23 Pengungsi Korban Erupsi Gunung semeru Ada di Desa Wonorejo, Kec. Kencong, Jember

JEMBER.SGI. Salah satu pengungsi yang bernama Darmuji 53 tahun korban Erupsi Gunung Semeru kabupaten Lumajang yang rela meninggalkan harta benda untuk menyelamatkan diri bersama 23 warga lain hingga Mengungsi di Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Warga asli Dusun Bulak Manggis, Desa Sumberejo, Kecamatan Senduro Kabupaten lumajang tersebut, menceritakan kisah Pilu yang ia alami bersama warga lain yang berjumlah ratusan pada saat erupsi terjadi pada Rabu 08/12/2021.

Sewaktu di temui ditempat pengungsian, Dusun Krajan C ,Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember pada Rabu 08/12/2021) tepatnya dirumah kerabatnya bernama Bu Intan, Darmuji menceritakan kisah Pilu yang ia alami hingga akhirnya bisa menyelamatkan diri dari kepungan awan panas Gunung Semeru yang meluluh lantakan Dusun nya hingga atap rumah dan harta benda tidak tersisa Sama sekali.

Masih dengan kondisi trauma berat, Darmuji menceritakan jika pada saat sabtu sore itu ia tidak mengira akan menjadi malam yang panjang dan mencekam bersama sanak Famili dan tetangga dekatnya.

“Sangat sedih dan takut sekali mas, Sabtu sore itu tiba tiba terdengar suara keras dari Gunung, tidak selang waktu lama ada asap hitam turun dengan bergemuruh seperti pesawat dan saya berlari bersama keluarga dan juga warga lain untuk menyelamatkan diri ke Masjid,” terangnya.

Sementara itu mengetahui adanya pengungsi dari korban Erupsi Gunung semeru, Kapolsek Kencong AKP. Adri Santoso meninjau langsung ke Rumah Bu. Intan untuk memastikan keadaan para pengungsi.

Bersamaan dengan itu keluarga besar TK RA melalui ibu Fatur yang memberikan bantuan mengatakan, kemarin kita mengalang dana untuk bantuan Erupsi Gunung semeru, alhamdulillah kita mendapat kabar dari aparat Desa kalau ada pengungsi di Dusun C Desa Wonorejo,
Jadi kita bantukan yang lebih dekat saja.


Jenis bantuan yang kita berikan yaitu pakaian, makanan, tikar dan sedikit uang, mudah mudahan bantuan yang kita berikan dapat meringankan beban saudara kita ini,” ujar Bu.Fatur.(rn).

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai