PROBOLINGGO,SGI.07/03/21.Wali kota PROBOLINGGO Habib Hadi Zainal Abidin didampingi Camat Kedopok Imam Cahyadi dan pengurus yayasan Al Ihsan pesantren Hidayatullah PROBOLINGGO melakukan peletakan batu pertama pembangunan ASRAMA Tahfidzul QUR’AN Darul Hijrah di komplek pesantren Hidayatullah,jalan Porong kec,Kedopok.
Peletakan batu pertama berdampingan dengan sumur bor yang pagi tadi turut diresmikan di komplek pesantren yang berdiri diatas lahan seluas setengah hektar itu.
Wali Kota Habib Hadi mengapresiasi keberadaan yayasan Al Ihsan pesantren Hidayatullah,Yang berada di sekitar pemukiman Warga sehingga keberadaannya menjadi suatu keberuntungan berkat Rahmatnya pun diturunkan di area lingkungan itu.
Tentunya ini merupakan suatu keberuntungan adanya pembangunan Pesantren termasuk pendidikan dan ASRAMA Tahfidzul QUR’AN dilingkungan ini,warga yang masih hidup bahkan yang sudah meninggal mendapat rahmat Allah karena aktifitas pembelajarannya yang luar biasa,ia berharap tantangan dan rintangan kedepan yang dihadapi oleh pengurus menjadi semangat tersendiri”jangan menyerah.
Selama itu adalah untuk kebaikan lakukan saja secara istikoma,dinamika tantangan ditengah wabah pendemi COVIT19 dewasa ini,lanjut Habib Hadi,dengan metode pembelajaran sistim on line (daring) diberlakukan adanya suatu kesinambungan antara anak,orang tua dan Pemerintah terkait pengambilan kebijakan yang ada.
Peranan orang tua dalam mendampingi serta mengawasi putra putrinya harus ada,sehingga ada sikap teloransi dan instropeksi terhadap pengajarnya.kalau orang tua tidak mampu mendampingi atau memahami pembelajaran daring dan kebijakannya solusinya bisa memasukkan putra putrinya ke lembaga pondok pesantren atau yayasan seperti,di yayasan Al Ihsan pesantren Hidayatullah lewat pembangunan Tahfidzul QUR’AN ini.ungkapnya.
Diakhir Sambutannya Wali Kota menegaskan semoga keberadaan ASRAMA Tahfidzul QUR’AN Darul Hijrah PROBOLINGGO terus melangkah dengan berbagai motivasi dan terobosan inovasi untuk pendidikan Agama.untuk donatur yang hadir saya berpesan ambilah kesempatan hari ini untuk berbuat baik karena belum tentu kesempatan datang di lain hari.
Mari kita saling bantu minimal dengan doa semoga langkah yang kita lakukan hari ini mendapat ridhonya,”ungkap ketua yayasan Ust,Abdul muhaimin mengatakan pendidikan di pesantren itu untuk membangun generasi QUR’ANi dikalangan anak muda,terutama dari kalangan yang perlu dilindungi yakni,Anak anak duafa dan yatim.
Santri yang tak hanya dari PROBOLINGGO melainkan juga dari luar daerah,seperti yang terlihat pada pagi tadi,Wali Kota Habib Hadi juga berkenan mengalungkan sorban sebagai bentuk apresiasi kepada perwakilan santri terjauh asal indonesia bagian timur,Papua bernama M.Muhajirin,perwakilan santri terjauh asal indonesia bagian barat yakni Kepulauan Riau(kepri)taqiuddin almubarok dan Fahri Arsya alfahrizi,Santri pesantren Hidayatullah yang berkesempatan lolos sebagai pemenang juara 1 MHQ tingkat SMP sekota PROBOLINGGO dalam pentas seni pendidikan Agama Islam(pentas PAI) beberapa waktu lalu.(har,SGI).

