
Saya Ir. Hanung Widya Sasangka M.T, selaku Kepala Dinas PU. Bina Marga Kabupaten Pasuruan,” MENGUCAPKAN,” SELAMAT HARI PERS NASIONAL 2022, semoga semakin jaya dan terus memberikan informasi pada masyarakat.

Saya Ir. Hanung Widya Sasangka M.T, selaku Kepala Dinas PU. Bina Marga Kabupaten Pasuruan,” MENGUCAPKAN,” SELAMAT HARI PERS NASIONAL 2022, semoga semakin jaya dan terus memberikan informasi pada masyarakat.

SURABAYA,SGI. Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, Kamis (3/2/2022) siang, melakukan pengecekan karantina terpusat bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) di Asrama Haji Sukolilo, Balai diklat Keagamaan Surabaya dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Danrem 084/Bhaskara Jaya, Pejabat utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat utama Polda Jatim, Danlanudal Juanda, Dandim 0831/Surabaya Timur, Kapolrestabes Surabaya, UPT Kemenkes KKP Surabaya, UPT Kemenkes BBTKLPP Surabaya dan Kepala Balai diklat Keagamaan Surabaya.
Kegiatan diawali dengan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana tempat karantina terpusat bagi pelaku perjalanan luar negeri di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
PPLN yang melaksanakan karantina terpusat di Asrama Haji Sukolilo masih nihil, kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 596 serta personil satgas berjumlah 129 orang terdiri dari 83 Personil TNI, 18 Personil Polri dan 28 Personil tenaga kesehatan dari KKP Surabaya.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan pelaksanaan karantina terpusat bagi PPLN di Balai diklat Keagamaan Surabaya. Jumlah PPLN yang melaksanakan karantina terpusat sebanyak 25 orang dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 126.
Sementara personil satgas berjumlah 47 orang yang terdiri dari 25 personil TNI, 8 Personil Polri dan 14 Personil tenaga kesehatan dari KKP Surabaya.
Selain itu juga telah dilaksanakan pengecekan pelaksanaan karantina terpusat bagi PPLN di LPMP Provinsi Jawa Timur. Jumlah PPLN yang melaksanakan karantina terpusat sebanyak 123 orang dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 134 tempat tidur.

Sedangkan personil satgas berjumlah 45 orang yang terdiri dari 23 personil TNI, 7 Personil Polri dan 15 Personil tenaga kesehatan dari KKP Surabaya. (ongko).

PROBOLINGGO, – SGI – Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tematik bagi pelaku usaha mikro di Ballroom Bromo Park Hotel, Rabu (2/2). Mengusung tema peningkatan kemandirian dan produktivitas pelaku usaha mikro untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif, musrenbang tematik ini digelar guna mendukung visi misi kepala daerah tahun 2023.
“Tujuannya menyediakan forum komunikasi dan diskusi bagi para pelaku usaha untuk ikut serta memikirkan pembangunan dan berperan aktif dalam pembangunan di Kota Probolinggo selaku pengampu di bidang usaha mikro, kecil dan menengah. Mengakomodir kebutuhan dan aspirasi pembangunan berdasarkan persepsi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Dan membangun komitmen bersama antara pemerintah daerah dengan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kota Probolinggo,” ujar Kepala Bappeda Litbang Tartib Gunawan dalam laporannya.
Musrenbang merupakan forum antar pelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah yang telah diatur dalam UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem pembangunan nasional. “Adanya musrenbang ini untuk mencari masukan dari pelaku usaha kecil menengah untuk tahun 2023.
Hal ini perlu dilakukan supaya pelaku usaha kecil menengah mengerti sistem pemerintah itu harus ada perencanaan dari sekarang, walaupun kita tidak tahu apa yang terjadi di tahun 2023. Tanpa adanya dasar perencanaan ini tidak mungkin muncul program di tahun 2023,” ujar Wali Kota Habib Hadi.
Dalam perencanaan pembangunan ini tentunya harus memperhatikan isu strategis dan permasalahan yang ada di sekitar kita, agar isu-isu strategis yang menjadi isu sentral pembangunan di Kota Probolinggo dapat lebih fokus. Diharapkan melalui kegiatan ini akan mengetahui prioritas pembangunan yang menjadi fokus dari pelaku usaha mikro dan menyatukan berbagai pemikiran strategi dan arah pembangunan.
Saya pun masih banyak kekurangan tetapi kita harus perbaiki. Dengan duduk bersama, diskusi seperti sekarang ini adalah upaya menjaring masukan-masukan untuk menyempurnakan pembangunan Kota Probolinggo,”tutur wali kota.
Di hadapan para pelaku UMKM, Habib Hadi menyampaikan harapannya agar UMKM mampu memahami program-program mana saja yang menjadi skala prioritas dan luas. Menurutnya, pelaku UMKM perlu memiliki mindset yang berbeda bahwa berjualan dapat dilakukan di mana saja, walau di rumah sekalipun. Dengan metode pemasaran digital saat ini, berjualan bisa dilakukan secara online baik melalui website maupun media sosial.
“Inovasi dan terobosan apa yang dilakukan oleh pemerintah untuk menggairahkan semangat UMKM, melalui musrenbang inilah kita akan merencanakannya. Saya punya rencana membuat tempat yang tidak bisa diklaim oleh kelompok UMKM manapun, semuanya bisa masuk. Kita sudah bekerjasama dengan Indomaret, ke depan ada gerai Dekranasda dan akan kita upayakan juga di GM, KDS harus ada space untuk hasil olahan dari produk UMKM yang ada,” bebernya.
Ke depan, lanjutnya, sepanjang dari Gladag Serang ke Taman Maramis, di sisi kanan dan kiri sungai akan dipaving untuk dijadikan tempat bagi UMKM. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan fasilitas serta geliat ekonomi UMKM akan semakin berkembang.
“Mari kita bergandengan tangan memberikan masukan yang terbaik untuk membangkitkan ekonomi sektor UMKM di wilayah Kota Probolinggo. Kalau daerah lain bisa kenapa kita tidak, asal ada tekad bersama, seberat apapun kita bisa menyaingi daerah-daerah lain untuk kebangkitan UMKM di wilayah Kota Probolinggo. Jika ada opini-opini yang berkembang, maka UMKM wajib memberikan edukasi agar tidak berkembang negatif.
Karena kebersamaan ini untuk memperkuat Kota Probolinggo, bukan perpecahan saling menyalahkan yang diutamakan tetapi masukan perbaikan menjadi kunci keberhasilan bagi Kota Probolinggo,” tutup wali kota.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Kota drg. Ninik Ira Wibawati, Asekbang Setiorini Sayekti dan sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo. (Har)

TUBAN, SGI – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan panen klengkeng di Kebun Klengkeng milik Kelompok Tani Ngudi Tirto Makmur di Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Kab. Tuban, Selasa (1/2).
Usai melakukan panen, Gubernur Khofifah memuji sistem pertanian tumpang sari (tripple cropping) yang dilakukan di kebun klengkeng tersebut. Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan.
Khofifah menjelaskan bahwa sistem tumpang sari yang dilakukan di kebun ini menggunakan teknik tripple cropping yakni selain klengkeng, adapula tanaman cabai serta budidaya madu atau ternak lebah. Hal ini mampu menjadi daya tarik bagi agrowisata khususnya di pedesaan. Bahkan diharapkan bisa menjadi referensi bagi daerah lain.
“Potensi tumpang sari antara klengkeng, cabai dan madu ini sangat luar biasa. Ini jadi daya tarik bagi agrowisata pedesaan 6ang sangat edukatif dan pastinya ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar terutama para petani,” kata Khofifah.
“Bahwa profit dari sistem tumpangsari disini baik klengkeng, cabai dan madu ini bisa menjadi referensi bagi daerah lain. Bagaimana peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis desa ini juga bisa dirintis sebagai desa wisata berbasis agro,” imbuhnya.
Khofifah menuturkan, varietas kelengkeng yang ditanam di Desa Sugihan ini adalah jenis kateki. Dan ini merupakan salah satu varietas klengkeng terbaik dan pasarnya sangat besar.
“Ditambah di sini telah memakai net atau jaring yang menutupi area atas kebun. Jadi tidak perlu dibrongsong lagi di setiap pohon. Dan ini menjadi lebih efisien lagi. Serta menghemat tenaga dan waktu sekaligus melindungi dari hama kelelawar atau burung,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Jatim sedang menyiapkan format pinjaman atau kredit dengan subsidi bunga melalui bank UMKM Jawa Timur. Dimana masing-masing hanya boleh meminjam maksimal Rp. 10 juta dan akan mendapatkan subsidi bunga, sehingga bunga yang harus dibayarkan oleh peminjam adalah 3 persen per tahun.
“Subsidi bunga ini berasal dari APBD Pemprov Jatim. Jadi kredit Rp. 10 juta tapi bunganya hanya 3 persen per tahun karena disubsidi oleh Pemprov. Dan kami harapkan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku UMKM kita khususnya kategori ultra mikro dan mikro,” katanya.
Sementara itu, Wiyono, ketua kelompok petani klengkeng di Kelompok Tani ini mengatakan bahwa pemerintah baik Pemkab Tuban maupun Pemprov Jatim terus memberikan perhatian dalam pengembangan budidaya klengkeng ini. Dirinya berharap, perhatian dari pemerintah ini mampu meningkatkan produksi klengkeng di daerah ini.
“Terimakasih dukungan dan perhatian baik dari Ibu Gubernur Jatim maupun Pak Bupati Tuban. Harapan kami kebun klengkeng di desa ini terus berkembang dan hasilnya terus meningkat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, luas kebun kelengkeng ini sendiri kurang lebih 50 hektar dengan jumlah pohon 5.000 – 6.000 pohon. Dalam setahun, pohon klengkeng ini secara bergantian 3-4 kali panen dimana satu pohon sekali panen mampu menghasilkan buah klengkeng sebanyak antara 50-60 kg klengkeng setara dengan 1-2 juta rupiah.

Dalam kunjungan ini Gubernur Khofifah didampingi oleh Bupati Tuban, Dandim, Kapolres, Kadis Perindag, Kadis Pertanian, Kadis Perkebunan, Ka. Bakorwil Bojonegoro serta Karo Perekonomian. (Mar )

JEMBER.SGI. Pekerja kebun dan karyawan yang sedang bekerja di PTPN XII Kebun Renteng Kabupaten Jember makin aktif ikut kegiatan donor darah yang berkerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Sedikitnya, 53 pekerja kebun dan karyawan PTPN XII Kebun Renteng ikut kegiatan sosial sedekah darah di kantornya Rabu (2/2/2022).
Dari jumlah itu, hanya 38 pekerja kebun dan karyawan PTPN XII Kebun Renteng yang bisa mendonasikan darahnya untuk pasien rumah sakit. Sedangkan 15 pekerja dan karyawan PTPN XII lainnya tidak bisa lolos saat screening yang dilakukan petugas UDD PMI. Sebagian karena tensi darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah, ada juga yang HB-nya tidak memenuhi standar.
Meski demikian, hal itu tak menyurutkan semangat para pekerja kebun dan karayawan PTPN XII Kebun Rentang. “saya tidak lolos hari ini tetapi kegiatan donor darah selanjutnya akan ikut. Kata petugas yang memeriksa sebelum ikut donor darah harus istirahat yang cukup pada malam harinya, tadi malam saya begadang sampai tengah malam,” kata salah seorang pekerja kebun PTPN XII Kebun Renteng.
Pria yang tidak mau disebutkan namanya tersebut merasa lebih sehat setelah beberapa kali ikut donor darah. “Saya merasa tambah enakan setelah donor darah, saya juga bisa cek darah secara berkala saat diperiksa petugas PMI,” imbuhnya. PTPN XII Kebun Renteng kini rutin dua atau tiga bulan sekali kerjasama dengan UDD PMI Kabupaten Jember untuk kegiatan donor darah.
Manajer PTPN XII Kebun Renteng Danang Joko Prasetyo menuturkan bahwa para pekerja kebun dan karyawannya memang antusias setiap ada kegiatan donor darah. “Para pekerja kebun antusias, setiap ada kegiatan donor darah lebih dari 50 orang yang daftar meski tidak semuanya lolos,” kata Manajer PTPN XII Kebun Renteng Danang Joko Prasetyo.
Dia menjelaskan, yang daftar pada kegiatan donor darah kali ini tidak sebanyak sebelumnya. “Kali ini tidak sebanyak kegiatan donor darah sebelumnya karena banyak pakerja kebun yang puasa rajab,” imbuhnya. Karena puasa, para pekerja kebun yang sebelumnya aktif donor sementara menunda dulu.

Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengucapkan banyak terima kasih kepada para pekerja kebun. “Meski mereka berada di pelosok, ternyata mereka antusias untuk ikut sedekah darah. Mereka faham setetes darah bisa menyelamatkan nyawa sesama,” ujarnya. (r).

SGI. Aktivitas jurnalistik tidak mungkin dilepaskan dari peran jurnalis. Jurnalis memiliki sebutan lain, seperti: wartawan, pemburu berita, pewarta, reporter, newsgetter, press man, kuli tinta, atau nyamuk pers.
Hakikatnya, jurnalis adalah orang yang melakukan pekerjaan kewartawanan dan atau tugas-tugas jurnalistik secara rutin.
Jurnalis dapat dikatakan sebagai orang yang pekerjaannya mencari dan menyusun berita. Tentu, targetnya adalah berita yang ditulis jurnalis dapat dipublikasikan di media massa; baik media cetak, media elektronik maupun media online.
Dilansir dari beberapa Buku tentang Jurnalistik, tugas jurnalis terdiri dari: 1) menyajikan fakta, 2) menafsirkan fakta, dan 3) mempromosikan fakta. Berkaitan dengan tugas jurnalis tersebut, siapapun dapat memaknainya masing-masing. Namun, kata kuncinya terletak pada fakta, sesuatu yang nyata terjadi.
Beratnya tugas jurnalis, maka ada persyaratan yang harus dipenuhi seorang jurnalis. Syarat utama menjadi jurnalis, sejatinya adalah: 1) mampu melenyapkan perasaan rendah diri dan 2) mampu mengurangi perasaan tinggi hati. Syarat yang sederhana namun realisasinya sulit. Itulah kehebatan seoarang jurnalis.
Maka untuk menjadi jurnalis yang professional, setidaknya diperlukan 10 (sepuluh) kompetensi jurnalis, yaitu: 1) keterampilan menulis, 2) keterampilan berbicara, 3) mampu melakukan riset dan investigasi, 4) memiliki pengetahuan standar tentang topik yang akan diberitakan, 5) memiliki kemampuan teknologi internet, 6) kemampuan audio visual, 7) mampu menggunakan teknologi komputer, 8) memahami etika, 9) berpengetahuan hukum atau legal, dan 10) memperhatikan karier.
Bila ditinjau dari jenisnya, jurnalis dapat dikategorikan 3 (tiga) yaitu:
Sejalan dengan dinamika peradaban dan kehidupan di masa kini, jurnalis yang setiap hari berjuang menyajikan berita dan informasi kepada publik dihadapkan pada tantangan yang kian berat. Berpeluh keringat di lapangan saat liputan dan harus mengejar deadline, maka ada 4 (empat) acuan yang perlu diperhatikan pula terkait dengan jurnalis, antara lain:
Agus Eot menyimpulkan bahwa Jurnalis bukan hanya sebuah profesi. Tapi pekerjaan yang menantang. Agar mampu menyajikan berita yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.(rn).

LAMTIM.SGI. Bupati Lampung Timur M. Dawam Rahardjo Menghadiri Acara Final Mototrack MTC Championship 2022, Memperebutkan Piala Bupati Lampung Timur di Selenggrakan sirkuit MTC Tambah Dadi Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur, Minggu (30 Januari 2022).
Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Panitia Penyelenggara, Mustofa, Kepala Bagian OPS, Kompol Heru Sulis Tyannanti, Plt. Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur, Ahmad Fauzi serta Forkopimcam Kecamatan Purbolinggo.
Dalam acara tersebut M. Dawam Rahardjo menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta MTC.
“Saya selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur mengucapkan terimakasih kepada peserta yang berasal dari seluruh daerah atas partisipasinya sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar”.
Selanjutnya M. Dawam Rahardjo menambahkan” Tidak lupa saya ucapkan selamat kepada para juara umum senior, junior maupun juara umum pemula dan lokal mudah – mudahan ini menjadi awal yang baik bagi kita semua, Perlu saya sampaikan bahwa ini adalah pertama kalinya Lampung Timur mengadakan penyelenggaraan MTC ini dan alhamdulillah berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan mudah – mudahan kedepan kita dapat berjumpa lagi tentunya dapat lebih baik lagi, lebih meriah lagi dan sukses selalu untuk kita semua “.

Untuk diketahui bahwa, Juara Umum Senior di raih oleh Rizki HK dari Team Gordon Recing exhaust Mekar Jaya KYB TDR Glok Repsol Jawa Barat, Juara Umum Junior diraih Oleh H Tio Mahesa Dari Tim MTC MX TEAM PT jaya mulia techindo DFM racing product BSC industri CSPM kayla motor Lampung Timur, Juara umum Pemula diraih oleh Lutfi Patrick dari Tim Safira baja Mimaki IHMC Hula Hula dan Juara Umum lokal Adi Rocket dari tim D’Jawa motor 911 A.Y 88 Group ARTNJ Norifumi ART industries dan untuk Juara Umum Senior Mendapatkan 1 Unit Sepeda Motor Yamaha. (Evi)

LAMTIM.SGI. Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi Memberi Sambutan dalam acara Ngonthel dan Gowes Bersama dengan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun GOSELA Ke-42 yang ke 3 pada bulan januari 2022, Minggu (30/01/2022).
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Lampung Timur, Putra Ariyan Marga, Camat Batanghari, Mira Hayati, Camat Sekampung, Suparman, Kepala Desa Bumi Mas, Yoga Trismawan, Ketua KOSTI, Lampung Timur, Darmawan, Ketua Komunitas Gowes Onthel Gasela Bumi Mas, Yudi Pramono beserta Para Komunitas Gowel Ontel sepeda lama.
“Saya selaku Wakil Bupati mengucapkan Selamat ulang tahun untuk GOSELA yang ke -3. Meskipun dilaksanakan di penghujung bulan namun alhamdulillah setidaknya maaih dalam bulan komunitas tersebut dibentuk”.
Mari Sama-sama kita wujudkan sesuai dengan semboyan dari GOSELA tadi yaitu sehat, waras. Karena bersepeda ini juga merupakan hobi saya, saat bersepeda rasanya bahagia fresh bonusnya sehat, semua masalah rasanya hilang saat bersepeda”.
Diketahui rangkaian kegiatan dalam acara tersebut yaitu Pembukaan sambutan dari Azwar Hadi sekaligus membuka Start Gowes Ontel, Pemotongan Tumpeng serta Pembagian hadiah dorprize serta dilakukan pula pembagian santunan untuk anak yatim,Dalam kegiatan tersebut diketahui hadiah utama untuk juara yakni berupa Kambing. (Evi)

BANDUNG.SGI. Pekerjaan sebagai wartawan sesungguhnya tidak sekadar memberikan informasi, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk bergerak secara positif.
Jadi, jangan pernah meremehkan pekerjaan sebagai jurnalis, sebaliknya profesi wartawan harus terus diperjuangan.
Dikatakan Agus Wahyudin atau Agus Eot yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPD FPRN Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa “dengan pekerjaan jurnalis, dapat mendorong masyarakat untuk bergerak dalam berbuat baik”, ujarnya. Minggu (30/01/2022).
Jadi sesungguhnya, seorang wartawan tak hanya memberikan informasi, melainkan juga dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat dalam berbuat baik,’’ jelas Agus.
Agus Eot juga menuturkan, “sebagai wartawan, aku tidak punya uang, tetapi aku punya akses,’’ katanya.
Tetapi dalam perkembangannya, perjalanan pers saat sekarang makin membingungkan. Satu sisi, pers yang harus tetap memegang teguh kode etik jurnalistik dihadapkan kenyataan di mana media perlu juga hidup dengan iklan.
‘’Apalagi, perkembangan industri digital yang memudahkan orang dapat membuat informasi apapun. Lalu, posisi jurnalis di mana, media di mana? Di sinilah tantangan media mainstream, di mana kemudian muncul berita-berita hoaks. Bahkan, kita semakin tidak tahu lagi mana yang benar dan tidak benar,’’ ungkapnya.
Dengan kondisi seperti ini, media mainstream memiliki musuh bersama yakni berita yang tidak benar atau hoaks.
‘’Kalau dulu, persaingannya adalah antar wartawan dan antar media, tetapi saat sekarang media memiliki musuh bersama yakni berita hoaks, termasuk para buzzer yang penyebar hoaks,’’ tegasnya.
Tantangan lainnya adalah anak-anak muda yang kini mulai meninggalkan media, terutama media cetak dan bahkan televisi. Inilah dampak perkembangan teknologi yang sedemikian dahsyat.
Agus Eot pun mengatakan bahwa media memang memiliki tantangan yang berat termasuk ke depannya, terutama media cetak.

‘’Ada koran yang dulu bisa sampai 50 halaman, kini hanya 16 sampai dengan 24 halaman. Selain itu, dengan adanya perkembangan teknologi yang demikian pesat, maka wartawan juga memiliki tantangan berat,’’ tandasnya.(rn).

Jember.SGI. beberapa petani yang tergabung dalam kelompok tani Maju desa Purwoasri, kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu siang 29/01/2022, mendatangi Kantor Desa Purwoasri terkait permasalah pupuk yang selama ini di keluhkan para petani.
Menurut ketua kelompok tani maju Nurul Yakin mengatakan, sebenarnya kami petani kecil hanya ingin dipermudah dalam mencari pupuk dan kebetulan hari ini melalui pemerintah Desa untuk bermediasi, menyampaikan keluhan para petani.
Petani berharap agar Pupuk yang selama ini dititipkan ke kios kios luar wilayah seperti di desa Tembokrejo, Bago dan Gumukmas ditarik dan dialihkan kekios resmi yang lebih dekat dengan Desa Purwoasri sesuai RDKK, selama ini kami susah dalam mencari Pupuk,” ujar Yakin.
Sementara itu PPL Desa Purwoasri Dwi Handayani yang juga hadir menjelaskan, memang untuk Desa Purwoasri dulu kios yang resmi hanya ada1 sehingga sebagian pupuk dititipkan dan sekarang sudah ada 2 kios, sehingga petani menginginkan adanya perubahan.
selain itu disini ada 8 kelompok tani yang pro dan kontra sehingga kita butuh untuk bermediasi lagi melalui pemerintah desa untuk mendatangkan perwakilan kelompok juga kios resmi yang sudah ditunjuk,” agar bisa mencapai mufakat,”ujar Dwi.
Kades Purwoasri Saiful Bahri juga menerangkan, kita disini selaku pemerintah Desa akan menampung keluahan dari warga terutama petani kecil, sesuai apa yang di sampaikan PPL tadi kalau pupuk memang di titipkan di beberapa kios dan itu akan kita kordinasikan agar tidak menjadi masalah.

Harapan saya selaku kepala desa agar masalah pupuk di Desa Purwoasri ini segera selesai dan petani bisa mendapatkan pupuk lebih mudah dan jangkauannya lebih dekat, kita juga akan bantu berkordinasi dengan Distributor pupuk agar supaya ada pembagian pupuk di 2 kios Desa Purwoasri,” tambah Kades Purwoasri.(r)