjalani tugas, niatkan tugas kita sebagai amal ibadah, tingkatkan semangat kita dalam bertugas menjaga kamtibmas serta jaga kehormatan institusi Polri kita,” lanjut dia.

Usai mendengarkan amanat Kapolri. Kegiatan dilanjutkan dengan tasyukuran yang diawali interaksi antara Bapak Kapolri dengan satgas Madago Raya dan Satgas FPU Brimob. Yang dilanjutkan dengan sambutan Dankor Brimob, Bahwa Korps Brimob Polri merupakan bagian dari organisasi Polri yang setia dan tegak lurus pada NKRI dan pimpinannya,” tegas Dankor Brimob.

Kegiatan pun berlanjut dengan pemberian penghargaan oleh Bapak Kapolri kepada anggota Korps Brimob Polri yang berprestasi, Kegiatan pun ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolda Jatim dan Wakapolda Jatim yang diberikan kepada anggota Satbrimob Polda Jatim yang berprestasi.(ongko).

7 Kecamatan Meningkat Status Banjir, Polres Jember Siagakan Tim Bencana

JEMBER.SGI. Tujuh Kecamatan di Kabupaten Jember di antaranya Sumberbaru, Tanggul, Bangsalsari, Panti, Mangli, Patrang dan Sukorambi diprediksi oleh BMKG meningkat pada status awas. Hal itu diungkapkan oleh Mahmud Rizal, Konsultan Ahli Kebencaanan tim Jember SAE Polres Jember saat menggelar rapat siaga melalui virtual Zoom metting minggu siang (14/11/2021).

“Hari ini ada update informasi bahwa 5 Kecamatan berada pada status awas, utamanya masyarakat yang berada pada bibir sungai. ” Ungkap Rizal yang sekaligus Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap siagaan BPBD Jember ini.

Menurutnya upaya yang harus dilakukan adalah evakuasi terhadap masyarakat tersebut. Upaya ini merupakan antisipasi terjadinya luapan dan meminimalisir adanya korban.

Menyikapi hal tersebut AKBP Arif Rachman Arifin, SIK., MH. Kapolres Jember memerintahkan AKP. Eko Basuki TA, Kasat Samapta Polres Jember untuk berkoordinasi dengan instansi terkait dan menerjunkan pasukannya dalam upaya evakuasi dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

“Sesuai intruksi Kapolres terkait perkembangan status awas di 5 kecamatan tersebut, kami akan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk bersinergi mengantisipasi terjadinya banjir,” katanya.

Lebih detail Eko mengatakan dalam upaya preventif akan dilakukan patroli siaga dan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di 5 kecamatan tersebut agar tidak melakukan aktifitas di sungai.

“Kami menghimbau kepada masyarakat utamanya yang berada di daerah bibir sungai, untuk sementara waktu bisa mengungusi ke tempat aman dan jangan melakukan kegiatan-kegiatan di sungai, kami khawatir air datang tiba-tiba. Jangan lupa juga untuk menyiapkan surat-surat penting dalam satu tas agar mudah diselamatkan sewaktu-waktu,” tegasnya.

Dirinya juga berharap agar masyarakat ikut berperan aktif dalam menginformasikan kepada pihak-pihak terkait untuk mempermudah pemetaan daerah yang menjadi skala prioritas.(rn).

KELUARGA BESAR SMKN KABUPATEN PASURUAN MENGUCAPKAN!!!

Saya Ir. H. Indra Jaya M.Pd Ketua MKKS bersama Staf dan Jajaran SMKN Kabupaten Pasuruan mengucapkan,” SELAMAT HARI PAHLAWAN NASIONAL 10 NOVEMBER 2021,” mari kita teruskan perjuangan pahlawan kita dengan mencerdaskan bangsa dan menjaga keutuhan NKRI.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai