Puluhan Warga Nelayan di Jember Larang Perahu jaring Slerek Beroperasi

Jember.SGI. Puluhan warga Nelayan kecil di 4 Kecamatan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendatangi kantor Desa Puger Kulon, menolak adanya perahu yang memakai jaring slerek untuk beroperasi di wilayah perairan pantai selatan Jember, Kamis siang 27/01/2022.

Menurut H. Tofik mewakili para nelayan kecil mengatakan, hari ini kita bersama sama mendatangi kantor Desa Puger Kulon untuk menyampaikan keluhan kami Nelayan kecil yang tidak ingin atau menolak adanya perahu yang menggunakan jaring slerek beroprasi di perairan pantai selatan Jember,” kata H. Tofik.

Mulai jaman Nenek Moyang kami dulu memang tidak pernah di perbolehkan perahu memakai jaring slerek beroperasi sebab apabila di ijinkan maka kasihan para nelayan kecil seperti kami ini pasti akan kalah dalam mencari ikan,” tambahnya.

Harapan kami para nelayan kecil melalui pemerintah Desa Puger Kulon ini adalah agar supaya pemerintah melarang perahu yang menggunakan jaring Slerek untuk tidak beroprasi karena sangat merugikan bagi para nelayan kecil puger dan sekitarnya ,” harap H. Tofik.

Sementara itu Kepala Desa Puger kulon Nur Hasan menjelaskan, kami selaku pemerintah Desa akan menampung aspirasi dari Masyarakat nelayan dan hari ini kita mediasi bersama sama untuk mencarikan solusi yang terbaik bagi para nelayan kecil, kami akan menjembatani keluhan mereka kepada dinas terkait,” ujar kades Puger Kulon.

Yang di takutkan para nelayan kecil adalah seandainya perahu yang menggunakan jaring slerek diijinkan beroperasi maka mata pencarian mereka di pastikan akan kalah karena perahu slerek menggunakan alat yang lebih canggih, sedangkan milik nelayan kecil hanya menggunakan alat tradisional maka dari itu kita akan koordinasikan dengan pemerintah dan dinas terkait,” tambah Kades Puger Kulon.(rn).

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai