SURABAYA.SGI. Suasana Rakernis Logistik Polri yang digelar di Hotel Wyndam, Surabaya, Jawa Timur berbeda dengan biasanya. Seluruh peserta diwajibkan menggunakan pakaian khas Warok Ponorogo lengkap dengan udengnya.
Acara yang bernuansa kearifan budaya lokal itu dibuka langsung oleh Asisten Kapolri Bidang Logistik (Aslog) Irjen Pol Argo Yuwono. Sebelum acara pembukaan para peserta ditampilkan kesenian Reog Ponorogo.
Menurut Argo, rakernis Logistik Polri berlangsung tanggal 24 hingga 26 Maret 2022. Suasana rakernis kata dia mengangkat kearifan budaya lokal Reog Ponorogo. “Ini mau sambutan gaya biasa atau gaya Warok,” ujar Argo berkelakar sambil tersenyum di sambut tawa para peserta.
Menurut mantan Kadiv Humas ini pihaknya sengaja mengunakan pakaian budaya warog di samping untuk mengenalkan budaya kearifan lokal juga karena warog dalam sejarah mengambarkan sosok yang berbudi pengerti luhur, jujur, satria dan berwibawa dan bisa menjadi tauladan kita semua.
Kembali ke soal rekernis, Argo dalam sambutannya menyampaikan, Slog Polri merupakan unsur pengawas dan pembantu Kapolri dalam Bidang Manajemen Logistik yang siap mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Slog juga siap melakukan reformasi struktural, pengamanan G20, agenda pemerintah serta program P3DN. Sehingga agenda tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
“Tema yang di angkat tahun ini adalah Logistik Polri Siap Mendukung Polri yang Presisi dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural serta Mengamankan Agenda Pemarintah Guna Menyukseskan Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju,” ungkap Argo. (Ongko).
PROBOLINGGO, – SGI – Kamis (24/3/2022), Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setiorini Sayekti membuka agenda fasilitasi temu petani dengan Bulog bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Probolinggo di pendapa kantor Kecamatan Kedopok.
Kegiatan ini juga didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang serta Bank Jatim Cabang Probolinggo dalam rangka program pengendalian inflasi sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah setempat.
Membuka acara, Kabag Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Heri Astuti berharap melalui agenda fasilitasi ini, Bulog dapat menyerap hasil panen gabah dari petani sehingga mampu mendukung ketahanan pangan di Kota Probolinggo. “Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di Kota Probolinggo serta memperkuat ketahan pangan dan menjaga stabilitas harga pangan di pasaran,” jelas Heri.
Diketahui dari data yang disajikan, tren pertumbuhan ekonomi di Kota Probolinggo selama 5 tahun terakhir menunjukkan hasil yang positif kecuali di tahun 2020. Pada tahun 2017 pertumbuhan ekonomi naik sebesar 5,88%, tahun 2018 naik 5,93%, tahun 2019 naik 5,94%, berikutnya turun sebesar -3,64% di tahun 2020 dan kembali naik 4,06% di tahun 2021.
Sementara itu, terkait inflasi Kota Probolinggo di tahun 2022, pada bulan Januari mengalami inflasi sebesar 0,45% dan bulan Februari mengalami deflasi 0,18%. Untuk itu, mewakili Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Asekbang Setiorini menyampaikan strategi 4K untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Maka perlu ditingkatkan lagi untuk memperkuat strategi 4 pilar, yaitu strategi 4K ya, yaitu mencakup keterjangkauan harga, kemudian ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif terutama di masa pandemi Covid 19,” terang Rini sapaan akrabnya.
Beberapa kelompok komoditas penyumbang inflasi di Kota Probolinggo antara lain makanan, minuman, pakaian, perlengkapan, daging ayam ras, telur ayam dan cabai. Namun, masih menurut Asekbang Rini, angka inflasi perlu dikendalikan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang stabil. “Oleh karena itu inflasi yang stabil mutlak diperlukan untuk dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Asekbang juga menyampaikan salah satu program Wali Kota Habib Hadi di tahun 2023 untuk mengikutsertakan para petani ke jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. “Jadi di tahun 2023 nanti Bapak Wali Kota akan memberikan reward ya kepada para petani dengan mengikutsertakan pada BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja,” ungkapnya.
Sebanyak 80 petani dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Wonoasih dan Gapoktan Kecamatan Kedopok hadir mengikuti paparan dari 2 narasumber.
Narasumber pertama yakni dari Kepala Bulog Sub Divre Probolinggo Moch. Ramadan yang menyampaikan persyaratan kualitas gabah kering dan harga pembelian pemerintah. Selanjutnya, perwakilan bagian kredit Bank Jatim Cabang Probolinggo Indra Wahyu Rahmawan yang menjelaskan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga 6%. (har)
Jember,SGI. Untuk melatih jiwa kemanusiaan dan bersikap peduli pada banyak orang yang membutuhkan bantuan, dua sekolah di Jember Kamis (24/03/22) mendirikan Palang Merah Remaja. Pendirian PMR tersebut langsung mendapat pengesahan dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Pendirian.
Untuk MTs Nahdlatuth Thalabah yang beralamat di jalan KH Imam Bukhori, desa Kesilir, Kecamatan wuluhan dari 600 siswa, 50 anak diantaranya tergabung dalam anggota PMR Madya. Sementara di SMA Pancasila Jln Ronggolawe No.5 Kecamatan Ambulu, dari 240 siswa yang ada di sekolah tersebut, 30 diantaranya menjadi anggota PMR Wira.
Pendirian PMR tersebut sebagai wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja Palang Merah Indonesia sehingga bisa membantu sesama dilingkup sekolah seperti melakukan pertolongan pertama dengan sederhana, membantu pencegahan penyebaran penyakit dengan memberikan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat.
“Dengan dibentuknya unit PMR ini bisa mendidik remaja yang bersih, sehat, peduli terhadap sesama dan lingkungan serta kreatif dan bersahabat. Karena jika memiliki karakter yang positif, otomatis juga menjadi contoh bagi yang lain,” kata E.A Zaenal Marzuki, SH, MH Ketua PMI Kabupaten Jember yang hadir dalam acara tersebut.
Selain itu juga, didirikannya PMR sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah untuk melatih sikap empati, melatih kemandirian siswa dan memiliki tanggung jawab serta yang terpenting adalah belajar manajemen waktu.(r).
Jabar.SGI. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk terus berkomitmen mencegah dan membumihanguskan peredaran narkotika di Indonesia. Menurut Sigit, hal itu wujud nyata, untuk menjaga serta mengawal program Pemerintah dalam mewujudkan SDM yang unggul.
Hal itu ditegaskan oleh Kapolri saat memimpin konferensi pers pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 1,196 ton di Pusdik Intelkam, Soreang, Jawa Barat, Kamis (24/3/2022).
“Karena itu saya berikan apresiasi kepada rekan-rekan yang melakukan pengungkapan. Saya kira apa yang telah rekan-rekan lakukan tentunya jadi bagian dan kontribusi bagi kita untuk menjaga agar program Pemerintah mewujudkan SDM unggul, untuk menuju Indonesia Maju atau Indonesia Emas betul-betul kita bisa jaga,” kata Sigit.
Dengan adanya komitmen pencegahan peredaran narkotika di Indonesia, kata Sigit, hal itu akan mencegah rusaknya generasi muda sebagai generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba. Karena itu, Sigit meminta, kepada seluruh jajaran dan stakeholder terkait untuk memberangus barang haram tersebut dari hulu hingga hilir.
“Sekali lagi tentunya saya mohon informasi dan kerjasama ditingkatkan terus. Kemudian kita harus memiliki daya tangkal dan daya cegah, terhadap bahaya dari penyalahgunaan narkoba,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.
Menurut Sigit, pengungkapan narkotika jenis Sabu seberat 1,196 ton melalui Joint Investigation antara Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat dan BNNP Jawa Barat itu, adalah salah satu keberhasilan terbesar di awal tahun 2022 ini.
Dengan adanya pengungkapan itu, Sigit memaparkan bahwa, pengungkapan narkoba sepanjang 2022 periode Januari hingga Maret, Polri telah mengungkap sabu sebanyak 2,73 ton, ganja 7,24 ton dan pil ekstasi sebesar 230.789 butir.
“Saya harapkan kedepan pengungkapan besar terus dilakukan. Dan yang paling penting bagaimana kita mencegah agar narkoba, kita tekan untuk tidak masuk ke dalam negeri. Serta, lalu bagaimana berikan hukuman maksimal kepada pelaku-pelaku bandar. Sehingga kemudian Indonesia ini tidak menjadi pasar buat mereka,” ucap eks Kapolda Banten itu.
Demi menyelamatkan generasi bangsa, Sigit juga berharap para pengedar ataupun bandar yang memasukan dan mengedarkan narkoba di Indonesia dapat diberikan hukuman secara maksimal. Menurutnya, hal itu agar menjadi efek jera bagi pelaku tindak pidana narkoba.
“Tentunya kami mengimbau, untuk mitra kami di Kejaksaan dan Pengadilan Negeri untuk memberikan hukuman yang maksimal terhadap para pelaku. Sehingga kita tentunya memiliki tugas dan tanggung jawab agar generasi kita, generasi muda kita betul-betul bisa terjaga dari ancaman narkoba,” tutur Sigit.
Terkait pengungkapan kasus ini, Sigit juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk menjerat para pelaku dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Selanjutnya Sigit menyebut bahwa, dari keberhasilan pengungkapan 1,196 ton sabu ini, kepolisian dan stakeholder terkait berhasil menyelamatkan kurang lebih 5.980.000 orang dari potensi penyalahgunaan narkotika.
Lebih dalam, pada kesempatan ini, Sigit kembali mengingatkan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk tidak ‘main-main’ terhadap narkotika. Pasalnya, ia tidak akan segan untuk memberikan hukuman atau sanksi tegas.
“Dan saya juga minta pada rekan-rekan seluruh Kapolda dan Kapolres, kalau ada anggota terlibat pecat, pidanakan dan berikan hukuman maksimal. Karena itu komitmen kita. Saya tidak mau bahwa ada bagian dari instirusi Polri ikut bermain main dengan ini,” tegas Sigit.
“Namun terhadap anggota yang mengungkap dan memiliki prestasi, saya juga berkomitmen untuk memberikan reward. Sehingga kinerja anggota akan terus menjadi lebih baik,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri. (ongko).
jember.SGI. Desa Menampu kecamatan Gumukmas menggelar kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat Desa yang baru, kegiatan dilaksanakan di gedung aula Desa, kamis 24/03/2022.
Dalam Kegiatan ini di hadiri oleh muspika kecamatan Gumukmas, Kepala Desa Menampu, H. Aan Rofi’i, BPD, beserta anggota perangkat Desa yang hadir dalam pelantikan.
Camat Gumukmas yang diwakili Sekcamnya Z Yelli mengatakan hari ini kita menghadiri pelantikan perangkat Desa menampu alhamdulillah berjalan lancar, saya kagum dan bangga dengan kepala desa menampu yang kreatif dan inovatif dalam membangun Desanya,” ujar Yeli.
kekreatifan kepala desa ini bisa di jadikan contoh bagi perangkat atau bawahannya terutama perangkat Desa yang baru dilantik, di samping itu perangkat yang baru harus mendukung dan loyal untuk membantu kinerja kepala Desa, tanpa ada kerjasama sinergitas pembangunan Desa tidak akan terwujud,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Desa Menampu menjelaskan, ya memang hari ini kita melaksanakan kegiatan pelantikan perangkat Desa, ada beberapa perangkat yang memang kita lantik yaitu kaur kesejahteraan Sdr.Dani , operator pelayanan Fawait dan kaur perencanaan Novan Fawait.
Harapannya dengan dilantiknya perangkat baru ini bisa mengisi kekosongan perangkat yang ada di desa menampu, mudah mudahan bisa membantu dan menunjang kinerja kami sebagai pelayan masyarakat akan lebih baik lagi.
H. Aan menambahkan, tadi saya juga menekankan pada perangkat yang baru untuk selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak terutama pada yang lebih senior dalam mengambil sikap, penyampain pada masyarakat juga harus santun karena masyarakat kita banyak yang lom tau regulasi,” tambahnya.(r).
LUMAJANG, – SGI – Bupati Thoriqul Haq (Cak Thoriq) menyampaikan apresiasi terhadap adanya Rumah Restorative Justice atau keadilan restoratif yang telah diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Saya sampaikan terima kasih kepada Kajari yang telah menginisiasi, mengawali Rumah Restorative Justice di Kabupaten Lumajang, khususnya Desa Karangsari,” kata dia saat memberikan arahan dalam acara Peresmian Rumah Restorative Justice, bertempat di Kantor Kepala Desa Karangsari Kecamatan Sukodono, Rabu (23/3/2022).
Cak Thoriq juga mengatakan, bahwa keadilan restoratif merupakan penegakan hukum yang selalu mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula, serta mengembalikan pola hubungan baik dalam masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut juga bertujuan agar pihak korban maupun pelaku mendapatkan putusan hukum yang adil dan seimbang. “Begitu terfasilitasi oleh kejaksaan dengan mekanisme Restorative Juctice ini, ada dua pihak yang saling bertemu, berinisiatif dan ada dua pihak yang mempertemukan keutamaan rasa adil yang seadil-adilnya, dan ini luar biasa sekali,” ujarnya.
Cak Thoriq berharap, dengan diresmikannya Rumah Restorative Justice nantinya dapat terbangun kekeluargaan dalam aspek hukum. “Desa Karangsari ini sudah menjadi rumah Restorative Justice maka harapan kami kepala desa menjadi bagian penting dalam langkah-langkah komunikasi inisiatif bersama kejaksaan kalau ada masalah hukum ini bisa menjadi keutamaan yang bisa diselesaikan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lumajang Wiranto menjelaskan, bahwa keadilan restoratif merupakan sebuah pendekatan yang ingin mengurangi kejahatan dengan menggelar pertemuan antara korban dan terdakwa serta pihak terkait yang itu dilakukan diluar pengadilan.”Jadi Intinya adalah alternatif penyelesaian perkara diluar pengadilan,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, Rumah Restorative Justice dibentuk sebagai tempat pelaksanaan musyawarah, mufakat dan perdamaian untuk menyelesaikan masalah atau hukum pidana yang terjadi dalam masyarakat serta meminimalisir perkara ringan, yang dimediasikan oleh jaksa dengan disaksikan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat setempat.
Tujuan terbentuknya Rumah Restorative Justice adalah terselesainya penanganan perkara secara cepat, sederhana dan biaya ringan, serta terwujudnya kepastian hukum yang lebih mengedepankan keadilan yang tidak hanya bagi tersangka, korban dan keluarganya tetapi juga keadilan yang menyentuh masyarakat, dengan menghadirkan adanya stigma negatif,” terangnya.
la menambahkan, bahwa ada beberapa syarat tindak pidana yang dapat dilakukan restorative, dan beberapa diantaranya, seperti ancaman pidana kurang dari lima tahun serta belum pernah melakukan tindak pidana. “Tidak semua tindak pidana bisa dilakukan restorative, hanya tindak pidana yang ancaman pidananya itu kurang dari lima tahun, kemudian terdakwa belum pernah melakukan tindak pidana,” imbuhnya.(har)
PROBOLINGGO, – SGI – Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin menghadiri launching inovasi pelayanan publik Polres Probolinggo Kota, “Prabu Presisi Mangga Manis”, Rabu (23/3/2022) siang di Gedung Putih Polresta.
Inovasi ini merupakan program tindak lanjut modern police 4.0 sesuai dengan program presisi Kapolri yang ke- 4 dan peningkatan kualitas pelayanan publik sesuai program presisi Kapolri ke- 11. Aplikasi Prabu Presisi Mangga Manis (Masyarakat Wilayah Hukum Polres Probolinggo Kota Aman, Terjaga, Nyaman dan Humanis) dapat diakses dan didownload melalui smart phone android oleh seluruh masyarakat yang memerlukan kehadiran, pertolongan, perlindungan dan pelayanan dari petugas kepolisian terkait situasi kamtibmas.
Wali Kota Habib Hadi berkesempatan melakukan aksi simulasi menggunakan gadgetnya mencoba memakai aplikasi ini langsung dan terbukti berhasil. Pemakaian secara teknis dijelaskan, download di playstore, masukkan nama dan NIK, foto selfie dengan KTP kemudian login.
Selanjutnya, tekan tombol panic botton, secara otomatis panggilan dan lokasi tersebut muncul kepada tim Pamor Keris (Patroli Bermotor Keamanan Presisi Semeru) Polresta. Tim Pamor Keris segera menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi atau titik yang telah terhubung di Command Center Polresta.
Pamor Keris berkoordinasi dengan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan piket fungsi untuk lakukan proses lebih lanjut. Ya, foto selfie KTP sangat diperlukan, maksudnya agar Command Center Polresta memverifikasi terkait pendaftar sesuai kartu identitas, guna antisipasi laporan palsu dan dipastikan database pendaftar akan terlindungi dan aman. “Dengan kehadiran ini (Prabu Presisi Mangga Manis), mudah-mudahan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Probolinggo.Insyaallah wilayah hukum pemerintahan Kota Probolinggo akan berjalan dengan aman,” ujar Habib hadi.
Kapolresta AKBP Wadi Sa’bani berharap launching program presisi Kapolri ini dapat berjalan secara masif penyebaran informasinya kepada masyarakat. “Sehingga apa yang dilaksanakan, apa yang dilakukan, kinerja yang dilakukan, betul-betul masyarakat tahu, masyarakat mengerti, masyarakat memahami dan tentunya mudah-mudahan feed backnya pada institusi kepolisian, yaitu trust building. Yakni, kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian,” harapnya.
Ditemui usai acara, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengapresiasi inisiasi Polres Probolinggo Kota terkait tugas-tugas kepolisian yang membantu Pemerintahan Kota Probolinggo dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Sejalan dengan Kapolresta AKBP Wadi Sa’bani, ia pun menuturkan program ini bisa dilaksanakan secara kolaborasi. “Dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif itu tidak hanya kepolisian yang menjalankan. Tentunya stakeholder dan instansi terkait turut serta bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” terangnya.
Tak hanya Prabu Presisi Mangga Manis, Polres Probolinggo Kota juga melaunching delapan inovasi lainnya. Diantaranya Rumah RJ Bhabin (Rumah Restorative Justice Bhabinkamtibmas dan Babinsa), Diagram (Dialog Bersama Mahasiswa), Piramida (Ngopi Bersama Media), Sapa Saya (Satu Polisi Satu Anak Yatim), Semangat (Semua Untuk Anggota), Berita (Badan Penyelesaian Permasalahan Anggota), SIMATA HATI (Sistem Manajemen Tahanan dan Barang Bukti) dan Jum’at Berkah. (har)
PROBOLINGGO, – SGI – Menghadapi era digitalisasi 4.0, Polres Probolinggo Kota meluncurkan aplikasi Prabu Presisi Mangga Manis, selasa (23/03/2021) pagi. Aplikasi ini adalah jawaban dari kebutuhan masyarakat di jaman digital yang membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan tepat. Selain itu, masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota lebih mudah dan nyaman mendapatkan kepolisian dalam genggaman.
Bertempat di Aula Putih mapolres, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, S.H, MH., Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin serta para Forkopimda Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani S.H. S.I.K melaunching pelayanan publik kepada masyarakat Kota Probolinggo dengan beberapa branding seperti aplikasi Prabu Presisi berbasis Android. Dari 9 inovasi, 2 program diantaranya dilaunching saat ini dan 7 program sudah berjalan.
“Ada satu inovasi yang akan kita tonjolkan dan hal ini terkait teknologi informatika, dengan adanya aplikasi ini masyarakat bisa kapan saja melaporkan kejadian yang berkaitan dengan kamtibmas di tempat tinggalnya dengan tujuan kecepatan dan tanggap terhadap laporan dari masyarakat yakni Aplikasi Prabu Presisi Mangga Manis .” terang AKBP Wadi.
“ Besar harapan kami dengan adanya aplikasi ini, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik serta dukungan dari 4 pilar untuk tetap berkomitmen memberikan pelayanan publik.” harapnya.
Senada dengan Kapolres, Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengucapkan selamat kepada Polres Probolinggo Kota yang telah melaunching aplikasi Prabu Presisi Mangga Manis dan Rumah Restorasi Justice Bhabin.
“ Tentunya aplikasi ini dapat dipergunakan dengan baik dan dirasakan kehadirannya oleh Masyarakat. Dengan adanya aplikasi Prabu presisi mangga manis merupakan salah satu tantangan kita bersama untuk mensukseskan Program ini. Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen dan mensupport penuh program yang telah dilaksanakan oleh Polres Probolinggo Kota.” Kata Walikota.
Di penghujung acara, Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, S.H, M.H. mengungkapkan adanya aplikasi ini tidak akan bisa berjalan tanpa kerja sama antar instansi, sinergitas Forkopimda diharapkan terus terjaga pasca launching aplikasi ini sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan kegiatan aplikasi.
“ Launching aplikasi oleh Kapolres Probolinggo Kota ini menunjukkan Program Presisi bapak Kapolri sudah dilaksanakan, sehingga saya bangga terhadap apa yang telah dilaksanakan oleh Polres Probolinggo Kota “, tandasnya.
“Sekali lagi saya sangat mengapresiasi terhadap program yang telah dilaksanakan oleh Polres Probolinggo Kota dalam rangka meningkatkan pelayanan publik kepada Masyarakat sesuai harapan Bapak Kapolri. Dan untuk Program Rumah RJ (Restorasi justice) Bhabin diharapkan setiap permasalahan dapat diselesaikan di tingkat bawah dengan menggunakan asas musyarawah untuk mufakat tanpa ada salah satu pihak yang dirugikan.” pungkasnya.(har)
Jember.SGI, Untuk pemenuhan kebutuhan 5000 kantong darah selama bulan suci ramadhan dan perayaan idul fitri bagi pasien yang menjalani tindakan medis di sejumlah rumah sakit, PMI Kabupaten Jember akan melibatkan pengurus PMI kecamatan selain membuka gerai donor darah di depan masjid Al Baitul Amin setiap hari.
Ini disampaikan ketua PMI Kabupaten Jember E.A Zaenal Marzuki saat menggelar rapat konsolidasi organisasi dan persiapan mobile unit donor darah saat Ramadhan bersama pengurus PMI dari 31 kecamatan.
“Untuk pemenuhan kebutuhan darah selama Bulan Suci Ramadhan nanti, kami mohon pengurus kecamatan ikut membantu agar 5000 kantong darah selama pelaksanaan ibadah puasa bisa terpenuhi,” kata Zaenal Rabu (23.03/22) saat memimpin rapat konsolidasi di gedung Unit Donor Darah.
Demi keselamatan nyawa bersama, seluruh pengurus kecamatan PMI Jember menyatakan kesanggupannya membantu terlaksananya kegiatan donor darah yang akan dilakukan secara keliling setiap malam dibulan suci ramadhan.
Selain donor darah keliling 31 kecamatan, seperti tahun sebelumnya PMI Jember membuka gerai donor darah di depan masjid Al Baitul Amin setiap malam bulan suci ramadhan demi pemenuhan kebutuhan 5000 kantong darah selama bulan puasa dan hari raya idul fitri.
“Pendonor tidak perlu khawatir, jika siang hari tidak ada kesempatan melakukan donor darah karena kesibukan, bisa melakukannya pada malam hari baik di kantor UDD maupun di gerai yang kami sediakan di kawasan alun alun jember termasuk masyarakat di 31 kecamatan bisa hadir saat kegiatan donor darah keliling,” kata dr Joy Poespo Kusumo, Kepala UDD PMI Jember yang menggantikan dr Dudung Ari Rusli yang beberapa waktu lalu meninggal dunia.
Jumlah 5000 kantong darah tersebut untuk pemenuhan kebutuhan bagi pasien yang menjalani tindakan medis di sejumlah rumah sakit di jember maupun di wilayah jejaring seperti probolinggo, lumajang, bondowoso, situbondo dan banyuwangi.(r).
Jember,SGI. Untuk mencegah pencemaran air dan mengurangi bau busuk disepanjang aliran sungai, Selasa (22/03/22) pukul 16.00 WIB, sebanyak 30 anggota Korp Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Jember menuangkan 50 Liter Eco Enzyme yang dibuatnya sendiri dari bahan limbah organik.
Satu persatu, relawan menuangkan cairan eco enzyme yang ada di botol ke aliran sungai bedadung dengan harapan mengurangi pencemaran air dan tidak menimbulkan bau. “Ini untuk menjernihkan air yang keruh dan tidak berbau,” kata Firdaus Amalia, ketua KSR Universitas dr Soebandi.
Tak hanya relawan PMI Jember saja yang turut serta dalam kegiatan tersebut, ibu rumah tangga beserta satu putranya turut serta dalam kegiatan tersebut dengan menuangkan 15 liter eco enzyme yang ditempatkan pada sebuah galon bekas air mineral.
“Kegiatan ini dalam rangka World Water Day atau Hari Air Sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret dengan tujuan menarik perhatian publik pada pentingnya air bersih serta penyadaran untuk pengelolaan sumber air bersih yang berkelanjutan,” tambah Amalia.
Eco enzyme yang dituangkan tersebut dibuat dari berbagai berbagai bahan organik seperti kulit buah buahan yang masih segar dan sayuran yang belum mengalami pembusukan. Dan untuk bisa menjadi eco enzyme, dibutuhkan proses fermentasi selama tiga bulan dengan diberi bahan tambahan gula merah.
“Mungkin secara kuantitas dan kualitas belum berimbang dengan debet air Sungai bedadung yang cukup besar ini, namun harapan besarnya adalah bagaimana masyarakat bisa tergerak untuk melakukan hal yang sama, pertama ikut mengurangi polusi di air yang digunakan sehari hari dan juga mengurangi limbah sampah minimal di rumah kita sendiri,” kata Elvana Kusdijanto, Kabid Pelayanan Markas PMI Jember.
Cairan eco enzyme tersebut efektif juga dituangkan pada air yang menggenang seperti kolam, rawa dan selokan karena dapat mengurangi polutan di air, tidak keruh dan mencegah dampak bau akibat air yang kotor.(r).