Dua Orang Buser Gadungan di Tangkap Jajaran Resmob Polres Jember

Jember.SGI. Sat Reskrim Polres Jember Telah melaksanakan Press Release yang mengundang awak media TV, Online maupun Cetak,terkait kasus 2 orang oknum yang mengakui sebagai anggota polisi ( Buser), dimana kedua pelaku tersebut sudah diamankan tanggal 09 Desember 2021 lalu.

Press Release bertempat di Mako Polres Jember, Kamis (09/12/21) yang di hadiri oleh AKP Komang Yogi Arya Wiguna ( Kasat Reskrim), IPTU Eko ( KBO Reskrim), IPDA Bagus ( Kanit Pidum), IPTU Brisan ( Kasi Humas), Kasat Reskrim menjelaskan secara detail terkait adanya kasus penipuan yang mengatasnamakan anggota Buser.

Pelaku yang bernama HB (47) Gebang dan AR (60) Jombang, awalnya di laporkan oleh intan Dwi Pratiwi asal Jombang, terkait kasus perampasan kendaraan R2 Honda ’70 ulung, miliknya dengan mengatasnamakan sebagai anggota polisi, diketahui sebelumnya pelaku juga pernah merampas sepeda milik Wiwik tetangga korban Yahama Vixion Merah.

Komang menjelaskan kronologi kejadian,” semula kendaraan R2 yang di ambil milik Intan akan ditukar dengan sepeda Honda Genio, karena merasa ketakutan akhirnya korban menyerahkan kendaraan nya kepada pelaku yang di anggap sebagai anggota kepolisian”, Katanya.

Merasa di rugikan korban melaporkan kejadian tersebut di Polsek Jombang, sehingga tim Resmob Barat melakukan penyelidikan lebih lanjut sehingga berhasil mengamankan pelaku berserta barang bukti, Sepeda Honda Genio warna merah hitam (milik Intan Dwi Pratiwi),Sepeda Honda Genio warna merah hitam (milik Moh.Hasan Bisri), Sepeda Honda Scoopy warna merah putih (sarana milik Moh.Hasan Bisri), Sepeda Yamaha Vixion merah (milik Wiwik), Kalung kewenangan SKM BUSER, Sticker berlogo SKM Buser, Keris dan Uang tunai Rp 5.400.000.

” Saat ini pelaku masih dalam proses penyidikan lebih dalam lagi dan kami menghimbau untuk masyarakat supaya lebih berhati-hati dalam mencari nafkah, jangan pernah menyalah gunakan wewenang atau mengaku sebagai aparatur negara untuk dijadikan alat mencari uang”, jelas kasat Reskrim.(hr).

Pelaku Pembunuhan Sadis di Umbulsari Jember Akhirnya Tertangkap

Jember.SGI. Pelaku pembunuhan sadis yang sempat menghebohkan warga Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember yang sempat buron selama satu bulan lebih kini tertangkap. Pembunuh seorang pedagang Fanny Yulianto (31th) ini berinisial AS (31th),pad hari Sabtu malam (11/12/2021).

Ternyata pelaku AS merupakan rekan dan tetangga korban sendiri yang sama sama tinggal di Dsn. Kandang Rejo DS. Sukoreno Kec. Umbulsari. AS tega menghabisi nyawa Fanny Yulianto yang masih mempunyai hubungan kerabat dikarenakan dendam dan ingin menguasai sepeda motor milik korban,karena selama ini korban FY dianggap mempunyai hubungan khusus dengan mantan istri pelaku AS sehingga mengakibatkan AS cemburu dan juga korban Fani mempunyai hutang terhadap AS yang sudah lama tidak dibayar.

Dendam AS memang sudah direncanakan sebelumnya, berawal dari hari yang sudah ditentukan AS berboncengan dari Kec.Creme Bondowoso bersama rekannya Yudi dengan menaiki sepeda motor milik Yudi dan membawa sebuah Clurit serta dengan alasan untuk diajak mengambil sepeda motor. Dimana sebelumnya AS sudah membuat janji bertemu dengan korban Fani di Jember rumah paman AS saudara M. Dirumah M korban Fani diberi minuman yang sudah dicampur obat Tryhexipinidil.

Tidak berapa lama kemudian AS bersama Fani pergi keluar berboncengan dengan menggunakan sepeda motor milik Fani Honda Beat warna merah, dengan tujuan ke Puger. Di tengah perjalanan alAS dan fani terlibat cekcok karena funny sudah mabuk akibat minuman yang disuguhkan tadi, akhirnya mereka sepakat Untuk mengantarkan Fani pulang ke umbulsari, sesampainya mereka di desa sukoreno umbulsari diarea persawahan dusun Banjarejo mereka terlibat percekcokan kembali yang membuat Fani berteriak sambil berkata kotor,yang akhirnya AS langsung mengambil Clurit yg sudah disiapkan dan membacokkan ke korban berulangkali dengan mengenai kepala, tangan dan perut yang membuat korban terjatuh lalu diseret ke selokan sawah,kemudian AS melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban.

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Aryawiguna bahwa “Dalam pelariannya AS selalu berpindah-pindah tempat sehingga terakhir kali diterima informasi bahwa as berada di di daerah Tandes Surabaya, akhirnya pada hari Sabtu tanggal 18 desember 2021 ntar jam 18 tim Resmob gabungan Polres Jember berhasil menangkap pelaku AS di kos-kosannya yang berada di kecamatan Tandes Surabaya, sedangkan barang bukti yang berhasil kita amankan adalah, 1 buah celurit,1 buah potongan kayu,1 stel pakaian milik korban,1 buah arloji milik korban,1 celana jeans warna biru,1 Buah atas terdapat bercak darah milik tersangka dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna merah milik korban”

Disampaikan pula bahwa atas kejadian ini tersangka AS dikenakan pasal 340 KUHP 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara” ujar Komang Yogi.(H/r).

KUA Kecamatan Kerek, Tuban Beri Hadiah Bibit Tanaman ke Pengantin Baru

TUBAN- SGI Kantor Urusan Agama ( KUA ) Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban , Ada sesuatu yang berbeda, pada Jumat, 10 desember 2021 berlangsung Pernikahan pasangan pengantin yang mendapatkan hadiah sepasang bibit tanaman.

Ini adalah program baru yang diluncurkan KUA Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. Merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup utamanya makin banyak dan massifnya lahan gundul akibat perusakan alam baik yg dilakukan oleh individu maupun korporasi, ujar Nurul Yaqin Anas ( Gus Anas ) Kepala KUA Kecamatan Kerek disampaikan ke awak media .


“Program ini berupaya memberikan edukasi nyata dg memberikan sepasang bibit pohon kepada setiap pengantin yg menikah di wilayah kecamatan Kerek. Selanjutnya akan dilakukan monitoring dan pendampingan secara integral dan sinergis dg program pendampingan keluarga sakinah yg selama ini menjadi core layanan KUA” tambahnya.

Lebih lanjut kami berharap program ini dapat menggugah kesadaran warga masyarakat untuk makin perduli terhadap lingkungan. Kepada pihak2 terkait dan berkepentingan mudah2 segera ikut menyuport kegiatan ini” tutupnya. (Mar SGI )

Komisi III DPR RI Berikan Bansos di Tempat Pengungsian

Lumajang.SGI. Kapolda Jawa Timur Bersama Wakapolda Jawa Timur melaksanakan pengecekan Posko Tanggap Darurat Bencana, korban terdampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di lokasi pengungsian dan dapur lapangan Polri, dalam rangka kunjungan kerja Komisi III DPR RI beserta rombongan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, melakukan pengecekan lokasi pengungsian di SMP Negeri 2 Pronojiwo. Pada Rabu (8/12/2021), yang terdapat pengungsi korban bencana alam APG Gunung Semeru di SMP Negeri 2 Pronojiwo.

Di lokasi ini terdapat sebanyak 127 orang pengungsi, yang terdiri dari 62 orang laki-laki, 65 orang perempuan, dengan rincian dewasa 76 orang, Anak – anak 25 orang, Balita 12 orang dan lansia 16 orang. Mereka rata-rata berasal dari Desa Sumbersari Kabupaten Lumajang.

Sementara, untuk pengungsi yang berada di kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, ada sebanyak 1.202 orang, yang tersebar di 6 lokasi pengungsian, diantaranya SDN 2 Sumberurip, SDN 4 Supiturang, SMPN 2 Pronojiwo, Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai desa Ampel Gading, dan Balai Kecamatan Jabung.

Selanjutnya kunjungan Komisi lll yang di dampingi Kapolda dan Wakapolda Jatim ini melakukan pengecekan Posko Utama Bansos, di Kantor Kecamatan Pronojiwo, dan pemberian bantuan sosial sembako, secara simbolis diberikan oleh Komisi III DPR RI Bambang D.H, dan Wakapolda Jatim kepada perwakilan korban bencana alam Gunung Semeru berupa Beras 5 Ton, Gula Pasir 876 Kg, Susu Formula 18 Karton, Susu Indomilk 16 Karton, Kopi 54 Karton, Mamy Poko Pants 50 Karton, Minyak Goreng 66 Karton, Mie Instan 35 Karton, dan Baju bekas dewasa 500 pasang. (rn).

Kapolres Gresik Resmikan Kantor Unit Reskrim Polsek Driyorejo

GRESIK-SGI Dalam upaya mendukung pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat di perlukan fasilitas penunjang berupa sarana dan prasarana termasuk di antaranya adalah gedung perkantoran.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si meresmikan gedung kantor unit Reskrim Polsek Driyorejo. Acara tersebut di hadiri oleh pejabat utama Polres Gresik, Muspika Driyorejo Gresik Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.Rabu ( 8-12-2021)

Pada sambutannya Kapolsek Driyorejo KOMPOL H.M. Zunaedi, S.IP mengungkapkan bahwasanya pembangunan kantor unit reskrim Polsek Driyorejo di bangun secara swadaya dan partisipasi dari masyarakat.

“Dengan di resmikannya kantor unit Reskrim Polsek Driyorejo di harapkan dapat di jadikan sarana pelayanan terbaik kepada masyarakat.yang mana Polsek Driyorejo merupakan Polsek urban, maka pelayanan kepada masyarakat juga harus yang terbaik. Tutur Akbp Mochamad Nur Azis dalam sambutannya.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menambahkan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di utamakan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun apabila tidak bisa terselesaikan ya harus di proses hukum.

Dalam kesempatan yang sama Lulusan Akpol Tahun 2002 juga menekankan kepada Kabaglog Akp Nur Amin untuk mendatakan secara administrasi kantor unit Reskrim Polsek Driyorejo yang baru di resmikan tersebut agar pemeliharaan dan perawatan bisa masuk anggaran dinas.

Acara di lanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita sebagai simbul peresmian kantor unit Reskrim Polsek Driyorejo dan santunan kepada anak yatim.(Arf)

masuk Level 2 RSUD Bangil Tetap Semangat Lakukan Sosialisasi Layanan

Pasuruan.SGI. Desember 2021.senen 06 desember 2021 bertepat di 4(empat) lokasi berbeda yakni balai desa widoro kecamatan pandaan(bersama anggota komisi 4 DPRD kabupaten pasuruan bapak Wasik Rahman Hamzah) ,balai desa gajah bendo(pagi) dan balai des kelurahan pagak kecamatan Beji,siang.

Bersama anggota komisi 4 DPRD kabupaten pasuruan Bapak Abdul Roup.dan balai desa lemah bang kecamatan sukorejo(bersama anggota komisi 4 DPRD kabupaten pasuruan bapak Muhammad Zaini) tim RSUD banggel kabupaten pasuruan (kasubbag) humas dan pemasaran,M.Hayat,SKM.M,kes/kasih rawat Inap dan khusus dr.Cahyo Arie W.,M.MRS/ kasih Asuhan dan mutu keperawatan Masmuhul Khair,S.KEP NERS dan petugas lainya) melaksanakan sosialisasi layanan RSUD banggel dan informasi terkait covid-19.

kegiatan ini di harapkan mampu membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang covid 19.
Serta memahami bahwa layanan kesehatan akan memberikan tindakan modis sesuwai dengan penyakit yang di derita pasien dan tikan akan merekayasa/ mengcovidkan pasien.

RSUD banggel merupakan rumah sakit kelas B satu satunya di wilayah kabupaten pasuruan yang juagak merupakan rumah sakit rujukan covid-19 memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang terbilang lengkap,baik dari SDM(dr/dr sepesialis/dr.sub.spesialis) maupun peralatan canggih medis,seperti spesialis penyakit dalam,paru,kebidanan dan kandungan,bedah umum ,bedah tulang(ortopedih),anak,THT,mata,saraf,kulit dan kelamin rehabilitasi medik(fisioterapi gigi,gizi dan pengobatan tradisional )Hypnotherapi,Akupuntur dan aku preseuri) serta pemeeiksan penunjang lainya(Radiologi,labotorium klinis patologi Anatomi) serta pemulasaraan jenazah.

di himbau pada masyarakat,khususnya warga kabupaten pasuruan untuk tidak takut dan ragu untuk berobat ke RSUD Banggel,karena sesuwai dengan motto RSUD Banggel peduli dan berkualitas dalam pelayanan”di samping itu RSUD banggel merupakan RS milik pemda yang artinya milik masyarakat kabupaten pasuruan itu sendiri.

jadi di harapkan sarana dan fasilitas kesehatan ini bisah di gunakan secara maksimal oleh lapisan masyarakat kabupaten pasuruan secara keseluruhan.saran dan masukan yang sifatnya membangunan dan meningkatkan perbaikan layanan sangat di butuhkan oleh pihak RSUD Banggel.( WAWAN).

23 Pengungsi Korban Erupsi Gunung semeru Ada di Desa Wonorejo, Kec. Kencong, Jember

JEMBER.SGI. Salah satu pengungsi yang bernama Darmuji 53 tahun korban Erupsi Gunung Semeru kabupaten Lumajang yang rela meninggalkan harta benda untuk menyelamatkan diri bersama 23 warga lain hingga Mengungsi di Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Warga asli Dusun Bulak Manggis, Desa Sumberejo, Kecamatan Senduro Kabupaten lumajang tersebut, menceritakan kisah Pilu yang ia alami bersama warga lain yang berjumlah ratusan pada saat erupsi terjadi pada Rabu 08/12/2021.

Sewaktu di temui ditempat pengungsian, Dusun Krajan C ,Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember pada Rabu 08/12/2021) tepatnya dirumah kerabatnya bernama Bu Intan, Darmuji menceritakan kisah Pilu yang ia alami hingga akhirnya bisa menyelamatkan diri dari kepungan awan panas Gunung Semeru yang meluluh lantakan Dusun nya hingga atap rumah dan harta benda tidak tersisa Sama sekali.

Masih dengan kondisi trauma berat, Darmuji menceritakan jika pada saat sabtu sore itu ia tidak mengira akan menjadi malam yang panjang dan mencekam bersama sanak Famili dan tetangga dekatnya.

“Sangat sedih dan takut sekali mas, Sabtu sore itu tiba tiba terdengar suara keras dari Gunung, tidak selang waktu lama ada asap hitam turun dengan bergemuruh seperti pesawat dan saya berlari bersama keluarga dan juga warga lain untuk menyelamatkan diri ke Masjid,” terangnya.

Sementara itu mengetahui adanya pengungsi dari korban Erupsi Gunung semeru, Kapolsek Kencong AKP. Adri Santoso meninjau langsung ke Rumah Bu. Intan untuk memastikan keadaan para pengungsi.

Bersamaan dengan itu keluarga besar TK RA melalui ibu Fatur yang memberikan bantuan mengatakan, kemarin kita mengalang dana untuk bantuan Erupsi Gunung semeru, alhamdulillah kita mendapat kabar dari aparat Desa kalau ada pengungsi di Dusun C Desa Wonorejo,
Jadi kita bantukan yang lebih dekat saja.


Jenis bantuan yang kita berikan yaitu pakaian, makanan, tikar dan sedikit uang, mudah mudahan bantuan yang kita berikan dapat meringankan beban saudara kita ini,” ujar Bu.Fatur.(rn).

Peduli Bencana Semeru, Seorang Anggota Polisi Beri Bantuan Sembako ke Warga

Lumajang.SGI. Bpk. Aris Wahyudi Santoso salah satu Anggota Polisi dari Polda Jatim merasa tersentuh hatinya setelah mendengar musibah yang di alami saudara kita di Kabupaten Lumajang yaitu Erupsi Gunung semeru.

Di tengah tengah kesibukannya beliau ( Aris Wahyudi Santoso) menyempatkan diri untuk datang, melihat dan memberikan bantuan kepada warga korban Erupsi Gunung semeru ini, senin 06/12/2021 sore.

Menurut Bpk. Aris Sewaktu di konfirmasi awak Media SGI mengatakan,Saya sangat prihatin juga berduka yang sangat dalam Sebagai rasa kepedulian kita kepada sesama, hati saya tersentuh melihat musibah yang dialami saudara saudara kita, oleh karena itu saya dengan tulus dan ikhlas memberikan bantuan yang berupa sembako dan mudah mudahan dapat meringankan beban warga korban Erupsi Gunung semeru.

Bantuan Sembako ini akan saya bagi di tiga yaitu Dusun Karangbendo Desa Candi Puro untuk pengungsi dari Dusun Kebun Deli Desa Sumber Wuluh, Dusun Wonosari Desa Penanggal untuk pengungsi dari Kampung Renteng Desa Sumber Wuluh dan yang ketiga di posko kantor Kecamatan Candi Puro.
Untuk sumber dana dari bantuan ini murni dari uang pribadi saya sendiri dan harapan saya mari kita semua peduli terhadap sesama apalagi kepada saudara kita yang sekarang ini terkena musibah dengan begitu kita dapat meringankan beban saudara kita,” ujar Bpk. Aris.

Sementara itu Gus Noufal salah satu warga yang menerima bantuan sangat berterima kasih sekali kepada Bpk. Aris Wahyudi Santoso yang merupakan anggota kepolisian Polda Jatim, sudi terjun langsung ke lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada KAMI,” kata Gus Naufal.

Semoga bantuan yang bapak Aris berikan dapat bermanfaat dan meringankan beban kami semua yang terdampak musibah Erupsi Gunung semeru ini, dan baru kali ini juga ada yang memberikan bantuan secara langsung ke warga,” tambah Gus Naufal.(rn).

Diduga 2 Warga Gumukmas kab.Jember Jadi Korban Erupsi Gunung semeru

Jember.SGI. Hambali dan anaknya M. Faisal Akbar, warga Dusun Krajan RT 01 RW 05 Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas, hingga kemarin belum di ketahui nasibnya, keduanya merupakan Supir Truk yang biasanya mengambil bahan material di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, yang saat ini terdampak Erupsi Gunung semeru.

Menurut Mugiati istri dari Hambali mengatakan, suami saya (hambali) berangkat untuk mengambil pasir bersama anaknya M. Faisal pada hari Jumat 03/12/2021 sore dan pada hari sabtu 04/12/2021 siang masih tlp ke pemesan pasir.
Setelah terjadi Erupsi Gunung semeru hingga saat ini keduanya tidak ada kabarnya lagi, Saya dan keluarga yang lain pun jadi cemas bagaimana nasib suami dan anak saya hingga saat ini belum ada kabar beritanya.

Kami sudah mengutus salah satu keluarga untuk mencari dan menanyakan kepada para petugas yang berada di lokasi terdampak Erupsi Gunung semeru Desa Sumber Wuluh namun hingga kini lom ada kabar.
Harapan saya dan keluarga mudah mudah suami serta anak saya cepat di ketemukan,” ujar Mugiati.

Sementara itu menurut Kanit Reskrim Polsek Gumukmas IPTU. Amin Sahril sewaktu di konfirmasi awak Media membenarkan bahwa ada warga Dusun Krajan RT 01 RW 05 Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas kab.Jember, Jatim sewaktu mengambil pesanan pasir ke Desa Sumber Wuluh Lumajang hingga saat ini lom ada kabar beritanya, menurut informasi hanya truknya saja yang diketahui, supirnya Hambali juga anaknya M. Faisal lom di temukan.

Kami sudah konfirmasi kepada pihak BPBD dan para Relawan yang berada di lokasi terdampak Erupsi Gunung semeru apabila menemukan foto dan identitas yang saya kirimkan agar segera menghubungi kami pihak Polsek Gumukmas untuk diteruskan ke pihak keluarga,” jelas IPTU Amin.(rn).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai