PMI Kerahkan 35 Relawan Sedot Sumur dan Bersihkan Lumpur

JEMBER.SGI. PMI Kabupaten Jember meneruskan kegiatan bersih-bersih rumah korban banjir di Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) Selasa (11/1). Sedikitnya 35 relawan yang masuk tim wash PMI melakukan bersih-bersih di ratusan rumah di BMP. Kegiatan itu dilakukan bersama relawan lain dan warga setempat. Selain di perumahan BPM banyak juga korban banjir di Perumahan Mangli Residence.

“Relawan langsung turun sejak ada kejadian Minggu (9/1) tetapi yang Selasa pagi diperlukan lebih banyak relawan, khususnya tim wash PMI untuk bersih-bersih material lumpur di rumah-rumah korban banjir,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Sedikitnya dua armada R4 dan 1 unit R3, dua alat sedot sumur serta dua mesin semprot material lumpur dikerahkan di Perumahan BMP Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Untuk penyedotan sumur dikoordinasikan dengan RW setempat karena tidak semua ada sumurnya. “Fokus aksi para relawan memang bersih-bersih rumah. Sebelumnya, relawan banyak membersihkan jalan dari lumpur dan kerikil serta sisa aspal yang mengelupas di jalan-jalan yang dilewati air banjir,” imbuhnya

Rumah -rumah korban banjir di perumahan BMP dan Perumahan Mangli Residence banyak yang kemasukan lumpur yang dibawa air banjir. Ada beberapa rumah yang terendam air bercampur lumpur sampai 2 meteran sehingga perlu penyemprotan menyeluruh agar bersih dari lumpur. Untuk itu, PMI mengerahkan banyak personel relawan dan peralatan yang dibutuhkan.

Elvana Kusdijanto, Kabid Pelayanan Markas PMI Kabupaten Jember menyatakan yang dibutuhkan korban banjir di Perum BMP memang pembersihkan sisa-sisa banjir. “Tim wash memang fokus membantu membersihkan rumah-rumah yang terdampak banjir. Kalau dilakukan manual butuh waktu lama, dengan dibantu tim wash pembersihan jauh lebih cepat,” ujar Elvana

Selain itu, tm wash juga melakukan pengurasan sumur warga yang terkena dampak banjir. “’Kalau ada sumur yang kemasukan air banjir kita bantu mengurasnya agar bersih kembali,” imbuhnya.

Hadi Sumarsono, salah satu tokoh warga perumahan BMP mengaku senang dengan adanya tim wash PMI. “Warga kami senang sekali adanya tim wash PMI, dengan peralatan PMI proses pembersihan lebih cepat dan lebih bersih,” ungkap mantan wakil pemred Jawa Pos Radar Jember tersebut. (rn).

Akibat Bau Yang Menyengat Muspika Gumukmas Tutup Kandang Peternak Bebek

Jember.SGI. Berdasarkan pengaduan Warga yang resah dengan bau dari kandang peternak bebek milik salah satu warga Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember Jawa Timur, Muspika Kecamatan Gumukmas langsung mendatangi peternak bebek H. Abdullah, senin 10/01/2022 untuk menutup kandang bebeknya.

Camat Gumukmas yang di wakili oleh Sekcam Z. Yelli, Babinsa bersama Kapolsek Gumukmas AKP. Subagio dan Anggota serta Anggota Satpol PP yang langsung ke lokasi peternak bebek yang berada di tengah tengah pemukiman warga di dusun Krajan RT 01 RW 04 Desa Purwoasri, sempat aduh mulut dengan pemilik ternak H. Abdullah.

Menurut Sekcam Z. Yelli menjelaskan, Penutupan kandang Bebek (itik) ini sebenarnya persoalan yang sudah lama, karena kandang bebek ini lokasinya berada di tengah tengah warga yang mungkin baunya sangat mengganggu warga di sekitarnya.

Sebenernya sudah ada pernyataan pada tahun 2020 bahwa kandang H.Abdullah ini mau di tutup akan tetapi masih beroprasi dan tidak dilaksanakan, semakin hari warga jadi kesal oleh karena itu kita selaku muspika bergerak cepat untuk menutup kandang bebek ini, tidak ada alasan lagi,” jelas Yelli.

Dengan mediasi yang cukup alot ahkirnya muspika kecamatan Gumukmas menemukan titik terang H. Abdullah sanggup untuk menutup kandang bebeknya dengan meminta waktu 10 hari dengan membuat pernyataan bermaterai dan kami berikan waktu yang di minta untuk mengeluarkan atau menjual ternaknya setelah itu kandang akan di tutup,” tambah Yelli,
H. Abdullah sewaktu di mintai keterangan oleh awak media terkait penutupan kandangnya tidak mau berkomentar.(rn).

Relawan PMI Jember Langsung Terjun Bantu Korban Banjir di Mangli

JEMBER.SGI. Relawan siaga bencana PMI Kabupaten Jember langsung turun ke lokasi banjir di perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) setelah terjadi hujan deras cukup lama di Kabupaten Jember Minggu (9/1) siang sampai sore hari. Sejumlah relawan bersama relawan bencana lain dan warga setempat memberikan bantuan kepada warga.

Antara lain ikut membantu melakukan evakuasi kepada beberapa orang yang sempat naik atap rumah setelah rumahnya diterjang banjir. Beberapa orang yang naik ke atap diselamatkan dengan peralatan yang ada. Setelah banjir surut sore hari, relawan PMI tidak beranjak dari perumahan BMP yang ada di Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates.

Mereka tetap membantu korban banjir di perumahan BPM. Mereka ikut membersihkan rumah-rumah yang sempat tergenang air banjir yang cukup deras. Dari sejumlah video yang beredar di media social, banjir yang terjadi BMP cukup besar. Arus air sangat deras melalui jalan utama di perumahan BMP. Akibatnya banyak warga setempat yang merekam arus banjir yang diduga berasal dari arah pegunungan Argopuro.

Dari sejumlah video dan foto yang berada di madia social diketahui ada sebuah mobil yang diparkir diperumahan sempat terseret arus banjir. Untungnya, mobil terhambat sesuatu di perumahan sehingga tidak terbawa kearah sungai yang tidak jauh dari perumahan BMP. Banjir diperumahan BMP surut sekitar puku 18.00 seiringin merurunnnya intensitas hujan.

“Para relawan PMI sore hari tetap membantu membersihkan rumah-rumah warga Perumahan Bumi Mangli Permai yang sempat terkena banjir,” kata dr Tri Wiranto, pengurus PMI Kabupaten Jember yang kebetulan berdomisili di perumahan BMP.

Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menyatakan bahwa relawan PMI memang tetap siaga pasca Perayaan Hari Natal dan Tahu Baru (Nataru) 2022. Apalagi, saat ini masih musim hujan. “Relawan siaga bencana PMI Kabupaten Jember memang selalu siaga. Begitu ada laporan adanaya banjir di Perumahan Mangli, relawan langsung meluncur ke lokasi,” ujar H EA Zaenal Marzuki SH MH. (rn).

Kawanan Rampok Berhasil Kuras Harta Warga Kec.Gumukmas/Jember

Jember.SGI. Kawanan Perampok berhasil satroni Rumah Maskur(41) Rt 02 Rw 12 Dusun Kedunglengkong Desa Menampu Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, yang rumahnya berada dipinggiran sawah sekira pukul 00:30 wib.

Pelaku tersebut masuk rumah melalui Jendela depan,dengan mencongkelnya, Setelah itu, dia masuk ke kamar Sunarti (ibu mertua Maskur) yang sedang tidak di kunci.

“Setelah membangunkan Ibu mertua saya dengan nada mengancam, lalu meminta membangunkan saya dan istri saya,
Setelah itu pelaku yang berjumlah 3 orang langsung mengikat keluarga saya, dengan tali Plastik,lalu meminta sejumlah uang,perhiasan kalung,cincin,tutur “maskur

Karena perampok mengancam akan membunuh,apalagi Istri yang sedang hamil tua,terpaksa saya serahkan Uang 3,5jt dan masuk kekamar mengacak acak isi lemari,mencari barang yang lainnya.

Tak hanya itu pelaku juga membawa kabur sepeda motor Vario warna Putih tahun 2017,lalu meminta kunci dan STNK,kerugian korban di tafsir 17,5juta.

Dengan kejadian ini, Maskur langsung melaporkan kejadian ini ke mapolsek Gumukmas,mendengar dan menerima laporan tersebut, anggota Polsek Gumukmas langsung mendatangi TKP.

Kapolsek Gumukmas AKP Subagiyo waktu di temui awak media kantornya mengatakan, memang benar ada rumah warga yang dimasuki tiga orang perampok.

“Penghuni rumah yang laki-laki diikat tali dengan tangan dibelakang, dan perempuan diikat tangannya didepan,” kata kapolsek, Saat meminta kunci dan surat kendaraan, pelaku ini juga mengancam akan membunuh. Begitupun juga saat meminta uang, ancamannya juga sama.

“Untuk kasus yang sama, disini sudah kejadian dua kali ini. Jumlah pelaku hampir sama, tiga orang dengan yang di Desa Mayangan,” jelasnya,
Tapi pihak kami akan mengupayakan mengungkap pelaku perampokan ini. “Nanti akan kita kroscek dengan korban-korban dan akan terus kita tindak lanjuti,” ujar Kapolsek Gumukmas AKP Subagio.(rn).

Bupati LAMTIM M Dawam Lantik kades PAW Desa Tritunggal

Lamtim.SGI. WAWAY KARYA, Bupati M Dawam Rahardjo Memberi Sambutan sekaligus Melantik Kades PAW Desa Tritunggal di Balai Desa Tritunggal Kecamatan Waway Karya, Kamis (6 Januari 2022).

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD lampung Timur, Hajat Sudrajat, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tarmizi Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat Desa, Yudi Irawan, Camat Waway Karya, Achmad Naufal beserta Forkopimcam, Tokoh Agama, Tokoh Adat serta Tokoh Pemuda.

Mengawali arahannya Bupati Dawam mengucapkan selamat kepada Kepala Desa yang telah dilantik dan berharap dapat menjalankan tugasnya dalam melayani masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah
Kabupaten Lampung Timur, saya ucapkan selamat menjalankan tugas kepada kepala desa Tri Tunggal yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya, selamat mengabdikan diri dalam melayani kepentingan seluruh warga masyarakat”.

Selanjutnya Kang Dawam berpesan kepada Kepala Desa terlantik agar bisa berkoordinasi dengan jajarannya demi Kemajuan Desa.

“Dalam rangka pelaksanaan fungsi dan tugas Kepala Desa dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa, bekerjalah dengan sungguh-sungguh serta laksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab, karena masyarakat telah memberikan kepercayaan dan menaruh harapan kepada saudara untuk
perkembangan dan kemajuan desa. Oleh karena itu, perlakukan warga masyarakat dengan baik dan tingkatkan kualitas pelayanan perangkat desa. Kondisi di desa sejak hari ini hingga akhir masa jabatan saudara, sangat tergantung pada kinerja saudara beserta jajaran. Untuk itu, segera lakukan konsolidasi dan berdayakan seluruh potensi sumber daya perangkat desa, yang akan mendukung tugas-tugas saudara. (Evi)

PMI Kuatkan Program Berbasis Masyarakat SBM

Boyolali,SGI. 7 Januari 2022 – Pelibatan masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian wabah/ pandemi disebut sangat efektif. Pemanfaatan peran masyarakat tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan serta penanganan dini dalam menghadapi pandemi. Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) di beberapa desa di Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, dan Banten.
PMI melibatkan relawan masyarakat untuk melaksanakan secara aktif pendeteksian awal serta pelaporan kasus terjangkit wabah secara terpadu di beberapa wilayah tersebut. Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) ini dilatih serta didampingi oleh PMI dalam Community Pandemic Preparedness Program (CP3) yang diujicobakan di Pandegelang, kota Bogor, Boyolali serta Tabanan. Kemudian, validasi laporan gejala dan risiko penyakit oleh Sibat CP3 ditindaklanjuti Puskesmas.

“Peran masyarakat ini sangatlah penting untuk kewaspadaan dini, ini bahkan sudah dilakukan sebelum pandemi COVID-19 terjadi di Indonesia. Saat ini kita perlu penguatan road map SBM supaya bisa direplikasi di banyak desa,” kata Kepala Divisi Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Eka Wulan Cahyasari dalam uji coba rancangan kebijakan pelaksanaan Peta Jalan Penguatan SBM 2022-2024 di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (6/1/2022).
Eka mengatakan, kehadiran SBM akan melengkapi sistem surveilans berbasis institusi seperti Puskesmas, Puskewan, rumah sakit serta laboratorium dalam pendeteksian dini potensi wabah dengan kolaborasi lokal di tingkat desa dan kabupaten/kota yang telah dilakukan selama ini.

“Berdasarkan hasil percontohan yang berhasil hingga saat ini, PMI berencana untuk memperluas cakupan program kesiapsiagaan wabah atau pandemi ke 2 Provinsi di Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan. Dengan demikian sebanyak 20 desa baru akan mereplikasi pembelajaran SBM sebagai kesiapsiagaan wabah/pandemi, lebih jauh harapanya akan dapat direplikasi secara nasional”, imbuhnya.

Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Provinsi Jawa Tengah dr. Hartanto menambahkan, program kesiapsiagaan pandemi berbasis masyarakat telah dilaksanakan di Boyolali sebelum pandemi COVID-19 melanda Indonesia. SBM, sambungnya, dimanfaatkan PMI Jawa Tengah untuk pencegahan serta pengendalain penyakit menular antraks dan leptosirosis pada 2018.

Dalam pertemuan bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah Kabupaten Boyolali, PMI serta IFRC di Pendopo Bupati tersebut akan melihat langsung kolaborasi lokal untuk penyempurnaan rancangan kebijakan pelaksanaan Peta Jalan secara nasional.

“Dari pengamatan kami melalui laporan-laporan relawan Sibat dalam program CP3, serta diskusi-diskusi dengan PMI, kami memandang SBM PMI ini perlu diadopsi, untuk menguatkan model SBM yang sudah berjalan,” tukas Asisten Deputi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK dr. Nancy Dian Anggraini.

Sejak tahun 2018, PMI dan IFRC memulai inisiatif CP3 dalam pelaksanaan SBM untuk mengembangkan dan mode uji coba dalam memperluas cakupan surveilans oleh para relawan di masyarakat setempat, termasuk ke populasi yang paling rentan dan memperkuat kesiapsiagaan serta ketahanan masyarakat bersama dengan Kelompok Kerja yang terdiri dari Kemenko PMK, Kemenkes, Kementan, KLHK, Kemendesa PDTT, Kemendagri, BNPB, KKP, BBPK Ciloto, BBPKH Cinagara, dan PMI.

Sejak 2018, program kolaboratif PMI dikembangkan dengan dukungan IFRC dan Lembaga Pembagunan Internasional Amerika Serikat (USAID), serta Palang Merah Australia.(rn).

Sumbang 39 Kantong Darah, KSR PMI STIE Mandala Galang 39 Pendonor di Alun Alun

JEMBER.SGI. Menyambut Tahun Baru, Korps Sukarela (KSR) PMI STIE Mandala Jember ajak masyarakat ikut aksi social donor darah 5 Januari 2022 di Alun-Alun Jember. Kegiatan yang kerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI itu berhasil menggalang 39 pendonor untuk donor darah.

Ilma Faizah Wijiyono Ketua KSR PMI STIE Mandala Jember menjelaskan pihaknya memang sengaja mengadakan kegiatan donor darah di Alun-Alun. “kegiatan donor darah memang sengaja di gelar di Alun-Alun Jember karena menjadi salah satu pusat keramaian,” kata Ilma Faizah Wijiyono.

Dia menjelaskan, dalam kegiatan donor yang diadakan mulai pukul 18.00 sampai 21.30 berhasil menghimpun 39 kantong darah untuk disumbangkan ke UDD PMI. “Yang mendaftar untuk kegiatan donor darah sebenarnya cukup banyak sampai 50 orang tetapi yang lolos untuk donor hanya 39 orang,” imbuhnya.

Para relawan pendonor yang tidak lolos untuk melanjutkan donor darah rata-rata karena tekanan darah terlalu tinggi atau terlalu rendah. Juga HB- darahnya tidak standar. “Kami ucapkan banyak terimas kaih kepada para pendonor yang lolos, juga yang tidak lolos, semoga lain kali yang tidak lolos bisa donor darah,” imbuhnya.

Selain melakukan donor darah, sambungnya, KSR PMI STIE Mandala Jember juga melakukan sosilisasi pentingnya donor darah kepada para pengunjung Alun-ALun. “Kami juga sosialisasi kepada masyarakat untuk sukarela donor darah karena darah terhimpun akan ditranfusikan kepda pasien membutuhkan di rumah sakit-rumah,” ujar Dewi Untari, panitia pelaksana dari KSR STIE Mandala.

Bahkan, sambungnya, bisa jadi saudara, teman atau tetangga kita sendiri yang menbutuhkan. “Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa pasien di rumah sakit, mari kita sama-sama aktif untuk donor darah,” terangnya.

Selain itu, sambungnya, donor darah juga bermanfaat bagi pendonornya. Pertama setiap akan donor akan dicek kondisi kesehatannya seperti tensinya, HB darahnya. “Setiap darah yang didonorkan juga akan menjalani tes beberapa penyakit seperti sipilis, HIV/AIDS, Hepatitis. Hanya darah yang sehat yang ditranfusikan kepada pasien yang membutuhkan,” pungkasnya. (rn).

Danramil Bersama Babinsa Bantu Padamkan Api Saat Kebakaran di Ruko Pasar

Lampung Timur.SGI. Musibah kebakaran melanda 2 ruko yang berada di Pasar Desa Labuhan Ratu II, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Rabu (5/1/2022).

Kebakaran yang terjadi sekira Pukul 17:00 Wib ini setidaknya menghanguskan 2 ruko pakaian serta aksesoris.

Komandan Koramil (Danramil) 429-09/Way Jepara Kodim 0429/Lamtim Kapten Arm. Adi Hernizam mengatakan bahwa setelah pihaknya mendapatkan laporan dari warga langsung mengajak Babinsa untuk segera turun membantu memadamkan api.

“Setelah mendapatkan informasi terjadi musibah kebakaran di pasar Way Jepara saya bersama 3 Personil Babinsa langsung menuju ke lokasi. Saat itu api sudah mulai membakar sebagian ruko dan isinya”, kata Danramil.

“Setelah kita bersama-sama dengan Anggota Polsek, Damkar dan warga masyarakat berjuang memadamkan kira-kira sejam kemudian api berhasil dipadamkan”, pungkas Danramil.

Sementara Babinsa Serda Juwanto menambahkan bahwa kebakaran murni karena konsleting listrik.”Karena pada saat kami bersama masyarakat sedang memadamkan api terlihat ada kabel yang terkelupas dan menyatu sehingga menyebabkan percikan api”, jelasnya.

Diperkirakan akibat musibah tersebut kerugian mencapai ratusan juta rupiah karena sebagian besar ruko yang berisi pakaian dan aksesoris tersebut ikut terbakar.(Evi)

Jenazah WNI Sri Mindari Tiba di Rumah Duka, Polda Jatim Kawal Hingga Pemakaman Usai

Lumajang,.SGI. Jenazah Sri Mindari, korban kapal tenggelam di perairan Tanjung Balau Johor Malaysia pada 15 Desember 2021, akhirnya tiba di rumah duka Desa Kaliboto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Rabu, 5 Januari 2022 siang.

Jenazah diberangkatkan dari Malaysia dengan menggunakan pesawat Lion Air JT 0972 pukul 08.35 WIB.

Kedatangan jenazah, mendapat pengawalan dari aparat Kepolisian dari Polda Jatim, Polresta Sidoarjo dan Polres Lumajang. Jenazah diantar menggunakan ambulan milik Polda Jatim menuju rumah duka.

Sebelum dilakukan pemberangkatan jenazah ke rumah duka, Kapolres Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro yang hadir mewakili Kapolda Jatim, terlebih dulu melakukan pengecekan jenazah.

“Setelah kita lakukan pengecekan bersama pihak UPT BP2MI, jenazah baru kita berangkatkan ke rumah duka,” jelas Kapolresta Sidoarjo.

Tak hanya itu, menurut Wahyu Bintoro, Pihak Polda Jatim akan terus mengawal hingga pemakaman usai.

“Setelah ini, kami berangkatkan jenazah, sudah kami siapkan Tim pengawalan dan pengamanan baik dari polda Jatim, Polresta Sidoarjo maupun Polres Lumajang. Tadi Bapak Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta juga berpesan, jenazah harus aman dan dikawal hingga pemakaman usai, itu bentuk pelayanan kita untuk masyarakat,” ulasnya.

Ucapan belasungkawa terhadap keluarga, tak henti-hentinya diucapkan oleh beberapa pihak, salah satunya Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno.

“Kami mewakili pimpinan tertinggi kami dan Bapak Kapolda Jatim mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya alm Sdri Sri Mindari yang diakibatkan oleh kecelakaan laut. Untuk pihak keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan,” ucap AKBP Eka Yekti.

AKBP Eka Yekti juga mengimbau kepada masyarakat yang menginginkan menjadi pekerja imigran agar benar-benar hati-hati memilih agen, diimbau olehnya agar masyarakat menggunakan agen resmi yang telah ditunjuk pemerintah sehingga tidak terjadi hal-hal semacam ini.

“Gunakan agen yang resmi, yang legal, jangan tertipu bujuk rayu para pihak yang sengaja mengambil keuntungan tanpa bertanggungjawab,” imbuh Eka Yekti.

Selain Kapolres Lumajang, ucapan duka juga turut diucapkan oleh Kapolres Sidoarjo, Kepala UPT BP2MI Jatim dan Wakil Bupati Lumajang terhadap keluarga Sri Mindari.

“Saya Kapolresta Sidoarjo, turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya, semoga Almarhumah diberikan tempat yang layak disisi Tuhan,” Kombes Wahyu Bintoro menambahkan, “Kegiatan yang kami lakukan disini adalah kegiatan kemanusiaan dimana Polri hadir ditengah masyarakat apabila ada masyarakat ada yang membutuhkan kami, kami siap melayani,”imbuhnya.

Sebelum dimakamkan, pelepasan jenazah dilakukan oleh pihak keluarga di Musholla AL-Hikmah. Isak tangis pun menyelimuti pelepasan jenazah korban kapal tenggelam tersebut.

“Terima kasih bapak-bapak Polisi dan pemerintah, kami sangat terbantu, tidak hanya tentang pemulangan jenazah adik kami yang semuanya telah ditanggung, namun keluarga kami merasa sangat diperhatikan,” urai Ani selaku Kakak korban. ( h/r).

Hindari Pengendara lain, Mobil Sekda LAMTIM Alami Kecelakan

LAMTIM.SGI. Mobil yang dikendarai Sekda Lampung Timur beserta istri mengalami lakalantas tepatnya di Desa Mataram Marga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur di depan lampu merah, Jumat (17/12/2021) pagi.

Menggunakan mobil dinas dengan nopol BE 8 N, kejadian ini terjadi dikarenakan mobil yang ditumpangi Sekda beserta istri terbalik dan hilang keseimbangan setelah ada pengendara lain yang memotong jalan pada saat melintas di jalur dua lampu merah Sukadana.

Menurut keterangan saksi di lapangan, Sekda beserta istri dan sopir langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamtim dan segera mendapatkan penanganan oleh petugas medis.

Istri Sekda Lampung Timur Sugiyati menyampaikan, mobil yang dikendarai sopir bernama Bayu membanting ke kiri karena menghindari mobil yang melaju dari arah berlawanan.

”Posisi lampu kami hijau, lalu sopir melaju ke depan, tanpa disangka ada kendaraan lain yang juga melaju dari arah lawan memotong, kemudian sopir kami membanting setir menghindari mobil tersebut kemudian terjadilah kecelakan tersebut dan saya tidak ingat lagi karena panik, bahkan yang membangunkan saya dari kendaraan saya saja tidak tahu,” tukasnya sambil gemetaran saat ditemui di RSUD Sukadana Lamtim.

Dari hasil pantauan sementara, Sekda, istri, dan sopirnya tidak mengalami luka serius, akan tetapi Sekda tampak dironsen karena kepalanya terbentur
dan tampak beberapa pejabat Lampung Timur ikut hadir dalam pemeriksaan di RSUD. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lampung Timur.(ahmad).

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai